Rabu, Desember 03, 2008

Walaupun Krisis Ekonomi Memburuk Tetaplah Berkurban

Kang Kombor tahu bahwa akibat krisis global telah menyeret Indonesia ke dalam krisis ekonomi yang buruk. Belum lagi kita bangkit dari krisis moneter 1997 yang disusul krisis ekonomi 1998, kini akibat bangkrutnya negeri Paklik Sam, kita sudah kesedot lagi dalam putaran puting beliung krisis.

Kang Kombor prihatin pada saudara kita, buruh pabrik garmen dan tekstil serta pabrik lain yang mengandalkan permintaan dari luar negeri. Saudara-saudara kita itu ada yang sudah dirumahkan dan ada pula yang terancam PHK. Jangankan industri di negara kita yang memiliki ekonomi fundamental yang oglak-aglik, industri di negerinya Barack Obama pun banyak yang mem-PHK karyawannya. PHK di sana dimulai dari industri keuangan lalu disusul oleh sektor yang lain. Pabrik montor mabur dan pabrik montor merupakan pabrik yang bakalan banyak melakukan PHK. Menyedihkan.


Pengusaha di mana pun tentu akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mem-PHK atau merumahkan pegawainya. Akan tetapi, apabila perusahaan tidak mendapatkan pesanan, pengusaha tentunya tidak mampu membayar upah pegawainya. Di tengah situasi krisis seperti itu, Kang Kombor akan merasa ikhlas apabila perusahaan tidak menaikkan upah. Bahkan, yang paling buruk, menerima penurunan upah pun harus bisa diterima. Sayangnya, teman-teman kita yang tergabung dalam beberapa serikat buruh/pekerja nampaknya egois dan memilih untuk minta kenaikan upah menurut angka kenaikan versi mereka. Teman-teman kita itu berdemo menolak SKB 4 menteri yang menetapkan kenaikan UMK tidak lebih dari 6%. Sebuah keadaan yang sulit.

Ekonomi sedang morat-marit. Untunglah pemerintah mau menurunkan harga premium dan solar sehingga harga kedua minuman mesin itu menjadi Rp5500,- per liter. Sayangnya, penurunan harga premium dan solar tidak akan diikuti penurunan tarif angkutan umum karena menurut organda, walaupun harga premium dan solar turun, harga suku cadang tetap tinggi. Inilah akibatnya bagi negara yang suku cadang mesin kendaraan saja mesti impor.

Hidup saat ini makin melilit. Orang miskin diperkirakan akan bertambah akibat gelombang PHK yang kemungkinan tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, saat ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi. Di depan mata kita Idul Kurban sudah menanti. Walaupun ekonomi sedang krisis, sebaiknya kita tetap mengusahakan untuk melaksanakan kurban. Selain sebagai wujud penghambaan kita kepada Allah, kurban juga dapat berfungsi sebagai wujud rasa sosial kita.

Selamat berkurban. Semoga Allah membalas kurban Sampeyan dengan rejeki yang berlimpah.

Related Posts

Walaupun Krisis Ekonomi Memburuk Tetaplah Berkurban
4/ 5
Oleh

23 comments

Rabu, Desember 03, 2008 8:44:00 PM delete

alhamdulillah
tahun ini bisa berkurban 2 ekor kambing, belum disembelih, tapi sudah dibeli

asal diniatkan, meski persiapan pengaturan finansial yang kurang matang, ada saja rezeki yang lewat, entah dari mana dan mana sumbernya :)

Reply
avatar
Rabu, Desember 03, 2008 8:51:00 PM delete

Hayoooo....
semuanya ikutan kurban....
biar bisa membantu orang lain...
saya Insya Allah tahun depan Kang :)
*hihi, sendirinya malam belom*
mudah2an kesampaian, berusaha dari sekarang, Optimis!

Reply
avatar
OOM
Kamis, Desember 04, 2008 8:27:00 AM delete

Selamat menjelang hari raya kurban ya kang, kurban apa nih rencana? kambing, sapi apa unta :)

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 9:08:00 AM delete

Betul sekali kang Suatu keputusan yg serba salah, milih Upah nggak naik atau PHK (baca:upah naik /pesangon).
Kasihan para buruh yg menunggu hari2 menegangkan untk segera di PHK ...semoga dengan datangnya Hari Raya Idul Adha Kita semua di beri kekuatan olehNYA

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 10:56:00 AM delete

demo tidak menyelesaikan masalah kang, malah nambah masalah..

