Bulan November 2010, Komunitas Blogger Benteng Cisadane melakukan kopdar di peternakan lele yang dikelola oleh Haji Nano. Para narablog Tangerang sengaja menyerbu kolam Haji Nano untuk belajar budidaya lele kolam terpal.

Kang Kombor tidak hadir pada saat kopdar tersebut tetapi Kang Kombor datang ke pembudidayaan lele kolam terpal Haji Nano pada hari yang lain. Kang Kombor belajar budidaya lele kolam terpal pada Haji Nano yang konsentrasi pada pembenihan lele.
Selain belajar kepada Haji Nano, Kang Kombor juga belajar pada Pak Irwan Karamba di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Pak Irwan membudidayakan beberapa jenis ikan air tawar menggunakan karamba jaring apung. Budidaya lelenya sendiri dilakukan dengan kolam terpal. Pak Irwan melakukan pembenihan dan pembesaran lele. Benih Pak Irwan banyak dikirim ke luar Pulau Jawa, di antaranya ke Kalimantan dan Sumatera.
Sudah satu setengah tahun lewat dari saat belajar budidaya lele kolam terpal itu dan kini Kang Kombor mempraktekkan apa yang Kang Kombor pelajari dari kedua ahli budidaya lele kolam terpal di Kabupaten Tangerang itu. Kang Kombor praktek budidaya pembesaran lele. Sambil jalan nanti, Kang Kombor juga akan praktek pembenihan lele dengan metode alami pengawinan indukan lele jantan dan betina.
Saat ini Kang Kombor sudah melakukan tiga kali penebaran benih lele yaitu 1.600 ekor ukuran 4-6, 8.000 ekor ukuran 4-6 dan 7.000 ekor ukuran 5-7. Bulan Agustus nanti rencananya Kang Kombor akan menebar 8.000 ekor benih lele ukuran 4-6 atau 5-7.
Berikut beberapa gambar kolam terpal lele Kang Kombor.


sekali panen dapet berapa kuintal itu?
ReplyDeletebergantung pada jumlah benih yang ditebar dan pakan yang diberikan
Deleteaku malah lagi tertarik kambing lik...
ReplyDeletebudidaya lele semacam itu berarti istilahnya lele waterpal dong..?
bule sintal, hehehe
Deletewah, mantap, om :) saya malah belum praktek nih karena terhambat dana dan tempat :p
ReplyDeletecoba letakkan dana dan tempat sebagai tantangan :D
Deletebudidaya ikan lele kolam terpal seperti sedang trend di gunungkidul, di daerah dimana saya tinggal :)
ReplyDeletedi wonosari ada spesies lele silangan terbaru yang tidak kanibal. sayang saya belum tahu tempat tepatnya di mana.
DeleteKang Kombor bisa sharing gimana menyiasati pakan lele karena kalo full pelet dng harga jual lele Rp 9.500/ kg hasilnya jauh dr harapan
ReplyDeletesaya masih dengan pelet pabrikan secara penuh dan pendapat saya, hasilnya masih masuk hitungan. akan tetapi, kalau mau menyiasati ada beberapa alternatif;
Delete1. campur pelet mahal dan murah dengan perbandingan 1:1. campur secara merata saat lele memasuki usia remaja ke atas. ada petani lele yang berhasil dengan itu.
2. buat magot untuk makanan tambahan
3. berikan azolla sebagai makanan tambahan lele
untuk no.2 dan no.3 dapat dipelajari di www.randifarm.com. website randi farm itu tidak pelit ilmu budidaya lele.
berapa bulan baru bisa di panen gan..?
ReplyDeletebergantung ukuran benih yang ditebar. pengalaman saya, benih ukuran 4-6 dapat dipanen dalam waktu 3 bulan. ukuran benih lebih besar tentu lebih cepat panennya.
Deleteitu lele nya kalo udah saat-saat panen rencananya mw di jual, di masak / di gimanain om ? :D
ReplyDeletedijual, om agam. kalau dimakan sendiri bisa klenger kita, hehehe.
Deletethis is a huge co0llection i like this articles may god bless you very well job keep it up.
ReplyDeletefunny video
kalo dirumah bokap aku budidaya lele yang peke kolam anah gtu bang, thanks for share
ReplyDeletesaya kalau dekat air mengalir pun akan pakai kolam tanah :)
Deletegan,, kalok pake kolam yg di cor bagus gag?
ReplyDeleteMagot itu apa ya gan?
ReplyDelete