YouTube Tidak Mengijinkan Youtuber Bikin Duit Sampai Meraih 10 Ribu Tampilan

Lima tahun lalu YouTube membuka program kemitraan dengan siapa saja. Hal itu berarti sesuatu: setiap orang bisa mendaftar, mengunggah video, lalu bikin duit. Model itu membuat YouTube tumbuh luar biasa menjadi situs berbagi video nomor satu di internet. Sayangnya, hal itu juga menimbulkan masalah, orang mengunggah konten yang dimiliki orang lain, kadang-kadang milik label rekaman atau studio film besar, kadang-kadang milik Youtuber lain yang populer.

YouTube Logo

Aturan Main Berubah

Untuk memerangi saluran-saluran yang tidak menciptakan konten mereka sendiri, YouTube mengubah aturan main yang diumumkan di blognya kemarin, 6 April 2017 waktu sana atau 7 April 2017 waktu Indonesia.

YouTube menyampaikan bahwa perubahan kebijakan itu ditujukan untuk melindungi para pencipta dari maling-maling konten yang mengunggah video yang bukan asli bikinan mereka sendiri.

Untuk itu, mulai sejak diumumkan, Program Kemitraan YouTube tidak akan menampilkan iklan sampai sebuah saluran mencapai 10.000 tampilan. Batasan itu akan membuat YouTube memiliki informasi yang cukup untuk menilai validitas sebuah saluran. Hal itu juga untuk mengkonfirmasi YouTube bahwa saluran itu menaati petunjuk komunitas dan kebijakan pemasang iklan.

Dengan kebijakan 10 ribu tampilan itu, YouTube berpendapat pencipta video yang baru memulai sebuah saluran tidak akan terlalu berat untuk meraih. Memang, mencapai 10 ribu tampilan untuk keseluruhan saluran tidak sulit bagi orang terkenal tetapi bagi orang yang sama sekali tidak dikenal, terkadang mencapai 10 ribu tampilan membutuhkan waktu yang lumayan lama.


Selamat Tinggal Pencuri Konten

Kalau kita amati, di YouTube memang banyak saluran yang mengunggah video yang bukan milik mereka sendiri atau asli buatan mereka sendiri. Banyak yang hanya mengunggah rekaman siaran televisi padahal pada aturan kebijakan hal itu sudah dilarang. Banyak pula yang mengunggah video yang dibuat dari video pencipta yang lain. Kini, syukurlah YouTube sudah mulai bersih-bersih. Saluran-saluran yang dimiliki para maling konten tentu akan dibabat dari YouTube, atau, setidaknya tidak lagi diijinkan menampilkan iklan.

Tidak dipungkiri, banyak YouTuber yang hanya berorientasi pada penghasilan iklan semata dalam membuat saluran sehingga mereka tidak merasa memiliki tanggung jawab untuk membuat video yang benar-benar asli kreasi sendiri. Jadi ingat banned massal akun Google AdSense pada 2011 yang lalu yang merupakan cara Google untuk membersihkan programnya dari orang-orang yang hanya berorientasi pada penghasilan dan tidak mau lelah membuat konten sendiri.

Video Asli Buatan Sendiri adalah Investasi

Video asli buatan sendiri adalah investasi. Walaupun saluran yang kita buat memiliki pertumbuhan yang tidak secepat saluran lain, dengan video yang 100% asli buatan sendiri, kita telah menghasilkan karya yang akan menjadi warisan kita dan dihargai.

Penghargaan macam apa? Setidaknya, pengakuan bahwa video itu murni bikinan kita sendiri dan YouTube pun mengakui.

Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

1 komentar:

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, April 14, 2017 9:56:00 PM

bung, 10.000 tampilan itu maksudnya tampilan yang bagaimana? apa itu artinya 10.000 tayangan? kalau bener 10 ribu tayangan, apa itu tayangan per video atau tayangan perbulan atau total tayangan sepanjang waktu? mohon dijelaskan lebih afdhal lagi bung biar jelas..

Selamat SALAH 1 CARA UNTUK MENGAMANKAN AKUN GOOGLE ADSENSE DARI BANNED dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan