Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan

Kamis, Agustus 25, 2016

Instal Windows Live Writer di Windows 10

Untuk mengelola blog, Kang Kombor sering menggunakan desktop blogging software. Salah satu aplikasi blogging yang menjadi favorit Kang Kombor adalah Windows Live Writer. Sayangnya, Windows Live Writer itu telah dimasukkan ke dalam paket Windows Live Essenstial yang terakhir diperbarui pada 2012. Artinya, WLW itu belum tersedia untuk Windows 10. Lalu bagaimana cara menginstal Windows Live Writer untuk Windows 10?


Kang Kombor telah melakukan pencarian dan menemukan sebuah halaman web yang memandu kita untuk menginstal Windows Live Writer ke Windows 10. Silakan kunjungi halaman ini untuk mendapatkan pandua tersebut.

Open Live W Writer screenshot

Namun, sebagai alternatif, karena pada 2015 Microsoft telah menjadikan Windows Live Writer sebagai sebuah aplikasi open souce, ada aplikasi blogging yang dikembangkan oleh MIT berdasarkan platform WLW. Aplikasi blogging ini dinamakan Open Live Writer. Open Live Writer mendukung banyak platform blog seperti WordPress, Blogger, TypePad, Moveable Type, DasBlog, dan lebih banyak lagi. Kita bisa menambahkan akun blog sebanyak yang kita mau.

Open Live Writer benar-benar seperti WLW baik look dan feel-nya. Kang Kombor membuat kiriman ini dengan menggunakan Open Live Writer. Sungguh mengasyikkan.

Apabila berminat, Open Live Writer dapat diunduh dari openlivewriter.org.

Selasa, Februari 17, 2015

Perbaikan Broken Link Baru Dapat 100 Tulisan Pertama

Perpindahan web hosting Blog Kang Kombor ini dari wordpress ke Blogger menyisakan PR berupa broken links yang banyak sekali. Broken links itu memberikan kerugian kepada website atau blog siapa pun. Oleh karena itu, Kang Kombor segera mengambil langkah untuk memperbaiki broken links yang ada di blog ini.

Karena jumlah tulisan di blog ini sudah mencapai 1064 tulisan tidak termasuk tulisan ini tentu Kang Kombor membutuhkan waktu untuk memperbaikinya. Apalagi tulisan-tulisan awal di blog ini Kang Kombor tulis pada 2007. Blog ini sudah berpindah beberapa kali dari Blogger ke wordpress.com lalu ke wordpress hosting sendiri. Saat hosting sendiri juga beberapa kali pindah hosting sampai akhirnya Kang Kombor pindahkan lagi ke Blogger atau bogspot karena capai pindah kontrakan hosting melulu.

perbaikan broken links

Waktu menggunakan wordpress hosting sendiri dulu blog ini terpaksa beberapa kali pindah hosting karena sering kena tangguh. Server web hosting tidak kuat melayani traffic blog ini sehingga akun hosting sering ditangguhkan (suspended). Bukan hanya layanan web hosting lokal, layanan web hosting luar pun ada 2 yang pernah melakukan penangguhan. Dua kali temporary dan sekali permanen. Wadaw!

Nah, ternyata setelah perpindahan kembali ke Blogger traffic yang diterima blog ini tidak setinggi saat menggunakan wordpress hosting sendiri. Kang Kombor lupa untuk memperbaiki pranala rusak yang ada di blog ini sehingga akhirnya blog ini mendapatkan hukuman dari Google yaitu banyak yang tidak diindeks karena perayapan Google terhenti pada pranala yang rusak. Jujur, Kang Kombor hanya mengandalkan hasil pencarian organik Google sebagai sumber traffic ke blog ini karena Kang Kombor tidak punya waktu untuk blogwalking seperti awal-awal masa ngeblog dulu. Dus, mau nggak mau pranala rusak harus diperbaiki dengan harapan salam manis dari Google kembali didapatkan blog ini.

Perbaikan broken links di blog ini malam ini baru mendapatkan 100 tulisan pertama blog ini. Dari ke-100 tulisan itu cukup banyak broken links yang berhasil diperbaiki walaupun ada links ke files tutorial yang belum ketemu karena files tutorialnya dulu diunggah ke server hosting :(

Nanti kalau pulang ke Sleman akan Kang Kombor cari arsip blog tahun 2007 - 2011. Semoga masih ada termasuk files tutorial yang pernah Kang Kombor bikin dulu.

