Sabtu, Oktober 04, 2008

Hubungan Antara Malioboro dan Marlboro

Kang Kombor yakin seyakin-yakinnya apabila Sampeyan pernah dengar atau baca tentang Malioboro. Kang Kombor juga yakin Sampeyan tahu tentang Marlboro. Yang pertama adalah nama sebuah jalan yang sangat terkenal di Kota Yogyakarta. Yang kedua adalah merek sebuah Rokok dari Amerika. Keduanya sangat terkenal di Indonesia.

Malioboro sangat terkenal. Ia menjadi ikon kota Yogyakarta yang saya kira melebihi kemahsyuran Keraton Yogyakarta sendiri. Setiap orang yang berkunjung ke Yogyakarta Kang Kombor yakini akan berkunjung ke Maliobor tetapi belum tentu berkunjung ke Keraton. Entahlah apa yang menjadi magis penarik jiwa-jiwa manusia untuk mengunjungi Malioboro. Bicara magis, tentunya Keraton yang memilikinya, bukan Malioboro.

Malioboro adalah nama sebuah jalan di Kota Yogyakarta. Sebuah jalan yang tidak panjang. Kang Kombor rasa panjangnya tidak sampai 3 km. Jalan ini membujur dari Selatan ke Utara, menghubungkan Keraton Yogyakarta dengan Tugu. Seingat Kang Kombor ada dua jalan mulai dari Pasar Beringharjo dan Stasiun Tugu, yaitu Jalan Malioboro dan Jalan Ahmad Yani. Namun, bisa jadi oleh orang-orang, Jalan Ahmad Yani pun disebut Malioboro.

Malioboro Kang Kombor yakini dulunya merupakan pusat bisnisnya Yogyakarta. Di sepanjang jalan ini pertokoan berjajar di kedua sisinya. Gedung pertokoan bertingkat juga sudah dapat dijumpai di Malioboro sejak lama. Kantor Gubernur DIY, yang juga disebut Kepatihan, ada di jalan ini. Di ujung Selatan, ada Pasar Beringharjo. Pasar bersejarah yang berada di Kota Yogyakarta.

Malioboro sangat terkenal. Kemahsyurannya membuatnya dibuat lirik lagu. Sampeyan mungkin masih ingat (atau jangan-jangan ada yang baru tahu) tentang penggalan lagu ini:

Ada lagu yang indah di Maliobor,
Lagu indah antara Kau dan aku,
Ada sajak yang indah di Maliobor,
Sajak indah antara Kau dan aku.

Ya, Malioboro memang sangat terkenal. Akan tetapi, sampai saat ini Kang Kombor belum tahu asal usul nama Malioboro. Kata Malioboro bukan sebuah lema dari Bahasa Jawa. Boro-nya bisa berasal dari Bahasa Jawa tetapi malio bukan. Kecuali apabila malio itu sebenarnya maliha, yang berasal dari kata malih yang bisa berarti berubah (malih rupa) atau lagi (malih yang merupakan bentuk halus dari kata maneh). Dengan asas menduga secara ngawur, apabila malioboro itu berasal dari kata malihaboro yang supaya enak terus diucapkan malioboro, maka bisa diduga bahwa malioboro berasal dari lema Bahasa Jawa.

Akan tetapi, kita tentu boleh menyangkal. Ah, itu bisa-bisanya Kang Kombor saja. Malioboro itu berasal dari kata Marlborough. Yogyakarta kan dulu dijajah Belanda maka yang lebih mendekati tentunya Malioboro berasal dari Marlborough, kata dalam Bahasa Belanda yang juga nama sebuah benteng.

Sik...sik...sik. Bukankah Benteng Marlborough itu adanya di Bengkulu? Yang ada di Yogyakarta adalah Benteng Vredeburg?

Ah, mungkin yang paling benar adalah Malioboro itu berasal dari kata Marlboro. Hubungannya apa? Hubungannya jelas sekali, di Malioboro mudah ditemukan rokok Marlboro. Bayangkan saja, Malioboro dari kata malihaboro, itu hanya karangan Kang Kombor belaka. Malioboro dari kata Marlborough, seakan-akan jauh hubungannya. Akan tetapi, Rokok Marlboro di Malioboro, itu pasti adanya.

Nggak percaya? Silakan buktikan sendiri.

Related Posts

Hubungan Antara Malioboro dan Marlboro
4/ 5
Oleh

42 comments

Sabtu, Oktober 04, 2008 5:24:00 PM delete

ah kang kombor nih ada-ada aja
nanti coba saya buktikan kalo ke jogja, langsung tanya sama pedagang asongan disana,
" mas beli rokok malioboronya sebungkus"

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 04, 2008 5:27:00 PM delete

saya yang dari kecil emang suka ketuker...
jadi mulai2 percaya nih kalau keduanya punya hubungan...
hmm... gimana ya... abstain dulu deh :)

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 04, 2008 5:42:00 PM delete

haa?, benerkah.., ntar klo jalan2 ke jogja, nanya ma si mbah dl.. :D

Reply
avatar
Gun
Sabtu, Oktober 04, 2008 5:59:00 PM delete

Konon karanta Malioboro berasal dari bahasa Sansketa yang artinya "karangan bunga", kang. Soale dulu kalau kraton ada perayaan, pasti jalan Malioboro dipenuhi karangan bunga.

Eh, mbuh ah. :P

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 04, 2008 8:37:00 PM delete

ngawure pinter om, yahud ide cocok mencocokannya.

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 04, 2008 10:03:00 PM delete

mungkin karena huruf l yang terbaca i
hihiihi aku sok tau ah :D

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 04, 2008 11:46:00 PM delete

Wah ... Kang Kombor kayaknya abis jalan-jalan di Malioboro neh. Nitip batik di beringharjo ya Kang he .. he ...

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 12:54:00 AM delete

Pernah tahu sejarahnya kenapa dinamain malioboro.. tapi dah lupa.. :( coba tak inget-inget dulu..

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 1:33:00 AM delete

ooh begitu ya ceritanya, apa bener begitu? rada ngga percaya, tapi ya percaya *komentar orang bingung :D

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 8:18:00 AM delete

itu jalan namanya emank malioboro kang, dari dulu namanya emank itu, malioboro itu artinya cepat2 berubah dari yg jelek ke yg baik, sebenarnya dari tugu sampai keraton itu punya nama jalan msg2 yg punya arti en filosofi tersendiri, tapi aku udah lupa apa nama jalan aslinya, konon katanya nama jalan akan diubah ke aslinya bersamaan dgn malioboro akan diubah ke pedestrian ato area bebas kendaraan, tapi entah kapan bisa terwujud?..

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 8:46:00 AM delete

kok yo sempet2e mikir koyo ngene, jan pancen mantep tenan kang kombor iki

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 1:48:00 PM delete

Saya ikut kang kombor aja. Soalnya jujur saya belum pernah ke malioboro satukalipun pastinya tidak tahu tentang asal usulnya... :D

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 4:14:00 PM delete

Saya rokoknya Gudang Garam Filter International Om wkwkwkw... iya nih dulu pas ke Yogya blom sempat ke Malioboro.. jd pengen

Reply
avatar
Minggu, Oktober 05, 2008 8:42:00 PM delete

kANG kombor Perokok ya...apa ahli seni sih. Mungkin merokok sambil bikin karya seni?? Enak kali kesana Marlboro di Amerika dan Malioboro di negara sendiri.

Reply
avatar
Senin, Oktober 06, 2008 8:27:00 AM delete

Wekekekekeke....
Kang Kombor memang paling joss merangkai kata, sepertinya mulai tertarik juga untuk membuat site semacam wikipedia... :)

Reply
avatar
Senin, Oktober 06, 2008 12:18:00 PM delete

Konon pernah ada iklan marlboro yang dibuat di malioboro tempo doeloe.... ah ada ada aja :D

Reply
avatar
Senin, Oktober 06, 2008 2:09:00 PM delete

Eh..., ini beneran ya kang? atao cuman guyonan

Reply
avatar
Senin, Oktober 06, 2008 3:10:00 PM delete

Kang, jangan-jangan yang punya pabrik Marlboro lairnya di Jalan Malioboro :) Duluan mana ya lahirnya Jalan Malioboro sama pabrik rokok Marlboro ?

Reply
avatar
Selasa, Oktober 07, 2008 2:41:00 AM delete

kalo hubungan Marlboro, Malioboro dan cewek seksi apa kang?

Reply
avatar
Selasa, Oktober 07, 2008 12:26:00 PM delete

Yang aku tahu cuman akhirannya aja.
Maliobor
Kombor

Emang sama :D

Reply
avatar
Selasa, Oktober 07, 2008 7:35:00 PM delete

wah ga mudeng kang heheeh tapi yang pasti jogja salah satu kota tujuan wisata di indonesia hehehe

Reply
avatar
AHA
Rabu, Oktober 08, 2008 10:23:00 AM delete

ntu lyrik lagu yang nyanyi siapa kang? praktekin nyanyi dong... tu wa ga... mulai

Reply
avatar
Rabu, Oktober 08, 2008 11:12:00 AM delete

apakah ada hubungannya dengan gubernur nya.. yg jangan2 merokok malboro ???

Reply
avatar
Rabu, Oktober 08, 2008 4:07:00 PM delete

Kang kombor, malah di bali ada jalan "Marlboro!". Pada mulanya nama jalan Teuku Umar Barat, lambat laun malah jadi nama MARLBORO. Kok bisa yah ngalahin nama pahlawan???

