Tampilkan postingan dengan label Adsense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adsense. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 15, 2018

Chrome Built-in AdBlocker Akan Diaktifkan 15 Februari 2018, Penerbit AdSense Siap-Siap Pendapatan Menurun

Pada Desember 2017 lalu, Kombor.Com sudah menginformasikan tentang ‘Google Akan Mengaktifkan Pemblokir Iklan Bawaan Chrome Pada 15 Februari 2018’. Kini waktunya hampir tiba. Besok lah waktu peblokir iklan bawaan Chrome itu akan aktif. 15 Februari 2018 waktu Google berarti 16 Februari 2018 waktu Indonesia.


Para penerbit AdSense yang menempatkan atau menampilkan iklan tidak sesuai dengan ‘harapan’ Google siap-siap saja untuk mengalami penurunan pendapatan dari AdSense karena Chrome akan memblokir semua iklan yang tidak sesuai dengan petunjuk penempatan iklan yang baik. Iklan-iklan yang dipasang secara mengganggu akan diblokir oleh Chrome.


Penempatan iklan yang mengganggu itu bisa dilihat pada gambar di bawah. Untuk penjelasan lebih banyak bisa dibaca di sini.


penempatan iklan yang mengganggu pada peramban desktop dan mobile


Memang kelihatannya ironis. Google memiliki AdSense untuk menampilkan iklan yang dibuat melalui AdWords tetapi membuat alat untuk memblokir iklannya sendiri. Mungkin Google memang harus melakukan itu untuk membersihkan penerbit AdSense yang melakukan segala cara untuk mendapatkan klik iklan dan bahkan mempraktekkan tujuan menghalalkan cara untuk memaksa pengunjung situs atau halaman webnya mengklik iklan.


Era baru iklan yang lebih baik akan segera dimulai. Mari kita sambut dengan gembira!

Sabtu, April 08, 2017

YouTube Tidak Mengijinkan Youtuber Bikin Duit Sampai Meraih 10 Ribu Tampilan

Lima tahun lalu YouTube membuka program kemitraan dengan siapa saja. Hal itu berarti sesuatu: setiap orang bisa mendaftar, mengunggah video, lalu bikin duit. Model itu membuat YouTube tumbuh luar biasa menjadi situs berbagi video nomor satu di internet. Sayangnya, hal itu juga menimbulkan masalah, orang mengunggah konten yang dimiliki orang lain, kadang-kadang milik label rekaman atau studio film besar, kadang-kadang milik Youtuber lain yang populer.

YouTube Logo

Aturan Main Berubah

Untuk memerangi saluran-saluran yang tidak menciptakan konten mereka sendiri, YouTube mengubah aturan main yang diumumkan di blognya kemarin, 6 April 2017 waktu sana atau 7 April 2017 waktu Indonesia.

YouTube menyampaikan bahwa perubahan kebijakan itu ditujukan untuk melindungi para pencipta dari maling-maling konten yang mengunggah video yang bukan asli bikinan mereka sendiri.

Untuk itu, mulai sejak diumumkan, Program Kemitraan YouTube tidak akan menampilkan iklan sampai sebuah saluran mencapai 10.000 tampilan. Batasan itu akan membuat YouTube memiliki informasi yang cukup untuk menilai validitas sebuah saluran. Hal itu juga untuk mengkonfirmasi YouTube bahwa saluran itu menaati petunjuk komunitas dan kebijakan pemasang iklan.

Dengan kebijakan 10 ribu tampilan itu, YouTube berpendapat pencipta video yang baru memulai sebuah saluran tidak akan terlalu berat untuk meraih. Memang, mencapai 10 ribu tampilan untuk keseluruhan saluran tidak sulit bagi orang terkenal tetapi bagi orang yang sama sekali tidak dikenal, terkadang mencapai 10 ribu tampilan membutuhkan waktu yang lumayan lama.


Selamat Tinggal Pencuri Konten

Kalau kita amati, di YouTube memang banyak saluran yang mengunggah video yang bukan milik mereka sendiri atau asli buatan mereka sendiri. Banyak yang hanya mengunggah rekaman siaran televisi padahal pada aturan kebijakan hal itu sudah dilarang. Banyak pula yang mengunggah video yang dibuat dari video pencipta yang lain. Kini, syukurlah YouTube sudah mulai bersih-bersih. Saluran-saluran yang dimiliki para maling konten tentu akan dibabat dari YouTube, atau, setidaknya tidak lagi diijinkan menampilkan iklan.