Jumat, Februari 13, 2015

Broken Link Banyak Sekali

Perpindahan Blog Kang Kombor dari self hosted Wordpress ke Blogger ternyata masih menyisahkan pekerjaan rumah. Padahal, migrasi dari WordPress ke Blogger itu sudah Kang Kombor lakukan lama sekali. Sudah berapa tahun ya? Kang Kombor sendiri sudah lupa. Kang Kombor migrasi dari WordPress hosting sendiri ke Blogger karena akun hosting Kang Kombor sering kena tangguh dan sudah beberapa kali blog di-hacked sama orang Turki. Malas pindah-pindah hosting atau memperbaiki blog yang di-hacked, Kang Kombor putuskan pindah ke Blogger. Ternyata, masih banyak broken link yang belum Kang Kombor perbaiki.

Link rusak itu terjadi akibat struktur permalink yang berbeda antara yang dipakai di WordPress dengan yang disediakan oleh Blogger. Sayangnya, semua link rusak itu justru link internal di blog ini, bukan link eksternal menuku pranala luar. Kesannya nanti jadi nggak ada tulisan yang pranalanya dibuat padahal sebenarnya ada tetapi pranalanya saja yang rusak.

ilustrasi broken link

Tadi Kang Kombor baru sempat memperbaiki beberapa pranala yang rusak dari 3 posting. Entah kapan akan selesai PR ini karena tulisan di blog ini sudah lebih dari 1000. Ya maklum blog ini sudah lumayan tua. Kalau dari yang terarsipkan di sini paling tua ditulis pada 6 Februari 2007. Sebenarnya ada yang ditulis lebih tua daripada itu tetapi tidak semua tulisan Kang Kombor pindahkan ke blog ini.

Dari beberapa bacaan di internet, adanya link rusak jelas merugikan suatu situs web atau blog, baik dari perspektif SEO maupun pembaca. Dari sisi SEO, akan menimbulkan kesalahan perayapan (crawling error) mesin pencari. Dari sisi pembaca, kalau banyak link rusak di suatu situs web atau blog, pembaca akan jadi kesal dan tidak mau berkunjung lagi ke situs web atau blog itu. Intinya, link rusak hanya membawa kerugian kepada suatu situs web atau blog. Nggak ada keuntungannya sama sekali.

Mudah-mudahan ada banyak waktu yang bisa Kang Kombor sisihkan untuk memperbaiki pranala yang rusak di blog ini. Nggak enak juga kalau sedang membaca tiba-tiba nemu pranala yang rusak.

SEO Jaman Sekarang Bikin Pusing

SEO atau optimasi mesin pencari jaman sekarang bikin pusing. SEO Google maksudnya, karena Google bikin algoritma yang aneh-aneh seperti panda dan penguin. Nggak seperti tahun 2007 sampai 2009 yang nggak ada algoritma aneh-aneh dari Google. Jaman dulu orang ngeblog nggak pusing dengan SEO. Nggak seperti sekarang, ngeblog sepertinya harus mengerti SEO. Mau nggak ngerti SEO sebenarnya juga nggak apa-apa sih, nulisnya mengalir saja dan berharap tulisan yang mengalir apa adanya tidak dipusingkan dengan kerapatan kata kunci dan lain-lain itu justru alami dan suatu saat disukai Google.

Google? Kenapa mesti Google? Ya nggak tahu juga ya kenapa setiap kali bicara SEO selalu saja hubungannya sama Google. Yahoo, Bing dan mesin pencari yang lain hanya bawang kosong dalam permainan yang bernama SEO itu.

Sejak 2012 saya nggak memperhatikan masalah SEO dalam ngeblog. Bahkan, saking cueknya, hal-hal sederhana seperti tag deskripsi dan tag kata kunci saja sejak blog ini ganti template saya nggak urusin. Jangankan mikir format mikro schema.org, tag deskripsi dan tag kata kunci saja nggak diurusin, hahaha... Sudah begitu, peta situs atau sitemap juga tidak didaftarkan ke alat webmaster. Lengkap sudah penderitaan blog ini.

