Kamis, April 30, 2009

Integrasi Analytics – AdSense Sudah Disediakan untuk Semua PublisherAdSense

Integrasi Analytics – AdSense Sudah Disediakan untuk Semua PublisherAdSense

Kang Kombor pernah menyampaikan bahwa Google AdSense diintegrasikan dengan Google Analytics. Pada saat itu, hanya penerbit AdSense tertentu saja yang akan diundang untuk menjajal layanan terintegrasi tersebut.

Itu dulu, kemarin, Google sudah melepas integrasi kedua layanan tersebut ke seluruh penerbit AdSense. Baca saja Analytics integration for all kalau tidak percaya. Kang Kombor nggak mau dibilang ngapusi.

Kang Kombor senang sekali dengan berita tersebut. Yang jadi masalah, akun AdSense dan akun Analytics Kang Kombor menggunakan dua Google Accounts yang berbeda.
(+) Wakakakaka… itu sih PL, Kang Kombor
(-) Apa itu PL?
(+) Problem Lu!
Ya sudahlah. Monggo Sampeyan semua mulai mengintegrasikan AdSense Sampeyan dengan Analytics. Nggak akan rugi. Sampayen nggak perlu buka banyak akun untuk melihat pundi-pundi dolar Sampeyan serta statistik dari sumber dolar itu. Kang Kombor sendiri akan menyelesaikan problem Kang Kombor dulu seperti yang dikatakan dalam percakapan di atas.
(+) Emang enak, Kang Kombor?
(-) …

Selasa, April 28, 2009

Nunggu Pemilihan Presiden RI 2009-2014 Sambil Baca Api Di Bukit Menoreh

Nunggu Pemilihan Presiden RI 2009-2014 Sambil Baca Api Di Bukit Menoreh

Habis Pemilu ngapain? Tentu saja terserah pada diri kita masing-masing.

Kang Kombor memang masih banyak offline ketimbang online. Sinyal Bagus yang tempo-tempo nyambung tempo-tempo putus belum Kang Kombor cerai. Karena itu, perangkat genggam Blackberry jadul yang Kang Kombor miliki malah kebanyakan berprofil phone only karena SIM card yang ada di dalamnya tidak berlangganan Blackberry Internet Service. HP satunya yang lebih jadul lagi dipakai oleh kawan yang kemarin ngebantuin bolak-balik ke daerah pemilihan. Selesai pemilu, karena kawan Kang Kombor itu tidak Kang Kombor bayar, biarlah HP itu tetap dipakai oleh kawan Kang Kombor supaya Kang Kombor masih tetap dapat menghubungi dia kalau Kang Kombor akan mengajak dia jalan-jalan lagi.

Walhasil, Kang Kombor hanya mengandalkan HP CDMA beroperator Flexi untuk mengakses internet menggunakan Opera Mini. Yang Kang Kombor akses tidak lain dan tidak bukan adalah buku cerita Api Di Bukit Menoreh karya SH Mintardja.


Api Di Bukit Menoreh adalah cerita asli Indonesia yang berhasil menaklukkan hati setiap pembacanya. Cerita yang diterbitkan dalam bentuk buku-buku kecil itu pada masanya dulu selalu ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Kang Kombor sendiri dulu sempat mengikuti cerita itu dari Kedaulatan Rakyat (KJSS = koreksi jika saya salah). Akan tetapi, Kang Kombor belum membaca cerita secara keseluruhan.

Para pecinta Api Di Bukit Menoreh ternyata ingin mengabadikan dan menyebarluaskan cerita rakyat itu ke dunia internet. Alhamdulillah, Kang Kombor bersyukur karena dengan didaringkannya Api Di Bukit Menoreh maka Kang Kombor dapat membaca kembali cerita itu. Maturnuwun ingkang sanget dumateng para kadang ingkang sampun kersa paring wekdal kagem nyerat Api Di Bukit Menoreh lan nyebaraken wonten ing internet.