Reply
avatar
Kamis, Oktober 09, 2008 7:19:00 PM delete

wkwkwkwkwkw, kok bisa gitu sih analisanya, cuma lumayan lah.

Reply
avatar
Kamis, Oktober 09, 2008 8:04:00 PM delete

Perasaan sepanjang malioboro banyak di temukan makanan yg dipinggir jalan itu, seharusnya makanan itu juga berhubungan tuh om, jadi gmn hubungan makanan + rokok marlboro + malioboro ?

Reply
avatar
kombor
Jumat, Oktober 10, 2008 1:46:00 AM delete

Hubungannya jelas banget. "Bar mangan neng Malioboro, nek ora udud Marlboro cangkem rasane kecut." Artinya, habis makan di Malioboro, kalau tidak merokok Marlboro mulut rasanya asam.

Wkwkwkwkwk...

Reply
avatar
Jumat, Oktober 10, 2008 7:35:00 AM delete

kalo maliboro apa ada hubungannya pak?

Reply
avatar
Jumat, Oktober 10, 2008 4:18:00 PM delete

Bukannya marlboro itu miliknya Philip Morris bang, produsen rokok Amerika...Sedang marlborough adalah nama orang Belanda, yang karena sulitnya ucapan lidah Jawa...dipermudah menjadi Malioboro.

Reply
avatar
kombor
Jumat, Oktober 10, 2008 4:28:00 PM delete

Bu Enny betul sekali. Marlboro adalah produknya Philip Morris yang juga sudah memiliki pabrik rokok Sampoerna makanya sekarang ada Marlboro kretek.

Hehehe, tulisan di atas itu tulisan lucu-lucuan saja kok, Bu, untuk mancing yang mengerti sejarahnya Malioboro untuk menulis yang sebenarnya.

Reply
avatar
Sabtu, Oktober 11, 2008 8:23:00 PM delete

Saya tuh ga pernah lihat lho marlboro di malioboro.. mmm mungkin krn aku ga merokok kali ya :))

Reply
avatar
Kamis, Oktober 16, 2008 7:08:00 PM delete

Kang kombor ki aneh2 wae..

Mali , obo, ro
negara, njaluk/request, loro
dadine rakyat Mali njaluk menang 2-0 dr zimbabwe,
mbuh ah
-
mung meh meninggalkan jejak jentik....

Reply
avatar
Kamis, Oktober 23, 2008 8:46:00 AM delete

Memang kharismanya bikin orang untuk datang..padahal barang disana yang di jual juga biasa saja menurut saya...
Sebagai orang Jogja saya kalau kesitu paling cuman jalan-jalan doang kalau beli souvenir tempat laen. Habis mahal di situh

Reply
avatar
Rabu, November 12, 2008 2:46:00 PM delete

Aku juga gak mudeng menurut yogyes.com dari kata sanskerta yang berarti "karangan bunga" ada sumber lain yang mengatakan dari nama orang belanda Marlborough yang pernah berkuasa di Jogja.

Terus Jl. A yani dulunya bernama Jalan MARGAMULYA. Marga=Jalan Mulya=Kaya Raya. Dinamakan semikian karena dulunya Istana negara adalah Gedung milik sinyo dan nonik berdansa-dansi(kalau nggak salah sih) lebih jelasnya coba tanya sejarah gereja Margomulya yang pas pertigaan ngejaman itu.

Kenapa di ganti JL A Yani ya he.. he.. he.. he.. Tanyaken napa?

Reply
avatar
Jempolkuabuh
Senin, Januari 12, 2009 3:41:00 PM delete

Lagi iseng searching malioboro,nyasar rene..
Kang kombor,coba njenengan bukak di wikipedia,disitu ditulisken,doeloe pd th 1980an di pojok utara jln itu ada iklan rongkok marlboro.nah mbuh pye malah wong2e jokja jd nyebute malioboro ampek skg..begitchu..
Kok bs ya mlh situs luar negeri yg bs th hal2 ky gini..tanya kenapa..

Reply
avatar
Jumat, April 10, 2015 9:59:00 AM delete

Malioboro berasal dari kata Malyabhara (berhiaska untaian bunga), bahasa Sansekerta Jawa Kuno).
Benteng Marlborough Bengkulu diberi nama demikian sebagai penghormatan thp John Curchill yag bergeral Duke of Marlborough (Jenderal perang Inggris paling terkenal pada masanya tahun 1650-1722)
Merk rokok Marlboro, terinspirasi dari nama Duke of Marlborough tersebut. Phillip Morris sebagai prodsen menghilangkan huruf ugh agar memudahkan pengucapan dan terkesan shopisticated.

Reply
avatar