SEO


Apakah ada akibat dari tidak dipraktekkannya petunjuk-petunjuk dasar SEO seperti pemberian tag judul, tag deskripsi dan tag kata kunci itu?

Ada. Ternyata ada. Peringkat blog ini terjun bebas dengan percepatan yang luar biasa terutama dalam tiga bulan terakhir. Mau nggak mau saya harus kembali memikirkan SEO itu, yang jaman sekarang nggak seperti jaman dulu. Karena saya blogger jadul, saya jadi ketinggalan teori SEO jaman sekarang. Saya terpaksa harus baca-baca lagi dan mengintip-intip blog dengan peringkat Alexa di bawah 100.000. Mengintip kira-kira apa yang mereka terapkan sehingga mereka bisa memiliki blog dengan trefik yang tinggi.

Dalam dunia web, apabila kita tidak mau belajar kita akan semakin ketinggalan. Lihat saja contohnya bahasa HTML saja sekarang sudah pakai HTML5. Web entah masih di Web 3.0 atau sudah Web 4.0, saya nggak paham. Yang jelas, saat sekarang semakin banyak orang mengakses internet lewat perangkat genggam maka template/theme blog pun harus responsif, harus bisa mengikuti besar kecilnya layar yang dipakai untuk membuka blog itu. Dunia SEO pun begitu, karena standard web yang selalu naik lebih tinggi dan usaha untuk memberikan hasil pencarian yang semakin berkualitas dan mendukung lokalitas, mesin pencari pun ikut mengembangkan algoritma-algoritma baru untuk melakukan pencarian dan menampilkan hasil pencarian. Akibatnya, blogger pun mau tidak mau harus mengikuti perkembangan. Setidaknya, kalau tidak mau pusing dengan SEO, ikuti saja standard web yang ada agar setiap halaman web dari blog kita bisa dipindai dan diindeks oleh mesin pencari.

Yang paling penting untuk diingat, kunci memenangkan SEO adalah menulis untuk manusia, bukan menulis untuk mesin pencari.

Kamis, Desember 04, 2014

Video Panduan Cara Menyisipkan Gambar dan Video ke dalam Posting Blog Blogspot

Sebelumnya saya pernah membuat video panduan cara membuat blog di blogspot. Video itu sampai hari ini telah dilihat lebih dari 15.300 kali. Lumayanlah walaupun tidak sehebat video Sakitnya Tuh Di Sini Cita Citata :)

Video tersebut berdurasi 24 menit sehingga mungkin terlalu panjang untuk yang mencari panduan spesifik cara menyisipkan video ke dalam posting blog atau cara menyisipkan gambar ke dalam posting blog.


Untuk mengatasi masalah tersebut saya telah membuat dua buah video baru yaitu panduan lengkap cara menyisipkan gambar ke dalam posting blog dan video panduan lengkap cara menyisipkan video ke dalam posting blog. Insya' Allah panduan yang saya berikan di dalam kedua video itu cukup lengkap untuk para blogger pemula.

Silakan langsung saja dilihat videonya.

Lihat Juga:
  1. Video Cara Membuat Blog Terbaru 2014
  2. Cara Menyisipkan Contact Form Widget Ke Dalam Halaman Statis Blogger
  3. Tips Cara Mendapatkan Alamat Blog Di Blogspot Dengan Cepat

Panduan Lengkap Cara Menyisipkan Gambar ke dalam Posting Blog


Panduan Lengkap Cara Menyisipkan Video ke dalam Posting Blog


Semoga bermanfaat.

Selasa, Desember 02, 2014

Tips Cara Mendapatkan Alamat Blogspot Dengan Cepat


Halo Kawan-Kawan, kali ini saya ingin memberikan tips untuk mendapatkan alamat blogspot dengan cepat.

Saat ini, mendapatkan alamat blog di blogspot sesuai dengan yang kita ingini tidak seperti sepuluh tahun lalu. Sepuluh tahun lalu belum banyak blog yang dibuat oleh blogger Indonesia. Sekarang ini, blog berbahasa Indonesia sudah sangat banyak. Jumlahnya sudah puluhan juta. Akibatnya, mencari alamat blog sesuai dengan yang kita inginkan juga tidak semudah sepuluh tahun lalu. Sepertinya, saat ini semua alamat blog sudah didaftarkan oleh blogger lain.

Apakah demikian? Kalau iya, bagaimana kita bisa mendapatkan alamat blog di blogspot dengan cepat apabila ingin membuat blog baru?

Lihat juga:
  1. Video Cara Menyisipkan Gambar dan Video Ke Dalam Posting Blog
  2. Cara Menyisipkan Contact Form Widget Ke Dalam Halaman Statis Blogger
  3. Video Cara Membuat Blog Terbaru di Blogspot 2014

Nah, jangan khawatir. Saya telah memiliki tips untuk mendapatkan alamat blogspot dengan cepat. Caranya sangat mudah dan saya jelaskan di video yang singkat yang hanya berdurasi sekitar tiga menit saja. Silakan dilihat videonya di bawah ini. Semoga bermanfaat.


Kamis, Juli 25, 2013

Konten Tidak Unik Dilibas Google

blog dihapus google

Konten Tidak Unik Dilibas Google

Beberapa hari lalu kita dikejutkan oleh berita terselubung dihapus oleh Google. Sebenarnya, banyak sekali blog di blogspot yang dihapus Google. Bukan hanya terselubung. Tapi karena terselubung demikian terkenalnya, maka berita dihapusnya terselubung oleh Google pun sempat menghebohkan dunia online Indonesia.

Apa yang menyebabkan suatu blog dihapus oleh Google?

Kang Kombor kira, ada satu alasan terbesar yang dijadikan oleh Google sehingga menghapus suatu blog. Apa itu? SPAM!

Spam? Ya, spam.

Apabila log masuk ke dasbor Blogger, kita pasti pernah membaca notifikasi bahwa Blogger telah mengembangkan dan mererapkan deteksi spam otomatis. Mungkin kita menganggap itu hanya berlaku untuk menangkal komentar spam saja. Ternyata, setelah Kang Kombor pelajari, deteksi spam otomatis itu juga diberlakukan untuk posting blogspot. Sebagai contoh, apabila kita mengisi blog kita dengan aplikasi pembuat konten otomatis – terutama untuk keperluan jualan program afiliasi – maka tidak pakai lama Google akan menghapus blog itu.

Ada dua hal yang kemungkinan dideteksi oleh Google. Pertama, format konten yang seragam untuk semua konten. Kedua, konten duplikasi.

Format Konten Yang Seragam

Aplikasi pembuat konten yang mengambil produk dari (misalnya) amazon pasti memiliki format posting baku. Format itu akan diberlakukan untuk semua konten yang diambil dari amazon dan akan dipublikasikan di blog. Meskipun template untuk mengirim artikel dapat diubah-ubah, tetap saja formatnya akan seragam. Nah, robot pendeteksi spam tentu dirancang untuk mampu menangkap format kiriman yang sama dan berulang-ulang itu.

Konten Duplikasi

Sepertinya, alat pendeteksi spam otomatis yang dipasang oleh Google juga dirancang untuk mampu mendeteksi adanya duplikasi konten. Di luar sana banyak alat untuk memeriksa apakan suatu konten itu unik atau tidak unik. Kalau orang di luar mampu membuat itu, tentu Google juga mampu. Karena Google mengatakan kepada kita agar kita membuat konten yang unik, tentu Google akan memastikan bahwa konten yang dipublikasikan melalui produk-produknya juga unik. Begitu google mendeteksi bahwa kita sering menerbitkan konten yang tidak unik, tinggal tunggu waktu saja bagi kita untuk mendapatkan hukuman dari Google berupa dihapusnya blog kita.

Tidak percaya? Silakan buat sebuah blog lalu isi blog itu dengan PLR tanpa ditulis ulang sama sekali. Kemungkinan baru dua posting blog itu sudah akan dihapus oleh Google secara otomatis.

Laporan

Ada hal ketiga yang dapat menyebabkan blog kita dihapus oleh Google. Hal itu adalah laporan. Apabila blog kita sering mendapatkan laporan DMCA, tidak menutup kemungkinan blog kita juga akan dihapus oleh Google.