Bermodalkan HP CDMA dengan operator Flexi dan Opera Mini, Kang Kombor membaca satu-satu buku Api Di Bukit Menoreh. Sambil menunggu pemilihan presiden Kang Kombor membaca cerita agung karya anak bangsa. Saat ini Kang Kombor baru sampai pada buku ke-129. Belum separuh jalan untuk menyelesaikan cerita yang menggambarkan pergolakan pada saat akhir perpecahan Jipang dan Pajang hingga pendirian kerajaan Mataram itu. Dus, mohon maaf kalau Kang Kombor keasyikan baca Api Di Bukit Menoreh dan lupa untuk menyapa kisanak semua. Agung Sedayu sedang melatih Glagah Putih dengan serius sementara Kiai Gringsing sedang merawat Sabungsari. Oleh karenanya, Kang Kombor ingin tahu apakah Ki Pringgajaya akan berhasil membunuh Agung Sedayu.

Mau ikut baca juga? Silakan ke Api Di Bukit Menoreh.

Rabu, April 15, 2009

Usai Pemilu 2009 Ngapain…

Usai Pemilu 2009 Ngapain…

Yah, itu sih terserah Sampeyan.

Kang Kombor sendiri menganggap pemilu 2009 belum usai. Alasannya:

  1. Kang Kombor belum tahu apakah dapat kursi atau tidak
  2. Pilpres alias pemilihan presiden belum dilaksanakan

Untuk alasan nomor satu, sampai saat ini di dapil Kang Kombor, partai masih berada di urutan keenam dari data tabulasi nasional pemilu milik KPU. Kang Kombor sendiri sementara dalam partai sendiri masih menempati urutan ketiga, belum menjadi pengumpul suara terbanyak.

Alasan kedua, jangan menganggap bahwa pemilu 2009 ini hanya pileg 9 April 2009 yang telah lalu. Masih ada pilpres pada bulan Juli dan September yang akan datang. Semoga minimal ada dua pasangan capres dan cawapres yang maju. Karena kalau hanya ada satu pasangan capres – cawapres, akan terjadi kebuntuan ketatanegaraan di negara kita. UU pilpres menyaratkan minimal ada dua pasang presiden yang maju. Apabila baru ada satu, harus ditunggu sampai ada dua.

Nah, selama proses menunggu itu, apabila masa berlaku, eh… masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden saat ini habis, siapa yang akan menjadi pengendali pemerintahan? UUD kita sendiri belum mengatur sampai sejauh itu.

Menurut Kang Kombor sih paling bagus kalau SBY berpasangan dengan PSD.

Halah… kok malah ngompol alias ngomongin politik?

Kamis, April 02, 2009

Sinyal Bagus XL Tempo-tempo Nyambung Tempo-tempo Putus

Sinyal Bagus XL Tempo-tempo Nyambung Tempo-tempo Putus

Mohon maaf Kang Kombor ilang selama dua minggu. Lagi kampanye, hehehe...

Kali ini pun Kang Kombor nggak nulis panjang-panjang. Alasannya ada kaitannya dengan judul yang Kang Kombor tulis.

Ingat perceraian Kang Kombor dengan BIS Indosat yang kemudian Kang Kombor sambung dengan perkawinan dengan BIS XL? Ternyata Kang Kombor kawin dengan BIS yang tidak lebih baik.

Kampanye Sinyal Bagus Nyambung Terus ternyata tidak berlaku di tempat Kang Kombor tinggal, Perumahan Citra Raya Tangerang Blok T.02. Di tempat Kang Kombor sinyal XL tempo-tempo nyambung dan tempo-tempo putus. Antara nyambung dan putusnya banyakan putusnya. Hanya tanda SOS yang Kang Kombor terima di BB. Kasihan deh, kawin lagi dengan operator yang sinyalnya tempo.

Kalau lagi nyambung ada dua sampai tiga bar sinyal yang diterima. Berarti sebenarnya sinyal cukup kuat. Akan tetapi, kok banyakan putusnya?

Kang Kombor sudah cerita ke kawan yang ngurusin BB di Xl. Dulu dia yang ngurusin BB di Indosat. Cerita Kang Kombor sudah diterusin ke bagian jaringan atau network. Namun, hehehe, tetap saja sinyal bagus XL hanya tempo. Akhirnya kawan Kang Kombor nyaranin Kang Kombor memakai operator yang paling baik buat Kang Kombor. Duuhhhh... Itu berarti bukan XL. Kasihan deehhhh...

Apa Kang Kombor harus cerai lagi dan kawin lagi?

Cape deeehhhh...