Minggu, November 28, 2010

Donor Darah KBBC 28 November 2010

Sesuai jadwal, pada hari Minggu 28 November 2010 Komunitas Bloger Benteng Cisadane alias Komunitas Bloger Tangerang melaksanakan kegiatan rutin donor darah.

Dalam perjalanan menuju lokasi donor darah, Kang Kombor ditelpon oleh Uzanc yang sudah sampai Multiplus Ki Samaun. Lalu ada sms dari Bgenk yang menanyakan angkot dari Cimone.

Sabtu, November 27, 2010

Blogger Profile Orang Tangerang ada 275.000

Berdasarkan petunjuk Letnan Killua mengenai tips mencari blogger satu kota / satu daerah, Kang Kombor mencari blogger untuk wilayah Tangerang. Hasilnya fantastis. Ada 67.300 anggota Blogger yang beralamat di Tangerang. Gile bener!


blogger-tangerang.jpg


Tidak percaya? Silakan klik saja http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID&loc1=Banten&loc2=Tangerang


Mantap sekali! Walaupun kemungkinan besar banyak di antaranya yang hanya memiliki Blogger Profile tanpa memiliki blog atau banyak yang tidak aktif tetapi jumlah 67.300 profile tentu saja cukup mengagetkan. Apabila sehari meluangkan waktu satu jam untuk memeriksa satu per satu profil itu, berapa hari yang dibutuhkan untuk menyelesaikan?


Apakah Kang Kombor ada? Lihat saja gambar di bawah!


beberapa blogger profile tangerang


Update:


#1 Berdasarkan tanggapan Nae di bawah, ada 78.700


#2 Kang Kombor cek pada Sabtu 27/11/2010 pukul 13:35 ada 275.000


blogger profile tangerang ada 275000

Jumat, November 26, 2010

Malaysia Sudah 9 Emas Indonesia Kok Baru 4 Emas

Asian Games sampai Kamis (24 November 2010) Malaysia sudah 9 emas. Indonesia kok baru 4 emas saja? Bahkan perak dan perunggu pun banyakan Malaysia. Thailand juga 9 medali emas.


ScreenHunter_04 Nov. 26 01.19.jpg


Daftar medali dapat dilihat di All Sports - Medal Standings.


Ah... sudahlah. Negara kita memang memuruk. Memuruk di segala bidang.

Kamis, November 25, 2010

Bintang Donor Darah I KBBC

KBBC atau Komunitas Bloger Benteng Cisadane alias Komunitas Bloger Tangerang memiliki kegiatan rutin berupa Donor Darah. Donor Darah I KBBC dilaksanakan pada 6 April 2008.

Pada kegiatan Donor Darah I KBBC tersebut KBBC mencatat dengan tinta emas atas keberanian Payjo untuk menyumbangkan darah untuk pertama kalinya. Kang Kombor sempat mengabadikan peristiwa tersebut di Tapak Asta pada kiriman berjudul Donor Darah KBBC 6 April 2008.

Nah, untuk mengingatkan lagi akan keberanian Payjo, berikut foto saat Payjo melakukan donor darah untuk pertama kalinya.

Menunggu ditusuk

Saat proses pengambilan darah
Setelah donor
Tentu saja untuk donor darah selanjutnya Payjo sudah tidak seperti itu lagi. Payjo sudah mampu menjinakkan perasaannya demi untuk kemanusiaan.


Nah, untuk yang belum pernah donor darah, kapan kira-kira Kawan-Kawan akan beramal demi kemanusiaan yang sama sekali tidak membutuhkan biaya itu? Apabila ingin bergabung sebagai donor, mari kita donor darah bersama KBBC pada 28 November 2010 di PMI Kabupaten Tangerang di Jl. Mayjen Sutoyo No.1, Tangerang.

Milana Bukan Merek Mi Instan Baru

Milana. Namanya seperti merek mi instan. Tapi bukan. Itu bukan merek mi instan. Itu adalah nama istri Gayus Tambunan yang super itu. Eh betul, Gayus itu super. Lihat saja The Economist sampai membuat berita berjudul The Adventures of SuperGayus.

Kembali ke Milana. Milana bukan merek mi instan baru. Merek mi instan yang beredar kebanyakan menggunakan kata mi di belakang seperti Indomei, Supermi, Sarimi, Salam Mie. Yang menggunakan kata mi di depan yang Kang Kombor ingat hanya Mie Sedaap. Milana adalah PNS di Sekretariat DPRD DKI Jakarta. PNS yang konon sering tidak masuk kerja. Bertepatan denga Gayus nonton tenis di Bali, Milana juga diberitakan tidak masuk kerja.

milana istri gayus tambunan

Milana ini menurut berita mengundurkan diri dari pekerjaannya. Alasan dia mengundurkan diri adalah atas kemauan pribadi dan tanpa ada paksaan dari pihak lain, serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Milana -- nama lengkapnya Milana Anggraeni, panggilannya Rani – adalah istri pegawai perpajakan yang super kaya. Super kaya karena sulit untuk membayangkan bahwa PNS setingkat Gayus mampu mengumpulkan uang gajinya hingga berjumlah Rp28 Miliar di rekening pribadinya. Eh, tapi tidak usahlah pada iri. Harta yang didapatkan secara tidak halal tidak akan membuat kita hidup bahagia. Buktinya, SuperGayus baru memiliki Rp28 Miliar saja sudah jadi pesakitan seperti itu.

Yang jadi pertanyaan, apakah uang Gayus dan seluruh harta bendanya sudah disita atau minimal dibekukan oleh negara? Perlu juga nanti dicermati, setelah mundur dari pekerjaannya, Milana atau Rani itu akan membiayai kehidupannya dengan cara bagaimana? Apa ada simpanan Gayus yang bisa dipakai untuk membiayai hidup. Atau, ada sponsor yang membiayai kehidupannya?

Hmmm…

Selasa, November 23, 2010

Pak Irwan Karamba

Nama panjangnya Kang Kombor tidak tahu. Kang Kombor menyimpan nomor hp Pak Irwan dengan Irwan Karamba. Sebabnya adalah Pak Irwan membudidayakan ikan air tawar dengan karamba jaring apun di "danau" bekas galian pasir di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Pak Irwan ini lulusan Perikanan sehingga ia ahli dalam budidaya ikan air tawar. Pernah karamba jaring apungnya ditanami ikan patin. Akan tetapi, saat ini Pak Irwan sedang tidak membudidayakan ikan patin melainkan lele dan gurami. Khusus lele, Pak Irwan melakukan pembenihan sekaligus pembesaran. Sekeliling rumahnya penuh dengan kolam terpal untuk pembenihan lele dan kolam gali untuk pembesaran lele dan gurame.

Hari Sabtu (20/11/2010) Kang Kombor dan Andi Sakab berkunjung ke tempat Pak Irwan. Rencananya kami berdua ingin survei lokasi guna kuliah kewirausahaan Bunda Sulis (penulis Bunda Luar Biasa, 101 Ide Bisnis di Rumah Tanpa Kantor untuk Wanita, pemilik waralaba Lucky Crepes dan Ulir Kriuk) kepada KBBC. Eh, ternyata saung di pinggir danau sudah dibongkar oleh Pak Irwan karena sering disalahgunakan orang untuk berkhalwat. Jadinya, Kang Kombor dan Andi Sakab justru memohon kesediaan Pak Irwan untuk membagi ilmu soal budidaya lele kepada anggota KBBC karena ada anggota KBBC yang sangat berminat untuk belajar budidaya lele. Alhamdulillah Pak Irwan tidak keberatan.

Pak Irwan tidak pelit untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan budidaya lele karena permintaan lele sangat jauh lebih besar daripada pasokan yang berhasil disediakan peternak lele. Permintaan yang sangat banyak itu pun selalu meningkat. Rejeki dari lele ibaratnya tidak akan habis walaupun yang membudidayakan lele bertambah banyak. Mantap sekali. Salut untuk Pak Irwan.

Untuk lokasi kuliah kewirausahaan, Andi Sakab akan menyurvey lokasi outbound di komplek Diklat Pemda di Curug. Alternatifnya, bisa di sekolah alam di Mekar Bakti atau di rumah Bunda Sulis sendiri.

Senin, November 15, 2010

KBBC Kopdar Nyasar

uzanc dan kombor

Jadi begini ceritanya, Kawan-Kawan. Hari Minggu (14/11/10) kemarin adalah jadwal kegiatan KBBC untuk belajar budidaya lele ke tempat pembenihan lele H Nano di Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang, dan pembesaran lele ke peternak anggota mitra tani H Nano. Agenda ini sudah disiapkan sejak tiga mingguan yang lalu. Kang Kombor jadi penghubung antara KBBC dengan H Nano. Rencananya, setelah dari tempat H Nano, KBBC akan bergerak ke peternak yang melakukan pembesaran lele untuk belajar pembesarannya.

Eh, sayang seribu sayang, pada hari H kemarin Kang Kombor justru sedang tidak fit. Sejak Kamis Kang Kombor murus. Hari Sabtu sebenarnya sudah mampet tetapi kemarin masih lemas dan masih suka keluar keringat dingin. Akibatnya, Kang Kombor tidak bisa ikut belajar pembenihan lele bersama Kawan-Kawan KBBC. Kerja Bakti di Masjid At-Taqwa Graha Sevilla pun Kang Kombor hanya setor muka dan memantau (hahaha lagaknya kayak pejabat aja).

