Blogging in English

Era pemakaian pupuk EN sudah berakhir. Kang Kombor sudah mempretheli semua kode iklan yang dipasangi pupuk EN. Akibatnya jelas sekali. Pendapatan Kang Kombor turun drastis karena memang sebagian besar blog Kang Kombor berbahasa lokal.

image Akan tetapi, dunia belum berakhir. Kang Kombor harus tetap bergerak. Kang Kombor harus mengembalikan pendapatan ke tingkat sebelumnya. Kenapa? Karena Kang Kombor punya hutang kepada Ibu Kang Kombor. Waktu mempercantik rumah di Sleman, rencana awal hanya mengeramik lantai dan memperbaikin plesteran tembok dalam rumah plus mencat tembok dalam rumah. Oleh Sang Manajer Proyek, Kangmas Darmo yaitu mas kandung Kang Kombor, proyek diperluas lingkup pekerjaannya. Tembok luar ikut diplester dan dicat. Teras di depan rumah dipasangi atap. Tentu saja perluasan lingkup pekerjaan itu membuat biaya proyek membengkak. Anggaran yang semula cukup menjadi minus. Untung saja Mbah Putrinya Dhenok punya duit sehingga dipergunakan untuk menambal defisit anggaran yang maujud pada proyek itu. Seperti halnya negara ini, defisit anggaran dibiayai dengan hutang. Begitu pula Kang Kombor, defisit anggaran proyek percantikan rumah diperoleh melalui hutang pada ibu.

Kang Kombor kerja keras untuk mengumpulkan receh dari AdSense guna melunasi hutang. Alhamdulillah sudah mulai terkumpul. Sayangnya, ketika sudah terkumpul separo, surat cinta dari Google AdSense  keburu datang.

Dulu Kang Kombor selain menerbitkan AdSense juga menulis review. Hanya saja karena menulis review tidak senikmat ngeblog biasa, Kang Kombor tidak terlalu menikmati. Lebih asyik menerbitkan AdSense, kita bisa ngeblog sesuka kita.

Nah, karena Kang Kombor pernah menulis review, Kang Kombor tentu juga punya blog abal-abal pakai Boso Inggris. Contohnya adalah blog ini. Ada sih, beberapa blog Boso Inggris yang lain yang jadi nggak keurus karena nikmat menggunakan pupuk EN. Sekarang, Kang Kombor harus giat kembali memupuk blog-blog Boso Inggris itu. Bukan pakai pupuk EN melainkan pakai tulisan.

Eh… mudah-mudahan berkah.

Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

14 komentar

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Rabu, Desember 17, 2008 3:20:00 PM

amin mudah-mudahan berkahhh

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Rabu, Desember 17, 2008 3:20:00 PM

wahh saya pertamazzz yahh kang??

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Rabu, Desember 17, 2008 5:00:00 PM

Semoga sukses dengan blog yang asli EN, Kang...
Berarti google mulai mencium indikasi adanya banyak blogger yang menggunakan pupuk EN nih...
Harus makin waspada nih...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
det
Rabu, Desember 17, 2008 5:12:00 PM

lha kenapa kang pupuk EN itu dibuang? hekekeke... surat cinta yang ditunggu sudah datang? jiakakakakaka...

pengguna pupuk EN yang lain kudu waspada dunk?

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Kamis, Desember 18, 2008 5:33:00 AM

Saya tidak dapat surat cinta, tapi sudah tidak fungsi lagi pupuk "EN"

www.sumintar.com

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Kamis, Desember 18, 2008 8:15:00 AM

Weeee....masak pupuk en sudah berakhir, duh banyak yanag jadi korbannya dong. Ada solusi lain gak ya kang ?

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Kamis, Desember 18, 2008 12:05:00 PM

Benar2 drastis kang begitu di lepas ..
jadi harus latihan dan latihan english blogging

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
kombor
Kamis, Desember 18, 2008 12:17:00 PM

Pupuk EN sudah tidak berfungsi. Selain Pak Dhe Sumintar, beberapa pemakai pupuk EN juga punya pengalaman, pupuk itu sudah tidak manjur untuk menyuburkan tanaman.

Untuk Istiyanto, solusinya saat ini memakai PPC lokal dulu atau pindah ngeblog pakai Bahasa Inggris. Nulis review mungkin.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Desember 20, 2008 1:00:00 PM

waduh..pake lokal aja deh.. :d

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Minggu, Desember 21, 2008 1:43:00 PM

Bener tuh Kang. Sekarang saatnya membuang kode EN itu. blog saya http://benbego.com kena di banned google adsense kemarin. Dah curiga dari seminggu yg lalu karena adsense tiba2 menghilang.

Kondisi sekarang ini pihak google team akan merazia semua website berbahasa indonesia yg memasang adsense. Dan tentu akan memeriksa page source codenya. Ada bukti tentu ada hukuman. Dan saya kebetulan kena. yg menjadi acuan mereka adalah artikel ini http://benbego.com/belajar-hacking-game-online/ yg menurut mereka melanggar TOS. Berbahasa indonesia dan juga kontennya dianggap melanggar.
Akibatnya tentu earning adsense saya lsg drop ke titik nol. sad but that is your risk if you used that damn code.
yg ada cuma tinggal penyesalan, soalnya beberapa hari sebelumnya juga udah pengen ngebuang itu kode. Sayang mungkin saya terlalu terlena sama itu kode jd tertunda terus.
sekarang lg pengen nulis reportnya nih kang, ngelanjutin artikel sebelumnya.
Jadi, benbego.com resmi dibanned krn kode EN itu.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Kamis, Desember 25, 2008 12:38:00 PM

insyaAllah berkah ketimbang pake pupuk EN,

Mohon maaf jika terdapat salah kata

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Minggu, Desember 28, 2008 3:17:00 PM

wah senasib nih kang kombor sama saya, malah sy baru aja mulai, lom ada sebulan udah dapet surat cinta dari om google. untung baru kartu kuning. ta preteli aja lagi tuh pupuk EN.

moga makin sukses kang kombor.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Januari 02, 2009 10:05:00 PM

Gak mudeng saya dengan isi artikel ini...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Oktober 24, 2015 8:41:00 PM

Nice info. Thanks for sharing.

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan