Selasa, September 30, 2008

Blogger and Blackberry

Blogger and Blackberry

Kang Kombor mendapatkan pertanyaan dari Mbak Dita Nadia pada posting ini. Pertanyaan yang OOT sehingga Kang Kombor bukakan posting baru untuk menjawabnya.

Kang kombor, mau tanya donk soal Blackberry...

Ga nyambung sih, tp krn ngepost pk blackberry pengen nanya:
1. Blogging pk blackberry enak ga?
2. Klo browsing, kenanya pk pulsa tambahan ato udah termasuk biaya berlangganan blakberry itu?
3. Kelebihan lain blackberry terutama bwt blogger apa ya?

Makasih kang kombor, kalau bisa dibalas yaaa.. makasih,.. :)



Blogging pakai Blackberry enak ga?

Kang Kombor kira soal ini relatif. Pengalaman para pemakai Blackberry tentu berbeda-beda. Akan tetapi, kalau Kang Kombor sendiri merasa blogging pakai Blackberry itu praktis. Bukan enak tapi praktis.

Praktis karena Kang Kombor bisa blogging atau blogwalking di mana saja. Sambil menunggu bus. Sambil duduk di dalam bus. Sambil baringan di kasur. Bahkan, sambil duduk di kloset pun bisa melakukan aktivitas blogging atau blogwalking.

Yang perlu diperhatikan, formulir posting pada Blackberry push browser hanya tampil text only sehingga harus manual apabila mau membuat link, membuat huruf tebal/miring/coret tengah. Mau nyisipin gambar juga harus manual. Mungkin jadi menyusahkan buat yang tidak mengerti HTML tags.

Yang Kang Kombor sukai adalah untuk blog di Blogger, Kang Kombor bisa posting by email dengan mudah. Blog di WP, entah mengapa waktu pakai WP2.3.2 dulu posting by email bisa diset untuk langsung tayang walaupun email diubah oleh WP ke text only. Akan tetapi, sejak updgrade ke WP2.5 lalu 2.6, email yang dikirim tidak langsung dipublikasikan melainkan masuk ke draft dulu. Sungguh tidak praktis. Dengan Blogger, posting by email selalu lancar dan Kang Kombor mengelola blog di Blogger dengan cara posting by email karena Blackberry adalah rajanya push email.

Browsing tidak kena tambahan pulsa

Dengan Blackberry, sebaiknya kita berlangganan Blackberry Internet Service yang untuk Indosat dan XL, penggunaan bandwidthnya unlimited. Telkomsel setahu Kang Kombor masih paket. Akses email, browsing dengan push browser, langganan RSS dengan viigo, chatting dengan YM, GTalk, MSN Messenger, Blackberry Messenger (BBM), akses Yahoo!Go, semuanya tidak nambah pulsa. Bahkan, konon browsing dengan OperaMini yang diinstal di Blackberry juga tidak makan pulsa.

Semua hal di atas bisa terjadi karena aplikasi berjalan di APN Blackberry. Yang kena pulsa adalah untuk aplikasi yang jalan di APN GPRS.


Kelebihan lain Blackberry terutama buat Blogger

Soal kelebihan Blackberry dibanding ponsel lain adalah kemampuannya mengkompresi email sehingga hanya dengan memori 64MB kita dapat menyimpan ribuan email di perangkat Blackberry. Blackberry bisa menghemat biaya komunikasi dengan sesama pemakai Blackberry karena bisa kirim instant message atau voice message melalui BBM. Apabila kita punya teman yang selalu online di YM, GTalk atau MSN Messenger, kita pun bisa IM mereka dengan gratis (karena biayanya sudah masuk ke langganan BIS).

Kelebihan utama buat blogger? Pengalaman Kang Kombor sendiri sih Kang Kombor selalu dapat memantau blog dari mana pun dan kapan pun. Komentar di blog diset untuk mengirim notifikasi ke email apabila ada komentar baru sehingga Kang Kombor selalu tahu apabila ada komentar baru yang masuk. Selain itu, seorang blogger akan bisa melakukan aktivitas blogging atau pun blogwalking di mana pun dan kapan pun. Untuk yang tidak kuat beli laptop dan langganan akses internet mobile, Blackberry sangat membantu. Kang Kombor sendiri dulu beli Blackberry second. Dengan uang Rp2.500.000,- dapat seri 8707g bekas. Sangat-sangat membantu bagi Kang Kombor.

Minggu, September 28, 2008

Punishment for Dofollow Links

Punishment for Dofollow Links

Salam dari Sleman.

Pukul 1:30 dini hari tadi Kang Kombor bersama keluarga tiba di rumah di Sleman dengan selamat. Alhamdulillah, setelah menemui kemacetan begitu keluar dari gerbang tol Cikampek, titik macet di Indramayu, kemacetan di Palimanan menjelang gerbang tol Plumbon lalu kemacetan sepanjang tol Plumbon - Kanci, di Jawa Tengah tidak ada lagi kemacetan. Luar biasa! Inilah seninya mudik. Tanpa kemacetan, mudik tidak akan berarti.

Loh, kok Kang Kombor malah membahas soal mudik?