Tidak dipungkiri, banyak YouTuber yang hanya berorientasi pada penghasilan iklan semata dalam membuat saluran sehingga mereka tidak merasa memiliki tanggung jawab untuk membuat video yang benar-benar asli kreasi sendiri. Jadi ingat banned massal akun Google AdSense pada 2011 yang lalu yang merupakan cara Google untuk membersihkan programnya dari orang-orang yang hanya berorientasi pada penghasilan dan tidak mau lelah membuat konten sendiri.

Video Asli Buatan Sendiri adalah Investasi

Video asli buatan sendiri adalah investasi. Walaupun saluran yang kita buat memiliki pertumbuhan yang tidak secepat saluran lain, dengan video yang 100% asli buatan sendiri, kita telah menghasilkan karya yang akan menjadi warisan kita dan dihargai.

Penghargaan macam apa? Setidaknya, pengakuan bahwa video itu murni bikinan kita sendiri dan YouTube pun mengakui.

Selasa, Agustus 12, 2014

Mencari Agen Western Union Sekitar Pasar Jumat

 

Sejak kena banned massal pada 2010 atau 2011 (saya lupa tepatnya) saya tidak pernah lagi mengunjungi agen Western Union untuk mengambil uang yang dikirim oleh Google AdSense. Hampir dua tahun setelah kena banned itu saya baru mendaftar kembali ke Google AdSense menggunakan blog ini. Alhamdulillah setelah melalui beberapa kali proses akhirnya disetujui oleh Google AdSense.

Karena mengandalkan blog ini, tentu saja penghasilan tidak besar. Saya pun tidak ngoyo dan sepenuhnya saya serahkan saja kepada internet apakah akan ada penghasilan atau tidak. Kebetulan saya bukan fulltime blogger sehingga saya nggak menggantungkan diri pada penghasilan online. Kali ini penghasilan online hanya untuk iseng-iseng saja. Bahkan, saya sudah lupa rasanya pergi ke agen Western Union untuk mengambil kiriman uang, hehehe...

Nah, 22 Juli 2014 lalu saya diberi MTCN oleh Google AdSense. Nggak banyak. Hanya sekitaran seratus dolar tipis hasil dari blog ini selama setahunan. Hadeuh! Seratus dolar saja sampai setahunan... Lama banget nggak sih? Hehehe... buat saya sih asyik-asyik saja buat ganti bayar domain. Toh saya juga nggak bayar sewa hosting untuk blog ini. So, terima seratus dolar ya asyik-asyik saja.

Karena posisi saya di Pasar Jumat, saya tadi ke Kantor Kas BTN yang di Jl. Raya Pasar Jumat seberang Terminal Lebak Bulus. Kata CS-nya, BTN belum memperpanjang kerjasama dengan Western Union. Aih... Kok bisa begitu? Padahal saya ke sana setelah mencari tahu di website Western Union Indonesia.

Dari BTN Pasar Jumat saya melangkah menuju Jl. Ciputat Raya. Ada BRI ke arah sana. Saya tanya di BRI Pasar Jumat katanya pengambilan kiriman uang melalui Western Union di BRI hanya dapat diambil di Cabang.

Okelah, gak masalah. Saat berjalan saya ingat sepertinya Indomaret juga melayani pengiriman dan penerimaan uang menggunakan Western Union. Saya pun melangkah ke Indomaret Jl. Batan atau yang juga dikenal sebagai Jl. Pondok Cabe Raya. Kata kasirnya, POS di Indomaret mereka baru dan masih belum bisa digunakan. Saya disarankan untuk ke gerai Indomaret lainnya.


Pantang menyerah saya pun melangkah ke Indomaret Jl. Ciputat Raya, dari arah Jl. Batan lurus ke arah Gedung FedEx saya ingat ada gerai Indomaret. Setelah berjalan sekitar 1 km saya tiba di Indomaret itu. Saya menuju ke kasir dan bertanya apa bisa mengambil kiriman uang melalui Western Union. Kasirnya menjawab, "Saat ini tidak bisa, Pak, karena EDC dan POS kami sedang error."

Memang sih, ada dua teknisi yang sedang memperbaiki POS di Indomaret itu. Saya pun kembali ke tempat saya bekerja. Hari ini saya belum berhasil mengambil kiriman uang dari Google AdSense itu. Mungkin lusa di Indomaret Jl. Batan sudah bisa. Saya tidak tergesa-gesa kok.

Jumat, Maret 16, 2012

Dapat Ban Yang Bukan-Bukan

Hari ini Kang Kombor dapat ban. Bukan ban sepeda, ban sepeda motor atau ban mobil. Bukan ban baru atau ban bekas. Bukan ban putih, ban hijau atau ban coklat dalam bela diri.

bukan ban sepeda motor

“Lalu apa dong?”

Ban-ned AdSense.

Konon ada clickfraud dari akun AdSense Kang Kombor.

Yah, sudahlah. Mau diapakan lagi? Kalau sudah dapat ban dari AdSense, kita hanya bisa menerima. Tidak ada banding yang dapat dilakukan.

Dengan kiriman ini, berarti pertanyaan KlikHarry di komentar ini sudah terjawab. Kang Kombor sebenarnya sudah menjawab di sana tetapi nggak apa-apa lah ditulis di sini. Kebetulan juga belum ada bahan kiriman yang baru.

Sebagai gantinya, tadi Kang Kombor sempat mengganti dengan iklan AdSenseCamp. Eh, tapi kok ada iklan tahan lama… Wah, nggak lucu deh. Mau pasang KlikSaya kok blog ini belum didaftarkan lagi sejak dikeluarkan dari sana karena pengunjung kurang dari 10.000 pageview sebulan. Tadi baru sunting data bank untuk diverifikasi. Mudah-mudahan masuk lagi karena angka 10.000PV itu sudah kembali lagi. Sementara, sebelum ada keputusan dari KlikSaya, Kang Kombor naikkan dulu script dari PPCIndo. Siapa tahu ada yang pasang iklan di blog ndeso ini.

Mau daftar AdStar kok persyaratan angka kunjungan yang hanya 150.000PV selama 3 bulan belum terpenuhi Sad smile

Kamis, Februari 02, 2012

AdSense Bahasa Indonesia Sudah Diluncurkan Oleh Google

AdSense Bahasa Indonesia sudah resmi diluncurkan oleh Google. Melalui blog Inside AdSense, pada 1 Februari 2012 pukul 08:00 AM atau 2 Februari 2012 di Indonesia, AdSense menulis AdSense now speaks Indonesian.

Saat menulis Google AdSense Sudah Support Bahasa Indonesia tadi, di blog Inside AdSense belum ada kiriman itu. Blog Kang Kombor ini pada saat ini sudah menayangkan AdSense Bahasa Indonesia. Tulisan Iklan oleh Google sudah muncul pada bagian kiri bawah iklan.

adsense-bahasa-indonesia-sudah-diluncurkan

Pengaturan Blog Tetap Bahasa Inggris

Rabu, Februari 01, 2012

Google AdSense Sudah Support Bahasa Indonesia

Kabar baik. Google AdSense sudah mendukung Bahasa Indonesia. Baru saja Kang Kombor buka halaman AdSense Support bagian bahasa-bahasa yang didukung AdSense dan Indonesian atau Bahasa Indonesia sudah ada di sana.

adsense-bahasa-indonesia

Tentu ini kabar baik buat para penerbit AdSense yang selama ini mengelola website berbahasa Indonesia yang memiliki angka kunjungan tinggi tetapi terganjal ketentuan layanan dan kebijakan privasi Google AdSense yang hanya mengijinkan Google AdSense ditampilkan di website yang menggunakan bahasa yang didukung oleh Google AdSense.

Belum ada pengumuman di blog Inside AdSense tetapi mestinya penyisipan Bahasa Indonesia di halaman AdSense Support itu dapat dianggap sebagai pengumuman oleh Google.

Ayo penerbit AdSense Indonesia kita sambut kabar baik ini.

Berikut citra layar dari sebuah blog Kang Kombor yang sudah muncul iklan AdSense dalam Bahasa Indonesia. Ads by Google sudah diganti dengan Iklan oleh Google.

adsense-bahasa-indonesia--

adsense-bahasa-indonesia-

Update: Saat ini Inside AdSense sudah menulis AdSense Now Speaks Indonesian. Keduluan postingnya oleh Kang Kombor Open-mouthed smile

Kamis, Januari 12, 2012

AdSense untuk Bahasa Indonesia Ada atau Tidak Ada?

Kwartal ke-4 tahun lalu jagad pemburu dolar daring Indonesia sempat gembira dengan adanya kabar AdSense untuk Bahasa Indonesia sudah tersedia. Bahasa Indonesia sudah masuk dalam daftar bahasa-bahasa yang didukung oleh AdSense. Akan tetapi, hal itu tidak berlangsung lama. Dalam beberapa hari saat halaman bahasa-bahasa yang didukung AdSense itu dibuka, Bahasa Indonesia sudah hilang tetapi masih ada Hungarian dan Italian. Beberapa hari ke depannya lagi, ruang kosong itu sudah hilang dan kembali ke keadaan sebelumnya.

Bahasa-bahasa yang didukung AdSense
AdSense untuk Bahasa Indonesia Ada atau Tidak ada?