Agar Aman

Agar blog kita aman dari penghapusan oleh Google, sebaiknya kita patuhi petunjuk Google untuk membuat konten unik. Cara untuk membuat konten unik tentu dengan menulis sendiri dengan gaya penulisan kita sendiri. Bisa juga menggunakan jasa penulis konten tetapi kita tetap harus memeriksa keunikan konten tersebut.

RDS Bar atau SEO Quake?

Halo Kawan-Kawan, apa kabar? Kali ini Kang Kombor akan bertanya kepada Kawan-Kawan mengenai dua add ons Firefox untuk keperluan SEO yaitu RDS Bar atau SEO Quake. Mana yang lebih baik antara RDS Bar dan SEO Quake?

firefox add ons

Di Firefox, Kang Kombor memasang RDS Bar untuk mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan SEO seperti jumlah halaman yang terindeks oleh Google, pagerank, alexa rank, site links, dll. Hal yang sama dapat dilakukan oleh SEO Quake.

aksi RDS bar

Jujur saja, Kang Kombor lebih menyukai RDS Bar daripada SEO Quake. Alasannya:

  • RDS Bar menampilkan hasil yang lebih lengkap, berbeda dengan SEO Quake yang dalam pengalaman Kang Kombor hanya alexa rank-nya saja yang muncul sedangkan yang lainnya hanya muncul na alias not available
  • SEO Quake kadang mengakibatkan Kang Kombor harus mengisi kode capctha apabila melakukan pencarian di Google karena ada indikasi adanya traffic tidak biasa dari IP Kang Kombor

Kelemahan RDS Bar dibandingkan SEO Quake adalah alexa rank yang ditampilkan oleh RDS Bar tidak real time. Ranking alexa yang ditunjukkan oleh RDS Bar selalu ketinggalan dibandingkan yang sebenarnya. Contohnya ada di beberapa gambar berikut:

rds bar alexa

alexa rank - alexa

Itu untuk situs pertama. Untuk situs kedua seperti di bawah:

rds bar alexa site 2

alexa rank - alexa site 2

Nah, baik angka alexa rank mengecil atau pun membesar, RDS bar kadang-kadang ketinggalan. Hal itu berbeda dengan SEO Quake yang mampu menampilkan alexa rank secara lebih mendekati angka seperti yang ada di situs alexa.

Bagaimana dengan pengalaman Kawan-Kawan?

Kamis, Mei 16, 2013

RSS Feed Komentar Blogger Tidak Jalan Setelah Menggunakan Komentar G+

Kang Kombor intip-intip widget Komentar Baru di pojok kanan bawah blog ini kok tidak bergerak sama sekali. Kang Kombor jadi nggak tahu ada komentar baru di blog ini atau tidak. Ternyata, setelah komentar blogger diganti dengan komentar G+, ada kemungkinan feed komentar jadi terganggu dan bahkan tidak berfungsi. RSS Feed Komentar Blogger Tidak Jalan Setelah Menggunakan Komentar G+.

Sampai saat kiriman ini Kang Kombor terbitkan, posisi widget Komentar Baru blog ini masih seperti gambar di bawaj ini. Komentar terbaru di sana adalah komentar per 11 Mei 2011.

feed comments blogger does not work after installing G  commenting system

Kang Kombor tentu penasaran karena ada interaksi di dalam komentar G+ tetapi kok di dalam feed tidak bergerak sama sekali. Kang Kombor mencari tahu apakah hal itu hanya terjadi pada blog ini saja atau juga pada blog yang lain yang menerapkan sistem komentar G+.

Untuk mengobati rasa penasaran, Kang Kombor membuka feed komentar blog Ki Demang Suryaden. Dalam pengumpan komentarnya, komentar terakhir di blog Ki Demang Suryaden tertanggal 29 April 2013.

feed comments blogger does not work after installing G  commenting system -

Apakah setelah 29 April 2013 tidak ada komentar baru?

Kawan-Kawan salah. Banyak komentar yang lebih baru dari komentar itu tetapi tidak masuk ke pengumpan komentar. Silakan lihat gambar di bawah dan lihat bagian yang disorot kuning. 22 jam yang lalu (dari saat kiriman ini dibuat) masih ada komentar baru.

feed comments blogger does not work after installing G  commenting system --

Nah, loh… berarti RSS Feed komentar Blogger yang diintegrasikan dengan G+ tidak stabil. Implikasinya adalah apabila Kawan-Kawan akan menampilkan komentar terakhir di blog Kawan-Kawan, ada kemungkinan komentar paling baru tidak tampil di sana seperti yang Kang Kombor alami. Kalau sudah begitu, terserah Kawan-Kawan mau tetap pakai sistem komentar yang lama atau pakai yang terintegrasi dengan G+.

Sabtu, Mei 11, 2013

Ganti Template Blog dan Sistem Komentar

Ganti Template Blog

Sudah cukup lama Kombor.com menggunakan template yang diubahsuai sendiri oleh Kang Kombor. Mulai hari ini, template Kombor.com diganti dengan template simple bawaan Blogger.

Alasan penggantian template adalah untuk penyegaran dan agar tampilan blog menjadi lebih sederhana. Template yang sebelumnya cukup rumit dan terlalu banyak java script yang membuat blog terlalu lama dibukanya. Mudah-mudahan, dengan template yang sederhana seperti namanya ini, blog ini menjadi lebih ringan dimuatnya.

Ganti Sistem Komentar

Sebagaimana sudah luas diketahui, Google menawarkan sistem komentar menggunakan Google+ di Blogger.   Sistem komentar dengan G+ itu terintegrasi dengan akun G+ kita.

Nah, agar tidak ketinggalan jaman maka blog ini memutuskan untuk mengaplikasikan sistem komentar menggunakan G+.

Blog Kombor.com ini sendiri diasosiasikan dengan sebuah halaman G+ blog ini yang dibuat sudah sejak lama tetapi jarang dibelai. Mudah-mudahan dengan diasosiasikan, halaman G+ itu jadi terbelai-belai.

Sabtu, Desember 08, 2012

Selamat Tinggal Multiply

Kang Kombor seorang narablog alias blogger, bukan pengganda atau multiplier. Walaupun punya dua akun multiply tetapi Kang Kombor tetap fokus di blog. Akun di multiply hanya Kang Kombor pergunakan untuk backup saja.

Ya, backup melalui posting by email.

kombor multiply

Lama tidak log masuk ke multiply, ternyata layanan media sosial multiply seperti blog, foto, video, dan perpesanan sosial dihentikan oleh multiply mulai 1 Desember 2012. Stefan, dari multiply Indonesia menulis catatan pada 7 Agustus 2012 menyampaikan penutupan layanan media sosial multiply itu.

Hello. Stefan here, writing you from Multiply HQ in Jakarta, Indonesia.
As most of you are probably aware, Multiply's mission has evolved over the past year and a half to become the biggest and most beloved ecommerce marketplace in two very exciting markets, Indonesia and the Philippines. As our focus has shifted, we have reviewed all of our operations, and made some decisions that will affect everyone here.
From December 1st, we will unfortunately no longer be able to support Multiply in its current form - notably we will be removing the social networking and content sharing part of Multiply (photos, videos, blogs, social messaging, etc.). We have decided to discontinue providing and hosting these services, as we have concluded that other Internet sites who are committed to social networking services will do a better job serving you than we can.
For our existing users of social networking features, we will be providing easy ways for you to either download your stuff (photos, blogs, content, etc), or migrate it to other online services. We'll announce the precise details shortly. It will be your choice whether to download, migrate or just let your content lapse (and get deleted).
For our existing ecommerce users (both buyers and sellers) in Indonesia and the Philippines, there will be no action required.
Regarding any existing Multiply Premium subscriptions we will refund any unused balance, and apologize for any inconvenience this will cause. Please contact customer service to request a refund. Note that this is for Multiply Premium, not the ecommerce related Multiply Trust product.
I am aware of how disruptive this news may be, and understand the disappointment that it may cause. Ultimately this was a business decision, critical to our to success moving forward. Instead, we are excited to pursue our own mission to give the 350 million consumers in Indonesia and the Philippines a great way to buy and sell items online. Our singular focus now is for Multiply to retain its status as a vibrant e-commerce destination in Southeast Asia in the years ahead.
I suspect that many of you will not like this news, and am sorry to have to deliver it now. I hope that you will be able to understand the reasons for our decision and thank you for being a part of the Multiply community over the past eight years.
Stef

Hmm… multiply menyusul Yahoo!360… mati.

