Senin, Maret 21, 2011

Waktu Seperti Berhenti di Jogja

Waktu Seperti Berhenti di Jogja

Pak Rony Yuzirman pernah menulis di blognya, mengomentari Jogja, dengan mengatakan waktu seperti berhenti di Jogja. Ya, Kang Kombor sebagai bocah asli Sleman juga merasakan hal yang sama sejak dulu. Waktu terasa lama pergantiannya sehingga banyak hal dapat dilakukan di Jogja, tidak seperti di Jakarta yang waktu berganti demikian cepatnya sehingga kesannya hanya sedikit hal yang dapat dikerjakan.

Jogja memang istimewa. Seistimewa sistem penentuan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerahnya yang melalui penetapan -- yang saat ini hendak dirusak oleh Pemerintah Pusat melalui Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Kang Kombor selalu menikmati kehidupan di Jogja seperti saat ini ketika Kang Kombor berada di Sleman. Memang Kang Kombor pulang ke Sleman karena ibu dipanggil Allah SWT pada malam Jumat yang lalu. Akan tetapi, tanpa itu pun keinginan untuk menikmati kehidupan di daerah yang istimewa ini selalu hidup di dada. Itulah alasan Kang Kombor untuk mempertahankan tanah secuil yang ada di Sleman. Apalagi pada 2002 Kang Kombor pernah membuat gubug di atasnya.

Waktu Kang Kombor menuju Jogja pada Jumat dini hari yang lalu, sepanjang jalan Kang Kombor temui jalan rusak. Jalur Cikampek - Cirebon banyak lubang. Tol Kanci - Pejagan yang sudah lama diresmikan masih banyak pengerjaan. Ruas Pejagan - Purwokerto parah sekali keadaannya dan bahkan jalur menuju Bumiayu ditutup karena longsor sehingga Kang Kombor harus muter-muter di Kecamatan Bumijaya (Kab Tegal) untuk ke Bumiayu (Kab Brebes). Dari Bumiayu ke Wangon lumayan baik tetapi dari Wangon - Sumpyuh - Gombong - Kebumen sampai Purworejo jalannya masyaa' Allaah... Pada rusak! Jalan mulus baru Kang Kombor temui lagi waktu menasuki wilayah Kabupaten Kulon Progo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Betul-betul istimewa!

Waktu yang seperti berhenti di Jogja akan dirusak oleh Pemerintah Pusat melalui RUU Keistimewaan usulan Departemen Dalam Negeri yang jelas-jelas merupakan Pemerintahannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tatanan adiluhung warisan tokoh luhur Sri Sultan Hamengkubuwono IX akan dirusak oleh orang-orang yang tidak paham sejarah. Orang-orang yang tidak hanya akan merusak Jogja tetapi juga merusak NKRI.

Apabila pada April 2011 nanti DPR RI mengesahkan RUUKY usulan pemerintah yang isinya merusak itu, Kang Kombor tidak akan tinggal diam. Kang Kombor akan turut serta dalam referendum penentuan nasib sendiri atau self determination yang diakui oleh PBB. Timor Leste menentukan nasib sendiri. Sudan Selatan menentukan nasib sendiri. Yogyakarta juga bisa menentukan nasib sendiri. Apabila itu terjadi, maka yang merusak kehidupan ayem tentrem masyarakat Yogyakarta adalah Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Apabila Yogyakarta menentukan nasib sendiri, silakan catat omongan Kang Kombor ini: Papua akan menentukan nasib sendiri, Riau akan menentukan nasib sendiri, Bali pun Kang Kombor kira akan ikut menentukan nasib sendiri.

Lihatlah Provinsi Jawa Tengah yang Gubernurnya dipilih itu jalanannya rusak di mana-mana. Jalur Pantura Jawa Tengah rusak parah. Jalur Tengah pun tak kalah buruknya. Lalu lihatlah DIY yang Kepala Daerahnya ditentukan melalui penetapan, jalannya mulus halus.