Nggak apa-apa. Mudik memmang perlu dibahas. Hajat terbesar tahunan bangsa Indonesia setelah 17-an yang dirasakan seluruh WNI adalah Idul Fitri yang dirayakan lebih kurang 80 persen penduduk Indonesia (kalau prosentasenya belum turun lagi). Setiap tahun, dalam kegiatan berlebaran pasti ada mudik. Drama kembalinya para "boro" alias perantau ke kampung halaman mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar mereka. Tahun ini diperkirakan sekitar 15 juta orang di seluruh Indonesia melakukan kegiatan mudik. Dari 15 juta orang itu, 2,5 juta akan melewati jalur pantura Pulau Jawa! Mudik sangat penting. Karena pentingnya, seluruh stasiun televisi nasional pasti meliput kegiatan itu.

Karena mudik, Kang Kombor sudah berada di rumah Kang Kombor di Sleman saat ngetik posting ini menggunakan Blackberry tua kesayangan Kang Kombor. Eh, Kang Kombor katakan rumah Kang Kombor ya, karena tahun 2002 yang lalu, setelah mendapat pesangon dari perusahaan, Kang Kombor membangun rumah di Sleman. Rumah yang nggak jadi-jadi karena dananya nanggung dan hasil ngadsense digunakan untuk nutupi cicilan KPR rumah di Tangerang.

Pagi ini Kang Kombor mendapati tanggapan Danu pada artikel ini bahwa pagerank sudah update lagi. Dari Pandu Kang Kombor mendapatkan informasi bahwa pagerank Kombor.com ditampar jadi PR2. Terus-terang Kang Kombor belum ngecek tetapi Kang Kombor percaya kabar itu.

Kang Kombor kira, ada dua hal yang kemungkinan dapat menyebabkan pagerank blog ini turun dua angka dari PR4 ke PR2 dalam dua kali update terakhir. Yang pertama pemakaian dofollow pada komentar dan yang kedua karena text link ads (TLA).

Dofollow

Sudah banyak informasi bahwa Google tidak menyukai hal ini. Menurut Kang Kombor, alasan utama dari ketidaksukaan Google pada relasi dofollow ini adalah karena Google mendapat protes dari para bot spyder yang ditugasi untuk meng-crawl internet. SPK atau surat perintah kerja para laba-laba itu adalah mengindeks halaman kita, bukan mengikuti semua taut (link) yang ada di halaman kita. Apalagi kalau taut itu ternyata sama sekali tidak berkaitan. Laba-laba itu marah besar pada Google.

Logikanya begini. Ada seekor bot spyder yang sedang meng-crawl halaman ini. Di dalamnya ada tiga taut. Ke tempat Danu, Pandu dan sebuah posting blog ini. Eh, tapi... Ternyata masih di halaman yang sama ada belasan komentar dengan taut dofollow ke blog/halaman masing-masing pemberi komentar. Otomatis bot spyder ngambek karena umumnya, taut di komentar tidak berhubungan dengan isi artikel. Apalagi kalau taut pemberi komentar bukan ke halaman indeks blognya melainkan ke postingnya di mana di dalam posting itu ada taut lagi. Lalu ada taut dofollow pemberi komentar. Para bot spyder makin ngambek aja. Bayangkan apabila di antara taut dofollow yang diikuti bot spyder ada lagi dofollow dan dofollow yang lain. Nggak akan kelar kerjaan si laba-laba malang itu.

Jadi begitu teman-teman, mengapa Google tidak suka dofollow. Laba-laba mereka pada protes!

Text Link Ads

Kalau yang ini alasannya sih jelas banget. Google tidak suka karena taut yang diikuti bot spydernya ternyata taut berbayar. Taut pesanan sponsor yang pasti tidak alami adanya.

Maksudnya alami adalah taut yang sejak awal kita sertakan dalam artikel sebagai referensi atau karena keterkaitan topik. Nah, TLA kan membeli link dari halaman yang sudah ada. Bisa jadi taut dari teks yang dibeli sponsor melalui TLA di posting kota, tidak sesuai dengan isi artikelnya.

Begitu kira-kira yang membuat Google membenci taut berbayar.

--*#*--

Hehehe, maaf kalau isinya nampak seperti bercanda. Insya' Allah bercandanya nggak jauh-jauh dari substansi. Apabila melenceng terlalu jauh mohon diberi koreksi.

Tambahan dikit. Sejak rel nofollow dibuang blog ini memang mendapatkan tanggapan lebih banyak. Sedangkan, Kang Kombor tidak bisa memberikan kunjungan balik ke semua komentator. Akibatnya, outgoing links blog ini sangat lebih banyak daripada inbound linksnya. Pantas kan apabila pageranknya turun terus...

Jumat, September 26, 2008

Menjajal Program Paid Review Nasional Bernama Reviewmu

Menjajal Program Paid Review Nasional Bernama Reviewmu

Update 2017-11-27:
Domain Reviewmu.com saat diperiksa sudah tidak aktif sehingga link dimatikan.

Alhamdulillah lepas tengah malam ini Kang Kombor bisa keluyuran internet dan sampai ke tempat Pak Jimmy Kurnia Indradjaya. Kang Kombor tertarik dengan artikel mengenai Bisnis Via Internet dengan Reviewmu. Tidak pakai kredit tetapi bayar kontan Kang Kombor langsung menuju ke link yang ditunjukkan oleh Pak Jimmy. Ingat, Pak Jimmy, kontan, nggak pakai kredit.

Reviewmu memang sudah saya tunggu. Kang Kombor pernah menjajal beberapa program paid review luar dan pernah beberapa kali mendapatkan pekerjaan sampai akhirnya saya menolak pekerjaan dari beberapa pialang review itu. Bukan apa-apa, saya kekurangan waktu untuk menulis dengan bahasa yang tidak sehari-hari Kang Kombor pakai. Adanya sebuah paid review nasional dengan Bahasa Indonesia tentu merupakan oase di tengah padang-pasir bisnis review.