Kesetiaan Kang Kombor sebagai narablog, bukan pengganda, ternyata menuai hasil. Blog tetap hidup sedang pengganda, bisa dibilang mati. Setidaknya mati fungsi media sosial di mana ada blog di dalamnya.

Ketika terjadi revolusi facebook, banyak kawan narablog yang bertanya pada Kang Kombor, “Blog akan mati tergantikan facebook atau tidak?” Kang Kombor menjawab tegas, “Tidak!”

Ketika banyak narablog beralih menjadi burung kecil dan memilih berkicau daripada menulis kiriman blog, ada pula yang bertanya, “Bog akan mati digusur burung kecil atau tidak, Kang?” Kang Kombor pun menjawab tegas, “Tidak!”

Kawan-Kawan bisa melihat sendiri buktinya. Sudah berapa banyak media sosial yang ditawarkan kepada pengguna internet dan selama itu pula blog masih tetap hidup. Kita bisa tengok, media pertemanan friendster yang sempat fenomenal justru akhirnya yang mati. Lalu muncul burung kecil yang masih bertahan sampai sekarang. Lalu muncul plurk yang entah apa masih ada yang memakai. Lalu muncul facebook yang jamaahnya seperlima warga dunia. Lalu muncul G+.

Apa yang terjadi?

Blog masih tetap hidup.

“Kang Kombor belum menyebut adanya myspace”

Memang tidak sedikit narablog seangkatan Kang Kombor yang sudah tidak lagi mengisi blognya dengan tulisan-tulisan baru. Tidak sedikit yang beralih menjadi burung kecil pengicau. Akan tetapi, narablog baru selalu bermunculan mengisi narablog yang berhenti. Blog tidak akan pernah mati.

Umur akun multiply Kang Kombor di multiply ternyata hanya 3 tahun. Seperti pada gambar di atas, Kang Kombor bergabung dengan multiply pada 8 Juni 2009. Akun yang satu lagi mungkin sekitar 2008 bergabungnya.

Memang Kang Kombor tidak akan menghapus akun itu tetapi Kang Kombor kemungkinan besar juga tidak akan menggunakannya. Multiply kini telah berubah jalur menjadi penyedia layanan niaga daring. Sepertinya, multiply ingin menyaingi Toko Bagus.

Hmm… kasihan Maztrie Si Pengganda itu, turut berduka pada semua pengganda yang didepak dari multiply, termasuk Pacar Kecilku.

Sabtu, Oktober 27, 2012

Google Authorship

Dua hari tidak memeriksa email, ternyata kemarin ada email dari Google. Judulnya: Welcome to Google Authorship!

Kang Kombor penasaran apa itu Google Authorship. Ternyata, itu adalah fasilitas dari Google untuk menampilkan foto dan taut ke profil Google+ kita pada hasil pencarian Google.

welcome to google authorship

Kang Kombor, entah kapan, ternyata pernah mendaftar pada Google Authorsip dan menambahkan Google Authorship markup ke halaman blog Kang Kombor. Entah bagaimana dulu Kang Kombor melakukannya, Kang Kombor tidak ingat.

Kemarin, Google memberi informasi bahwa Kang Kombor telah mengembangkan kepengarangan (authorship) Kang Kombor, sehingga apabila informasi kepengarangan muncul, foto dan taut ke profil Kang Kombor akan muncul di dekat konten Kang Kombor di hasil pencarian Google.

Waduh… Loh, Kok Waduh?

Ya waduh to! Itu artinya Kang Kombor jadi nggak bisa sembunyi lagi nanti karena wajah Kang Kombor sudah tersebar di seluruh jagad maya.

Hehehe… norak banget ya!

google authorsip

Nah, Kawan-Kawan yang belum mengerti tentang Google Authorship, silakan meluncur sendiri ke halaman yang menerangkan tentang Google Authorship itu. Yang belum daftar dan tertarik untuk daftar silakan daftar.

Sementara itu dulu, Kang Kombor akan menemani Yu Kombor dan Dhenok membuat sate dari daging qurban kemarin.