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 11:31:00 AM delete

Benar apa yang sampean ulas, persis apa yang ada dalam pikiran saya.
Sebagai seorang pengusahaan dan sekaligus karyawan saya merasakan kedua sisi itu.
Jangankan menaikkan gaji, bertahan saja susah, syukur kalau tidak PHK karyawan.
Disaat seperti ini dibutuhkan semua dari kita arif, tidak egois (istilah kang kombor) untuk hanya mikirkan diri sendiri. Ke egoisan itu bukan saja merusak diri anda tapi merusak semua yang terkait dengan anda.
Kang kombor setuju dan salut tulisan yang masih jernih ini,
Mari kita saling bahu membahu, mengatasi masalah baik untuk diri sendiri dan orang lain.
Hindarkan dari membuat masalah baru yang akan memperparah kedaaan negeri ini.

Menyalahkan orang lain adalah juga menyalahkan diri sendiri.

Hormat saya
sumintar.com

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 12:16:00 PM delete

Yang kurban orang tua saya...
Saya sih bantuin bawa kambing aja deh...

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 8:20:00 PM delete

mudah2an niat baik mereka yang berkurban di terima Yang Maha Kuasa ya

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 8:30:00 PM delete

Mendekatkan diri pada Allah adalah jalan terbaik bagi kita semua saat ini

Reply
avatar
Kamis, Desember 04, 2008 8:34:00 PM delete

Pengen banget berkurban, namun apa dikata, angpao aja masih dari ortu

Reply
avatar
Jumat, Desember 05, 2008 12:13:00 AM delete

yup..berkurban philosophy nya berbagi kepada sesama..yuukk...:D

Reply
avatar
Jumat, Desember 05, 2008 11:54:00 AM delete

Semoga kurban ditahun ini mampu meningkatkan kadar keikhalsan dalam diri, mengikis keegoan yang kadang membutakan hati,.... selamat Idul Adha Kang,... Nice Post.....

Reply
avatar
Sabtu, Desember 06, 2008 5:37:00 AM delete

saya tahun ini juga alhamdulillah bisa melanjutkan istiqomah 3 tahun terakhir. kali ini duit nya dari gajian SR :D

Reply
avatar
Senin, Desember 08, 2008 4:21:00 AM delete

kang kombor, uda liat berita tadi pagi blum? ada sapi ngamuk dijalan nyeruduk ibu2. mungkin tuh sapi tau mau di kurbanin kali ya, makanya dia minta kurban juga. hehe..

O ya kang, saya buka usaha pembuatan website murah. mampir ke web saya ya kang, BandungWeb.Com

nuhun kang

Reply
avatar
Senin, Desember 08, 2008 8:45:00 PM delete

Kang kombor..
Met hari Raya Haji yah :)

Nyateee nyook sodara-sodara ... :D

Reply
avatar
Selasa, Desember 09, 2008 10:42:00 AM delete

Ya bener sekali Pak Kombor, Selamat Hari Raya Idul Adha... Salam Kenal ya

Reply
avatar
Selasa, Desember 09, 2008 8:29:00 PM delete

Pada saat ini diperlukan masing-masing pihak mau berkorban.
Dan Allah sudah mencontohkan dengan adanya hari raya qurban...semoga qurban dari kita diterima Allah swt dan dimudahkan segalanya.

Reply
avatar
aha
Rabu, Desember 10, 2008 9:04:00 AM delete

hayo.. kang kombor kurban nggak? ... kok dagingnya nggak sampai tempatku ya? ... he2

Reply
avatar
Rabu, Desember 10, 2008 11:28:00 AM delete

Wah saya masih belum bisa menyembelih kurban, doain semoga Rejeki saya bertambah biar bisa berkurban, hehehehhehehe ;)

Reply
avatar
Rabu, Desember 10, 2008 12:27:00 PM delete

baca comment tipis, asik juga ya...
bisa kurban pake gajian dari SR :)
keren banget Mas...

Reply
avatar