Jujur saja, Kang Kombor baru mendaftarkan diri dan baru mendaftarkan blog ini di dalam akun Reviewmu. Kang Kombor masih menunggu apakah akan mendapatkan pekerjaan atau tidak. Oleh karena itu, mohon teman-teman tunggu kabar selanjutnya dari Kang Kombor. Kang Kombor berharap Reviewmu akan menjadi pialang review nasional yang maju dan besar sehingga banyak advertiser dan blogger yang berkumpul di dalam naungannya.

Apakah Sampeyan sudah mendaftar untuk menjadi penulis review di Reviewmu?

Kamis, September 25, 2008

Anang's Blog Is a Blackberry Friendly Blogger's Blog

Anang's Blog Is a Blackberry Friendly Blogger's Blog

I spend most of my surfing time using Blackberry. I have no internet connection at home. Frankly, it is a pity to live in Tangerang but telephone network has not covered your area. Live in a satellite of Jakarta without wire telephone is worse than live in the middle of the wildest jungle without television. But, this is the fact. In my cluster, Graha Sevilla - Citra Raya, Telkom Indonesia has not shown its monopolistic power.

To overcome my internet connection non existence, I am used to connect myself to the internet using Telkomnet@Flexi. But, it was not good choice. Its speed is not reliable. Then, Flexi charges you with capacity base, not a time base usage. I ever spent a hundred thousands rupiahs an hour because I forgot to close my Outlook Express that downloaded thousands emails.

I then knew Blackberry with its features that fit my needs, push email and unlimited internet access using Blackberry Internet Service. Knowing that, I hunted a cheap Blackberry handheld and upgrade my Mentari to Matrix to subscribe to Indosat Blackberry Internet Service. My problem with internet access was solved.

But, surfing the internet using Blackberry push browser is far for ideal. I can't run javascript because it will make my Blackberry handheld hung. That what makes me unable to leave a comment on a javascript supported comment form (many wordpress blogs uses it) or Blogger inline comment system. Blackberry push browser still does not support javascript. Of course I can enable it but only pain that I will get in return if I do so.

I love Anang's blog. A blogger's blog with inline commenting system but still provide a link to Blogger's old commenting system. Visiting Anang's blog will not limit me to leave a comment. I suggest you, Blogger users to ask Anang on how to put link to Blogger's old commenting system to make your blog's commenting system mobile user's friendly.

---*#*---

Blog Anangku ramah pada pengguna Blackberry. Blog berplatform Blogger yang menggunakan inline commenting system itu dilengkapi dengan link ke formulir komentar Blogger yang lama sehingga pengguna Blackberry seperti Kang Kombor dapat berkomentar dengan mudah.

Rabu, September 24, 2008

Oreo dan M&M Mengandung Melamin

Oreo dan M&M Mengandung Melamin

Heboh produk susu cina mengandung melamin sedang menghiasi layar televisi, halaman surat kabar dan posting blog. Salah satu yang ada di blog adalah daftar susu cina.

BPOM mengeluarkan daftar produk susu dan turunannya yang mengandung melamin. Ketua BPOM Husniah di Depkominfo mengumumkan bahwa produk OREO dan M&M berkode ML juga mengandung melamin.

OREO dan M&M berkode ML adalah OREO dan M&M yang diimpor dari Cina. Sedangkan, produk serupa yang diproduksi di Indonesia, yaitu yang berkode MD, tidak mengandung melamin karena tidak menggunakan susu dari Cina.

Berikut ini di antara produk yang harus ditarik dari peredaran:


1. Oreo, wafer stick, chocholate sandwich, cookie
2. M&M's, kembang gula coklat susu
3. Dove Choc, kembang gula
4. Merry X'mas, kembang gula
5. Penguin, kembang gula
6. Nestle Nesvita, makanan ibu hamil dan menyusui
7. Materna, makanan ibu hamil dan menyusui
8. Jinwei, susu fermentasi
9. Guozhen, susu bubuk full cream
10. Gold Monas, es krim
11. Meiji Indoeskrim, es krim
12. Snickers, biskuit
13. Nestle milkmaid, selai susu

Apabila Sampeyan suka makan Oreo dan M&M sebaiknya lihat kode produksinya apakah ML atau MD.

Daftar produk susu cina.
Enaknya AdSense Ditinggal Mudik Duit Ngalir Terus

Enaknya AdSense Ditinggal Mudik Duit Ngalir Terus

Sebentar lagi Lebaran. Setelah berpuasa sebulan, umat Islam akan merayakan kemenangan. Umumnya, mereka berlebaran bersama keluarga di kampung halaman walau pun ada juga yang merayakan lebaran di tempat kerja.

Berbeda dengan bisnis konvensional yang umumnya arus pendapatannya akan berhenti pada saat ditinggal liburan oleh semua karyawan alias berhenti produksi maka tidak demikian dengan bisnis online. Sebuah bisnis online yang benar tidak mengenal libur mencetak duit saat pemilik bisnisnya berlibur. Bahkan, setiap hari saat ditinggal tidur pun bisnis online tetap mengalirkan arus pendapatan kepada pemiliknya.


Bisnis online dengan PPC merupakan contoh bisnis yang seperti Kang Kombor sebutkan di atas. Pengalaman pribadi Kang Kombor, mengupdate beberapa blog yang disisipi adsense tidak bisa tiap hari tetapi karena lalu lintas kunjungan ke blog mesin duit telah Kang Kombor percayakan kepada search engine maka posting-posting lama pun berlomba-lomba memberikan kontribusi pendapatan.

Maaf, bukannya Kang Kombor menciptakan dikotomi PPC dan paid review. Akan tetapi, faktanya, dengan paid review kita hanya akan mendapatkan penghasilan apabila mendapatkan pekerjaan mereview. Apabila tidak dapat job review maka kita akan paceklik pendapatan.

PPC tidak begitu. Selama ada iklan yang ditampilkan, potensi blog kita untuk terus memberikan revenue stream kepada kita selalu terbuka.

Memang sih, karena sifatnya yang tidak mengenal tempat, kita masih bisa menulis review saat mudik nanti. Akan tetapi, siapa yang mau bekerja saat liburan? Melakukan bisnis konvensional saja kita tidak mau diganggu dengan urusan pekerjaan pada saat liburan. Apalagi sebagai pelaku bisnis online. Enggak deh!

Boleh percaya boleh tidak, saat ditinggal mudik, blog yang dimonetasi dengan Google AdSense akan tetap memberikan penghasilan kepada penerbitnya.

Untuk yang akan mudik Kang Kombor ucapkan selamat mudik. Semoga selamat sampai tujuan dan tolong sampaikan salam Kang Kombor kepada sanak saudara dan handai taulan di kampung halaman.

Senin, September 22, 2008

Maaf, Kesalahan Ada Pada Browser Anda!

Maaf, Kesalahan Ada Pada Browser Anda!

Dulu. Ya dulu sekali pada saat stasiun televisi di Indonesia hanya ada satu saja, TVRI, acapkali kita melihat teks di layar televisi pada saat terjadi gangguan. Bunyinya kira-kira:
"Maaf, kerusakan bukan pada televisi Anda"
Itu soal televisi. Apabila TVRI menuliskan, "Maaf, kerusakan terjadi pada televisi Anda!" yakinlah televisi akan didatangi massa yang berunjukrasa yang dikomadoi oleh Kyai Kombor yang memakai kolor warok, bukan jubah timur-tengahan.
Lain televisi lain browser.

Ada sebuah tanggapan pada tulisan Blog yang Masuk Top 100 Alexa yang isinya:
Automobile on 22.09.2008 at 04:41
Artikelnya bagus, page rank di Aleksa dari pengunjung ya? Mas web ini kalau dilihat pakai IE agaka kacau mas, dibetulin dong…
Berbeda dengan kasus televisi, Kang Kombor berani menuliskan:
"Maaf, kesalahan ada pada browser Anda"
Mohon maaf saja, demi ketentraman berbangsa dan bernegara memang sebaiknya blog ini diakses pakai Firefox. Sangat tidak dianjurkan untuk mengakses menggunakan Internet Explorer. Apabila Sampeyan menganut mazhab IE, sebaiknya di majelis ini mengikuti mazhab yang dianut tuan rumah, yaitu  mazhab FF.

Mohon maaf apabila blog ini hancur saat diakses dengan IE. Sekali lagi, kesalahan ada pada browser Sampeyan, bukan pada blog ini. Hehehe...

Internet Explorer tidak bagus. Mengapa masih dipakai? Lebih baik menggunakan Mozilla Firefox browser terbaik saat ini. Mozilla Firefox the best browser. Internet Explorer sukcs.

Catatan:
Padahal malas aja ngoprek-oprek biar IE friendly.

Sabtu, September 20, 2008

Carrefour Menipu Pelanggan

Carrefour Menipu Pelanggan

Banyak keluhan mengenai penipuan di koran yang ditulis oleh pelanggan dan ditujukan kepada Carrefour. Siang ini, Kang Kombor juga mengalami penipuan yang dilakukan oleh Carrefour.

Ceritanya, Kang Kombor sedang belanja bekal dan oleh-oleh mudik. Rencananya, 27 September 2008 nanti Kang Kombor akan menyusuri pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah Bagian Barat untuk mudik ke Sleman. Idul Fithri yang akan jatuh pada hari Rabu, 1 Oktober 2008 membuat Kang Kombor memutuskan untuk berlebaran di Sleman. Biasanya, Kang Kombor berlebaran di Tangerang dan pada H+2 baru berangkat mudik.

Kang Kombor mampir di Carrefour Cikokol -- yang berada di kompleks D-Best Cikokol -- setelah mengantarkan istri mengambilkan rapor adik ipar yang bungsu di SMA7 Tangerang.

Menjelang lebaran seperti saat ini setiap pusat perbelanjaan (hypermarket) menjual aneka biskuit, tidak terkecuali Carrefour Cikokol. Ada Assorted Biskuit dari Khong Guan, Nissin Wafer, Biskuit Roma, Wafer Roma, Wafer Gery, Serena EggRoll, dll. Nah, pada rak aneka biskuit itu dipampangkan harga satuan dan harga karton.

Singkat cerita, karena harga karton lebih murah dari harga satuan, Kang Kombor beli satu karton Khong Guan biskuit. Sekarton isi 6 kaleng. Cukup untuk dibagi ke keluarga di Sleman.