Kepala Daerah yang ditentukan melalui penetapan tidak perlu kampanye yang menghabiskan dana belasan milyar Rupiah sehingga ketika menjabat dia tidak akan mencari pemulang modal. Dengan demikian, pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik. Pembangunan jalan tidak dikorupsi sehingga mutu jalannya baik. Jalan merupakan prasarana transportasi yang akan mendorong perekonomian. Jalan mulus berdampak baik pada perekonomian sedangkan jalan rusak memberi andil pada ekonomi biaya tinggi karena waktu tempuh lebih lama dan kendaraan puncepat rusak.

Tatanan yang sudah baik dan merupakan kehendak mayoritas Warga Yogyakarta itu hendak dirusak Jakarta. Apa Kang Kombor yang asli Sleman akan diam saja melihat aksi perusakan itu? Tentu saja tidak. Dan percayalah bahwa waktu tetap akan seperti berhenti di Jogja walaupun nanti Jogja sudah menjadi negara tetangga Republik Indonesia apabila DPRRI pada April 2011 nanti mengesahkan RUUKY dengan isi yang merusak itu.

Senin, Maret 07, 2011

Kurs Rupiah Kuat, Senang atau Sedih?

Hari ini kurs USD1 = IDR8800. Posisi rupiah menguat walaupun tidak sekuat zaman Pak Habibie dulu yang di angka USD1 = IDR7500. Kita mesti senang atau sedih?
Rupiah - Dolar AS

Sebelum memutuskan untuk senang atau sedih marilah kita baca hal-hal berikut sebagai bahan pertimbangan.

Minggu, Maret 06, 2011

Gowes Keenam: Pengrajin Anyaman Bambu di Rancakalapa

Agus Cikupa sedang mengerjakan proyek di Serang, Banten. Andi Sakab tidak membalas sms. Kang Kombor pun memutuskan untuk mengeluarkan sepeda dan bersepeda menuju Kampung Rancakalapa, Desa Rancakalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang untuk mencari para pengrajin anyaman bambu guna ditulis prpfilnya di TopiBambu. Sambil berolah raga Kang Kombor melaksanakan tugas sosial TopiBambu. Alhamdulillah Kang Kombor berhasil mengidentifikasi nama-nama pengrajin anyaman bambu dan berhasil menemui Pak Mahmud yang memproduksi kukusan bambu.

Sepeda Kang Kombor di pinggir danau bekas galian tanah di Rancakalapa

Sabtu, Maret 05, 2011

Blog Otomatis, Suzuki Free Style, dan Kwetiaw

Hari ini mendung menyelimuti bumi. Sepanjang mata memandang, warna kelabu menggantung di langit sampai ke horizon, ke mana pun arah yang Kang Kombor tuju. Kemarin Kang Kombor menyebut Agus Cikupa dan Andi Sakab di twitter untuk keliling ke Ranca Kelapa, Ranca Buaya dan Kutruk. Andi Sakab membalas sedangkan Agus Cikupa sampai hari ini belum on. Satu hal lagi, Yu Kombor pergi ke Mangga Dua bersama temannya dan Kang Kombor kudu momong Dhenok. Walhasil, acara ke 2 Ranca plus Kutruk itu tidak jadi diselenggarakan. Kang Kombor menunaikan tugas sebagai seorang ayah buat anaknya.

Kang Kombor memanfaatkan waktu untuk membuat blog otomatis guna menjaring recehan dolar yang berseliweran di Internet. Kali ini menggunakan WordPress. Ada satu domain yang Kang Kombor bikin 4 subdomainnya dan semuanya dipasangi PordPress 3.1. Semua subdomain dipasangi mesin blog paling ampuh itu dengan bantuan Fantastico karena ada gangguan aplikasi klien FTP Kang Kombor. Lumayanlah ngirit waktu walaupun secara keamanan bagusan yang manual. GPP daripada nggak jadi-jadi pasang WP.