Tidak tahunya, selepas dzhuhur waktu Kang Kombor memantau kegiatan di masjid, Yu Kombor telpon. Katanya ada kawan-kawan KBBC ke rumah. “Hladalah… bukannya mereka seharusnya masih belajar pembesaran lele?” demikian pikir Kang Kombor. Akan tetapi, supaya kawan-kawan tidak menunggu lama, Kang Kombor segera pamit dengan kawan-kawan di masjid. Di rumah ada Payjo, Riri, Eby, dan dua lagi Kang Kombor lupa namanya soalnya mereka berdua nggak nyebutin nama :) Andi Sakab dan Iwan sedang menjemput maskot KBBC, yaitu Uzanc yang katanya untuk menuju Citra Raya ban sepeda motornya sampai bocor tiga kali. “Bujubuneng… kenapa nggak sekalian sepuluh kali, Zanc?”

Usut-punya usut, ternyata Kawan-Kawan tidak melanjutkan ke peternak pembesaran lele setelah belajar pembenihan lele di tempat H Nano. Kata Payjo karena cuaca panas sekali dan kolam yang akan dikunjungi ada di Kutruk. Kata Andi Sakab setelah datang bersama Uzanc, Iwan dan Kawannya Uzanc, Agus Ckp juga langsung ke Serang untuk pasang CCTV. Mungkin karena itu kemudian Kawan-Kawan ke tempat Kang Kombor. Dari tempat H Nano ke tempat Kang Kombor memang tidak jauh jaraknya.

Kawan-Kawan sempat saling mengingatkan bahwa 28 November 10 nanti adalah jadwal Donor Darah KBBC. Selain itu, 5 Desember 2010 adalah jadwal Kuliah Kewirausahaan bersama Bu Sulis pemilik franchise Lucky Crepes dan Kentang Keriting.

Mudah-mudahan kedua agenda tersebut berhasil dilaksanakan.

Nah, pada foto di atas yang diambil dari Grup KBBC (yang baru) – linknya ada pada gambar – di sebelah kiri adalah maskot KBBC yaitu Uzanc. Di atas Mio, yang tampangnya masih pucat, adalah Kang Kombor.

Rabu, November 10, 2010

Membandingkan Portal Nasional Republik Indonesia, Portal Pemerintah Singapura dan Portal Pemerintah Malaysia

Selamat Hari Pahlawan. Mari kita doakan agar para pahlawan kita mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan YME.

Pada kesempatan ini Kang Kombor ingin mengajak Kawan-Kawan membandingkan website Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Kerajaan Malaysia dan Pemerintah Republik Singapura. Kita mulai dari screen shot ketiganya dulu.

website pemerintah ri

website pemerintah singapura

website pemerintah malaysia

Desain

Dari sisi desain, mohon maaf, website Pemerintah Republik Indonesia paling jelek.

Ketersediaan Informasi

  1. www.malaysia.gov.my
  2. www.gov.sg
  3. www.indonesia.go.id

Ketersediaan Layanan Publik

  1. www.gov.sg
  2. www.malaysia.gov.my
  3. www.indonesia.go.id

Jejaring Sosial

  1. www.malaysia.gov.my: facebook, twitter
  2. www.gov.sg: twitter
  3. www.indonesia.go.id: tidak ada

Ranking Web (tidak diurutkan)

Slogan (tag line) Website

Simpulan Kang Kombor

Portal Nasional Republik Indonesia belum memiliki ruh melayani dan dibuat asal-asalan saja. Asal punya, asal ada. Sebagai sebuah portal nasional kok isinya terlalu sedikit. Bahkan dengan portal berita semacam kompas.com saja masih kalah banyak isinya. Selain itu, masih banyak halaman kosong di Portal Nasional Republik Indonesia tersebut.

Portal pemerintah Malaysia memiliki taut ke beberapa layanan pemerintah seperti myForms, myBayar, myServices, mySMS, myID. Portal pemerintah Singapura memiliki taut ke eCitizen di mana di sana berbagai layanan untuk warga negara tersedia. Website pemerintah Singapura bahkan memiliki informasi untuk non-residence seperti informasi untuk visiting Singapore, relocating to Singapore, working in Singapore, studying in Singapore dan doing business in Singapore. Sedangkan, Portal Nasional Republik Indonesia bahkan tidak punya informasi tentang prosedur pembuatan KTP.

Senin, November 08, 2010

Foto Abu Vulkanik Merapi di Daerah Borobudur

Sebelumnya Kang Kombor sudah berbagi sedikit mengenai foto-foto kebun salak di daerah Turi, Sleman yang dihujani abu vulkanik merapi. Kali ini Kang Kombor ingin berbagi foto abu vulkanik Merapi yang menghujani daerah sekitar Candi Boroudur. Foto-foto abu vulkanik Merapi itu Kang Kombor kumpulkan dari berbagi sumber di facebook.

Foto-foto Abu Merapi di Dukuh Jowahan, Kecamatan Borobudur

Foto-foto Lumpur Merapi di Jalan Menuju Candi Borobudur

Saat ini para pengungsi belum boleh pulang ke tempat asal masing-masing. Keadaan di pengungsian sungguh memprihatinkan. Mari kita bantu mereka.

Sabtu, November 06, 2010

Merapi Menebar Rejeki Untuk Masyarakat di Sekelilingnya

Merapi Menebar Rejeki Untuk Masyarakat di Sekelilingnya

Merapi meletus. 134 orang yang tinggal di lerengnya direnggut jiwanya. 100.000 orang mengungsi. Bencana.

Boleh. Kita boleh menyebutnya sebagai bencana. Bencana gunung meletus. Itu fakta yang ada di depan kita mengingat korban yang ditimbulkannya cukup banyak, orang yang harus mengungsi sangat banyak, tanaman dan ternak mati, rumah banyak yang rusak dan bahkan habis terbakar, kegiatan ekonomi terhenti, listrik juga padam.

Akan tetapi, setelah Merapi berhenti dengan hajatannya itu, kehidupan akan mulai lagi. Tanaman akan tumbuh. Tanah setelah abunya melapuk akan menjadi lebih subur. Ternak bisa dipelihara kembali. Batu kali dan pasir dapat ditambang baik untuk memulai kehidupan atau untuk membangun kembali rumah atau bangunan-bangunan yang rusak.

Begitulah yang selama ini terjadi. Orang sadar bahwa Merapi itu gunung paling aktif di dunia yang sewaktu-waktu dapat meletus dan menimbulkan bencana. Bahkan, setiap 2 - 3 tahun Merapi menggelar hajatnya. Hajat yang tidak besar. Untuk hajat besar, kita bisa mengingat tahun 1994, 2006 dan kini 2010. Orang sadar bahwa Merapi menyimpan potensi bahaya. Akan tetapi, tetap saja orang-orang di lereng Merapi tidak akan mau apabila diminta pergi. Tanah lereng Merapi terlalu subur untuk ditinggalkan. Merapi memberi kehidupan untuk masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Itu juga fakta.

Oleh karena itu, dari sisi lain bolehlah kita melihat bahwa saat ini Merapi sedang menebar rejeki untuk penduduk yang tinggal di sekelilingnya.

Jumat, November 05, 2010

Foto Kebun Salak yang Dihujani Abu Vulkanik Merapi

foto kebun salak diselimuti abu merapi 1 
foto kebun salak diselimuti abu merapi 2 
foto kebun salak diselimuti abu merapi 3

Kang Kombor kali ini hanya ingin berbagi gambar atau foto kebun salak di daerah Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman yang dihujani abu vulkanik Merapi.

Di Kabupaten Magelang bahkan Kabupaten Purworejo banyak pohon bertumbangan karena abu vulkanik Merapi. Kebun salak di daerah Turi pun mungkin juga menjadi layu dan kering. Akan tetapi, nanti pepohonan akan dapat tumbuh kembali. Kebun salak dapat ditanami kembali atau mungkin juga bisa bertunas lagi.

Kamis, November 04, 2010

Daun Ubi Jalar Obat Demam Berdarah Dengue

Daun Ubi Jalar Obat Demam Berdarah Dengue

Dapat dari Blackberry Messenger. Layak dicoba.

---
Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, dan perlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. Ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air selama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai pengganti air minum, berarti sekitar seliter sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan daun singkong.... Ubi Jalar !!. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, biar pada inget, karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.

Resep ini sudah saya coba beberapa kali. Ponakan kena DBD, trombosit turun ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..

Beberapa teman juga saya sudah suruh coba, ampuh Boss. Isteri saya 3 minggu lewat di "vonis" DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung saya kasih daun ular kita, besoknya test lagi Trombositnya jadi 396 ribu. Gila, maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombosit istri saya masih 150 ribu. Hebat tenan.

Resep ini dari mana? Dari teman di Philippine, dan sedang populer sekali di sana dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan di sana. Untuk lebih afdolnya anda googling saja " comote" atau "kamote", begitu bahasa sononya.supaya yakin, http://www.stuartxchange.org/Kamote.html

Simpan postingan ini baik2, suatu saat dibutuhkan atau teman anda membutuhkan. Semoga brmanfaat...

----

Sebelumnya ada jus kurma, angkak, jambu biji. Kini ada daun ubi jalar. Mestinya, daun ubi jalar ini paling murah daripada 3 yang sudah disebutkan sebelumnya.

Di sekitar Panongan di mana ada ubi jalar ya?