Yang membuat Kang Kombor kesal adalah pada saat di kasir, Si Kasir tidak memiliki pengetahuan memadai mengenai sekarton biskuit yang Kang Kombor beli. Dia tanya ke kasir lain di kanan-kirinya. Sama pada nggak tahu. Kang Kombor tanya:

"Kenapa sih, Mbak?"
"Biskuit ini sepertinya boleh belinya maksimal dua kaleng."
"Nggak mungkin dong, Mbak. Di raknya ada dicantumkan harga karton kok."
"Benar, Pak. Ini hanya maksimal dua. Makanya untuk kepastiannya saya tanya senior dulu."

Kasir itu mengangkat bendera merah lalu menggoyang-goyangkannya. Hmm... Saya teringat di Hypermart, apabila mau minta bantuan penyelia (supervisor) si kasir akan menyalakan lampu. Ternyata di Carrefour Cikokol pakai bendera partai nasionalis (baca: warna merah).

Sekian menit bendera digoyang-goyangkan sang senior (mungkin maksudnya penyelia) tidak datang. Memang saya tidak melihat seorang penyelia pun di Carrefour ini. Berbeda dengan Hypermart yang penyelianya selalu standby di area kasir. Saya tambah kesal karena kebetulan kasir yang ini memang lambat. Saya amati, di kasir sebelah sudah tiga keranjang penuh belanjaan lewat tetapi di kasir ini saya harus menunggu lama untuk dilayani. Aneh, Carrefour punya kasir nggak terampil.

"Mbak, buat apa susah-susah. Di rak ada harga karton. datangi saja raknya dan lihat."
"Tidak, Pak. Item ini maksimal belinya dua kaleng."
"Buat apa dong dicantumin harga karton? Kalau mau beli dua kaleng, ngapain saya belanja di Carrefour. Lagipula, di rak dipampangkan harga karton. Sedangkan, pengumuman maksimal dua kaleng itu tidak ada."

Jujur, saya memang tidak melihat pengumuman maksimal dua kaleng. Yang sempat saya lihat ada tanda bertuliskan "Maksimal 6 buah" itu pun pada rak sirup Marjan.

Setelah sekitar sepuluh menit menunggu, tukang bantu memasukkan belanjaan berseragam putih yang tadi pergi mencari "senior" kembali dan mengatakan ke kasir bahwa harga promo maksimal dua kaleng dan kalau beli kartonan pakai harga satuan. Bah! Tidak ada harga promo di rak. Yang ada adalah harga satuan dan harga karton.

"Sudah deh, Mbak. Nggak jadi beli. Carrefour memang tukang tipu. Saya beli karena ada harga karton. Kalau pakai harga satuan, nanti saya beli di toko dekat rumah saja. Di rak dicantumkan ada harga satuan dan harga karton kok di kasir berubah jadi harga promo maksimal dua kaleng dan beli sekarton harga normal. Nggak jadi deh. Keluarin aja. Nih terusin barang yang lain."

Kang Kombor heran saja. Praktek Carrefour kok seperti itu. Bikin capek pelanggan saja. Sudah bawa sekarton biskuit muter-muter sampai ke kasir, eh, sampai di kasir dapat "pernyataan" lain.

Untuk Carrefour, tolong kurangi kegiatan tipu-tipu. Kalau memang tidak ada harga karton, buang semua tanda harga karton di rak. Kalau memang kasirnya yang tidak mampu, ganti dong pakai kasir yang mampu. Masa program toko tiga baris kasir tidak ada yang tahu. Kanan - kiri sudah ditanya kasirnya tidak pada tahu. Apa yang beli sekarton biskuit isi enam kaleng hanya Kang Kombor?

*catatan:
Kejadian hari ini Sabtu (20/09/2008) di Carrefour Cikokol sekitar pukul 12 siang.

Jumat, September 19, 2008

Pagerank Update Dilakukan Lebih Cepat

Pagerank Update Dilakukan Lebih Cepat

Biasanya, Google melakukan pagerank update setiap tiga bulan. Prediksi Kang Kombor pagerank update akan dilakukan akhir Oktober setelah akhir Juli 2008 lalu dilakukan update. Akan tetapi, nampaknya kali ini Google telah melakukan pagerank update dengan jangka waktu yang lebih cepat.

Saat ngobrol dengan Kang Caplang di Gedung RPX di Pondok Pinang ketika Kang Kombor mencairkan cek yang diterbitkan AdSense Juli 2008 lalu, Kang Caplang mengatakan bahwa pagerank blognya saat ini turun jadi PR2. "Wo... lhadalah, sudah update to?" Kang Kombor bilang bahwa menurut prediksi seharusnya akhir Oktober nanti baru ada update. Eh, ternyata update sudah lebih cepat. Kang Caplang turun pagerank blognya dari PR4 ke PR2.


Sesampai di kantor Kang Kombor cek blog Kang Caplang. Eh, ternyata benar. PR-nya sudah jadi PR2. Kang Kombor lalu buka blog Kang Kombor. Eh, ternyata turun kelas juga. Mungkin Kang Kombor dihukum gara-gara membuat link di komentar menjadi dofollow. Pagerank Kombor.Com turun dari PR4 ke PR3.

Memang banyak blog yang demi pageranknya supaya tetap tinggi menerapkan nofollow pada komentarnya sehingga ketika ada blog yang dofollow, komentator akan berhamburan datang.
OK, tidak apa-apa. Pagerank hanya satu hal. Alexa rank, hal lain lagi. Akan tetapi, jangan kuatir, komentar di blog ini tetap akan Kang Kombor dofollow-kan. Mungkin nanti kalau PR sudah minimal baru di-nofollow-kan lagi.

Ternyata, dari hasil googling, bulan Agustus lalu juga ada pagerank update. Informasi di bawah bisa menjelaskan hal tersebut:
Sedangkan, untuk yang September ini belum ada yang menurunkan berita. Kang Kombor tidak tahu kapan pagerank update paling akhir ini dilakukan. Tapi, minggu lalu blog ini masih be-PR4. Kalau tidak salah Rabu kemarin juga masih PR4. Jadi, kapan pagerank update dilakukan Kang Kombor juga tidak tahu. Yang jelas, Kombor.com sudah merasakan hasil pagerank update terakhir :)

Bagaimana pagerank teman-teman, apa naik kelas apa turun kelas apa tinggal kelas? Punya Pak Sawali tetap PR4. JackBook aman di PR5 dengan Sexy News-nya. Yang lain ada yang naik kelas?

Rabu, September 17, 2008

Mengapa AdSense Lebih Menarik Bagi Saya Daripada Review

Mengapa AdSense Lebih Menarik Bagi Saya Daripada Review

AdSense merupakan cara monetasi blog yang digolongkan dalam kelompok PPC (pay per click). Penerbit AdSense akan dibayar oleh pemasang iklan apabila iklan yang diterbitkan diklik oleh pengunjung. Sedangkan, review adalah cara monetasi dengan menulis review (tinjauan) tentang website, produk atau jasa pemberi pekerjaan. Disebut juga dengan PTR (paid to review). Penerbit PTR dibayar apabila review yang ditulis dan dipublikasikan di blognya disetujui oleh pemberi pekerjaan.

Bagi Kang Kombor, AdSense lebih menarik daripada Review. Mengapa demikian?

AdSense tidak memberi syarat Pagerank

Pada saat mendaftar dalam program AdSense, blog kita tidak dimintai syarat untuk memiliki PR tertentu. Blog tidak ber-PR dengan konten baru 10 tulisan sudah bisa disetujui untuk menjadi penerbit AdSense.

AdSense tidak memberi syarat Alexa Rank

Sama dengan syarat pagerank, untuk mendaftar AdSense tidak ditanya berapa alexa rank blog kita.

AdSense tidak memberi syarat umur blog minimal 3 bulan

Untuk daftar PTR, umumnya blog kita minimal berumur 3 bulan dan dalam 3 bulan terakhir tidak boleh bolong selama 30 hari. Seorang bloger yang sangat bagus nulis dalam Bahasa Inggris harus menunggu sampai umur blognya minimal 3 bulan untuk bisa ikutan program PTR. Sedangkan AdSense, mau blog baru berumur seminggu pun sudah bisa disetujui sebagai penerbit.

AdSense tidak mengatur kita dalam menulis

AdSense tidak meminta kita untuk menulis sesuatu sesuai arahannya. Kita bebas mau nulis apa saja yang kita suka. Mau nulis tentang buku boleh. Tentang bunga boleh. Tentang membesarkan anak boleh. Tentang percintaan boleh. Pokoknya, dengan AdSense, kita tidak perlu pusing-pusing mau nulis apa. Sedangkan, kalau PTR, kita harus nulis sesuai permintaan pemberi pekerjaan. Akibatnya, kadang kita butuh waktu lama mempelajari obyek tulisan sebelum menulis. Dengan AdSense, menulis pengalaman kita hari ini pun jadi. Menulis tentang tabrak lari di jalan oke. Bebas deh pokoknya!

AdSense memungkinkan duit terus mengalir walaupun kita tidak menulis

Kang Kombor sudah beberapa hari tidak posting karena sibuk. Akan tetapi, tidak berarti pendapatan dari AdSense ikut berhenti. Selama ada trafik yang berasal dari search engine karena banyak halaman yang sudah terindeks, dolar terus saja dicetak oleh blog. Nah, sebaliknya, dengan PTR, Kang Kombor hanya akan dapat duit apabila Kang Kombor dapat pekerjaan. Bagi Kang Kombor, nggak asyik banget cara itu. Apalagi kalau bayarannya hanya $5 atau $6. Iihh...malas. $10 juga malas. Yang bikin semangat apabila bayarannya sekali tulis $1000 seperti Om Jacky Supit.

AdSense tidak akan pernah membuat kita merasa rugi menulis

Karena tidak ada aturannya bahwa tulisan kita harus disetujui dulu baru dibayar maka AdSense tidak akan pernah membuat kita rugi menulis. Coba kita sudah capek nulis PTR tapi tidak disetujui. Rugi dong kita dalam menulis artikel review itu.

AdSense sudah sangat bonafid dan tidak perlu ragu tidak dibayar

Google AdSense sangat bonafid. Berbeda dengan broker PTR yang kadang masih membuat bimbang apakah akan membayar atau tidak, AdSense tidak perlu diragukan lagi.

Bagi Kang Kombor, AdSense membuat hidup lebih tenang dan tidur lebih nyenyak karena tidak perlu pusing mikir di setujui atau tidak tulisan kita. Tidap perlu pusing apakah akan dibayar atau tidak.

Bagaimana menurut Sampeyan?

Sabtu, September 13, 2008

Tips Make Money Online : Silakan Bangun Dari Mimpi

Tips Make Money Online : Silakan Bangun Dari Mimpi

Banyak orang yang mimpi untuk mendapatkan duit dari internet. Ya, banyak. Mereka mimpi bahwa dari internet mereka akan dapat penghasilan ribuan dolar per bulan. Hmm, kalau mengingat UMR, seribu dolar per bulan pun sudah berlipat-lipat jumlahnya. Nggak usah gitu deh, yang bisa gajian dari adsense seratus limapuluh dolar sebulan saja jumlahnya sudah lebih tinggi dari UMR. Siapa yang nggak ngiler coba?

Mimpi boleh. Itu kembangnya tidur. Semua orang tentu pernah mengalaminya. Mimpi itu alami dan sangat manusiawi. Akan tetapi, dalam hal bikin duit di internet, jangan hanya mimpi doang. Sampeyan nggak akan dapat duit sesen dolar pun kalau hanya mimpi.

Bangunlah dan bekerjalah. Lakukan usaha-usaha yang memungkinkan Sampeyan untuk bisa mendapatkan duit dari internet. Kalau Sampeyan cuma berkhayal sebulan dapat sekian ribu dolar tetapi Sampeyan tidak melakukan apa pun untuk mengusahakan duit datang, ya kapan dolarnya akan datang?

Cara yang paling mudah, Sampeyan punya website/blog untuk bikin duit dari internet atau tidak. Apabila Sampeyan tidak punya, Sampeyan punya produk untuk dijual di internet atau tidak? Apabila tidak punya lagi, Sampeyan bisa nulis artikel berbahasa Inggris atau tidak?

Kalau Sampeyan tidak punya website/blog. Bikinlah. Kang Kombor anjurkan bikin blog berbahasa Inggris. Mau nulis sendiri, nyewa penerjemah atau pakai usaha lain silakan. Yang penting, Sampeyan punya blog berbahasa Inggris. Kang kombor anjurkan Bahasa Inggris karena potensi pendapatan dari blog berbahasa Ny. Margareth Thatcer atau Tn. Ronald Reagan itu lebih besar daripada blog yang berbahasa lokal. Dari jumlah pembaca potensialnya saja sudah jelas. Konten berbahasa Inggris akan memiliki calon pembaca dari seluruh dunia. Sedangkan, konten lokal, calon pembacanya hanya sebatas pengguna bahasa lokal tersebut.

Bikinlah blog. Nggak usah yang berbayar dan berdomain sendiri. Bikinlah dari yang gratisan. Kang Kombor anjurkan Blogger, jangan wordpress.com. Apabila tujuannya mau pasang adsense atau PPC yang lain, jangan di wordpress.com. Di wordpress.com Sampeyan tidak akan bisa pasang kode iklan yang umumnya memakai java script karena fitur itu di-disable di wordpress.com. Selain itu, di TOS wordpress.com juga disebutkan kalau penggunanya tidak boleh memasang iklan komersil.

Ada teman bloger yang kirim pesan kepada Kang Kombor menceritakan pengalamannya. Dia sudah membuat blog di wordpress.com dan sudah menulis seratisan artikel. Akan tetapi, semangatnya langsung terjun bebas begitu tahu wordpress.com tidak bisa dipasangi adsense. Nah, supaya teman-teman tidak kecewa, bikinlah yang gratisan di Blogger/blogspot. Mau pasang di sidebar, di main area, di header, di footer atau di dalam posting, semuanya bisa.

Kang Kombor juga tidak menganjurkan blogsome karena terakhir Kang Kombor lihat sekitar seminggu lalu, blogsome sepertinya sudah mengikuti multiply yang menyertakan adsense secara langsung. Adsensenya bukan milik bloger tapi milik blogsome dan multiply.

Kalau sudah bikin blog, yang pertamakali, janganlah pusing dengan template atau penampilan. Fokuslah dulu untuk menulis konten. Tulislah konten dalam bahasa Inggris sebanyak-banyaknya. Pakailah jurus SEO Tangan Gatal dari Petani Internet. Selalu gatal untuk menulis artikel. Tulislah minimal dua artikel sehari. Insya' Allah halaman yang terindeks di Google akan semakin banyak.

Tulis, tulis dan tulis. Apabila Sampeyan bisa nulis dalam Bahasa Inggris dengan kecepatan seperti nulis dalam Bahasa Indonesia, tulislah konten Sampeyan dalam Bahasa Inggris. Apabila Sampeyan tidak bisa nulis Inggris, ya gimana caranya, silakan Sampeyan usahakan supaya punya konten Inggris.

Langkah selanjutnya, lakukan upaya-upaya untuk memakmurkan blog Sampeyan. Mulailah beri sentuhan SEO. Daftarkan blog ke search engine atau directory listing. Blogwalkinglah dan tebar komentar di blog lain. Ingat, blog berbahasa Inggris juga. Kunjungi blog terkenal dan bikin komentar bermutu di sana. Blog terkenal itu misalnya shoemoney.com, problogger.net, johnchow.com. Mulailah saja dari sana lalu komentar di blog para komentator di sana. Tentu saja, itu kalau blog Sampeyan temanya tentang bikin duit. Siapa tahu blog Sampeyan tentang kesehatan gigi (segala tentang dental health nampaknya HPK), ya carilah blog sejenis. Kalau blog Sampeyan tentang bird watching atau fishing, ya carilah blog tentang pengamatan burung dan memancing.

Jangan lupa pula untuk bergabung ke situs social bookmarking. Banyak kok yang membookmark tulisannya sendiri ke digg. Ikutlah technorati, mybloglog, blogcatalog, blogpulse dan lain-lain. Tidak ada salahnya pula untuk ikutan entrecard. Pokoknya, segala macam yang bloger lain lakukan dan bermanfaat, ikuti saja.

Mulai dulu dari satu blog. Kalau Sampeyan mampu, bikin lagi blog lain. Beri perlakuan yang sama seperti blog pertama. Masih punya energi juga, bikinlah blog ketiga. Bacalah kisah sukses para penerbit adsense yang ebooknya sudah disediakan gratis oleh Cosa Aranda. Baca pula ebook tentang cara promosi blog yang ditulis oleh O-om. Belajarlah di blog Bayumukti, Pakdhe Sumintar, Jacky Supit, dll.

Yang penting adalah bangun dan bekerjalah! Jangan cuma mimpi doang. Tidur saja mana akan menghasilkan?

Kamis, September 11, 2008

Setelah Seminggu Selingkuh Dengan Google Chrome

Setelah Seminggu Selingkuh Dengan Google Chrome

Setelah membaca kabar mengenai Google Chrome di tempat O-om, Kang Kombor langsung unduh browser anyar besutan Google itu dan segera menginstalnya. Namun, Kang Kombor tidak langsung memakainya.

Kira-kira baru semingguan ini Kang Kombor kadang-kadang melakukan aktivitas berseluncur di internet (maksudnya surfing) menggunakan browser baru tersebut. Kang Kombor meluncurkan dua browser sekaligus untuk membuat perbandingan. Di "buku catatan" (maksudnya notebook) Kang Kombor ada IE7, Opera, Flock, Maxthon, Firefox dan Chrome. Yang Kang Kombor luncurkan bersamaan seminggu terakhir ini adalah Firefox dan Chrome. Firefox selama ini menjadi browser yang menurut Kang Kombor paling oce. Untuk itu, Chrome harus dipersandingkan dengan Firefox.

Pendapat setelah menggunakan chrome selama seminggu.


Firefox tetap terasa lebih cepat

Kang Kombor dengan subyektif mengatakan bahwa Firefox tetap lebih cepat daripada Chrome. Setelah mengetik url di address bar Crome kemudian menekan Enter, terasa ada delay di mana Chrome bengong seperti browser ber-IQ rendah. Sedangkan, Firefox memberi respon yang lebih cepat. Ibaratnya, nggak pakai bengong lama-lama. Entah mengapa perasaan itu ada. Padahal, bisa jadi kedua browser itu sama-sama bengong.

Kang Kombor katakan penilaian di atas subyektif karena menurut orang ini, Google Chrome the fastest web browser. Dia memberikan grafik yang membandingkan kecepatan java script antara Chrome, IE7, IE8 Beta 2, FF 3.0.1 dan Safari 3.1.2. Pada grafik itu, Chrome menjadi jawara. Tapi entahlah mengapa Opera tidak ikut diperbandingkan. Hasil di sini juga menyajikan hal yang sama.

Internet Banking

Kang Kombor mencoba Chrome untuk melakukan aktivitas internet banking. Kang Kombor login ke internet banking account. Berhasil. Setelah itu, Kang Kombor melakukan transaksi untuk melihat informasi rekening. Kang Kombor melakukan cek saldo. Berhasil juga. Yang belum dilakukan adalah melakukan pemindahan uang (transfer) dan membayar tagihan-tagihan. Kang Kombor masih belum PD untuk melakukan itu dan tetap menggunakan Rubah Api.

Maaf ya, Kang Kombor tidak mengatakan Chrome tidak mampu mengeksekusi transaksi internet banking. Kang Kombor hanya mengatakan belum PD untuk menggunakannya. Dengan Firefox Kang Kombor sudah PD. Sebelumnya sih, hanya IE yang Kang Kombor pakai untuk melakukan aktivitas internet banking.

Lalu, apa kata yang lainnya?

Menurut Ramani, bukan Chrome yang kurang handal melainkan web yang belum siap untuk Chrome. Katanya, "The web is not ready for chrome yet!".

Ramani mengatakan bahwa dengan mengatakan Chrome sebagai browser, kita telah menilai rendah Chrome. Menurutnya, Chrome adalah sebuah sistem operasi untuk menjalankan web application. Akhir-akhir ini banyak tekanan untuk menggunakan Rich Internet Applications (RIA) yang menggunakan fungsionalitas tingkat lanjut dari browser kita seperti flash, java script untuk menjalankan aplikasi internet yang komplek seperti aplikasi desktop. Contoh aplikasi yang dijalankan dengan browser adalah Zoho dan Google Docs yang kita kenal sebagai aplikasi office. Kedua aplikasi itu baru permulaan. Ke depan, kita bisa saja menemukan aplikasi pemroses gambar (image editing software) yang dijalankan dengan browser. Nah, Chrome telah dirancang untuk aplikasi masa depan itu, sehingga saat ini kita belum merasakan dampak keunggulan Chrome secara langsung.

Ada tiga fitur yang membuat chrome cocok untuk aplikasi-aplikasi kompleks tersebut:

  • isolasi aplikasi, tiap tab chrome berdiri sendiri sehingga ketika ada salah satu tab yang crash, tidak mempengaruhi tab yang lain
  • manajemen memori, chrome menciptakan proses yang berbeda untuk tiap tab
  • v8 javascript compiler, untuk yang ini, silakan baca sendiri di tempat asalnya.

Simpulan

Jangan meremehkan Chrome. Kalau saat ini Chrome belum begitu dirasakan dampaknya, itu karena internet yang belum siap, bukan karena Chrome-nya yang tidak handal. Setuju nggak Sodara-Sodara?
Tapi untuk sementara sampai masa depan itu tiba, Kang Kombor sendiri akan masih setia dengan Firefox.