Minggu, April 01, 2012

Membuat Nyaman Pemberi Komentar Blog Kita

Berdasarkan pengalaman Kang Kombor yang – jujur saja – tidak nyaman berkomentar di blog yang menggunakan captcha image, terlebih untuk blogspot yang formulir komentarnya disematkan di bawah artikel yang baru muncul setelah tombol publish/publikasikan dipencet, maka Kang Kombor berusaha membuat nyaman pengunjung yang ingin berkomentar di blog Kang Kombor ini.

Gambar di bawah ini memberi ilustrasi untuk blogspot yang formulir komentar disematkan di bawah artikel dan captcha image diaktifkan. Kang Kombor harus dua kali mengklik tombol publish ditambah bonus mengetik karakter captcha image yang rumit. Sangat menyebalkan bagi Kang Kombor.

komentar blogspot dengan captcha image

komentar blogspot dengan captcha image -

Kang Kombor memilih untuk memberikan waktu tambahan untuk memeriksa peti komentar spam untuk membebaskan komentar bukan spam yang terpenjara di sana, atau menghapus komentar spam yang sekali-kali bisa lolos dari jeratan penyaring spam. Kang Kombor lakukan semua itu semata-mata sebagai ucapan terimakasih dan penghargaan untuk pengunjung yang bersedia meluangkan waktu untuk memberikan komentar di blog ini. Kang Kombor tidak ingin memperpanjang waktu bagi pengunjung untuk berkomentar dengan memberikan captcha image saat tombol publish sudah diklik. Kang Kombor juga tidak ingin membuat sulit pengunjung yang akan berkomentar dengan memberi captcha image yang kadang sulit dibaca dan harus mengulang mengetik lagi apabila salah memasukkan karakternya.

Apabila dalam pemasaran ada istilah pelanggan adalah raja atau pembeli adalah raja, maka dalam dunia blog ini, pembaca adalah raja. Raja harus dilayani sebaik-baiknya dan senyaman-nyamannya. Membuat susah atau mempersulit raja hanya akan merugikan diri sendiri. Maaf, itu adalah pandangan Kang Kombor tentang pembaca blog Kang Kombor. Apalagi, jika mau jujur, kebanyakan para pemberi komentar di blog Kang Kombor ini adalah Kawan-Kawan bloger (sengaja pakai satu huruf “g” ikut-ikutan Kompas) yang juga menjadi pengunjung tetap yang selalu berkunjung pada saat ada kiriman baru di blog ini. Sejatinya, Kawan-Kawan bloger pengunjung tetap ini sudah tak berbeda dengan pelanggan yang dikenal dalam dunia pemasaran. Pelanggan tentu selalu melakukan pembelian berulang (repeat buying) atau pemesanan berulang (repeat order). Dalam dunia blog ini, pelanggan melakukan kunjungan berulang (repeat visit). Maaf bagi Kawan-Kawan bloger apabila istilah pelanggan itu justru membuat tidak enak, Kang Kombor sedang mencoba menjelaskan istilah pelanggan dalam pemasaran/penjualan dengan 'pelanggan’ dalam dunia blog. Sebagai bloger, tentu kita senang apabila memiliki pembaca yang langganan mengunjungi blog kita kan?

Nah, apabila demikian, mengapa ada saja di antara kita, bloger, yang masih egois memberikan penyulit dan pelama berupa captcha image? Bukankah hal itu membuat tidak nyaman pemberi komentar dan bisa membuat mereka kapok untuk berkomentar? Jujur saja, apabila bukan karena courtesy comment, yaitu membalas komentar, Kang Kombor sendiri jarang memberi komentar di blog yang Kang Kombor ingat menggunakan captcha image. Maaf saja, itu menyita lebih banyak waktu dan mempersulit Kang Kombor untuk berkomentar. Apalagi, untuk blog yang memakai captcha image dan juga moderasi komentar. Sunguh menyebalkan bagi Kang Kombor.

Kang Kombor tidak anti moderasi. Ada blog Kang Kombor yang lain yang Kang Kombor moderasi. Akan tetapi, apabila dimoderasi, matikan saja captcha image-nya. Kurangi sedikit sikap egois kita untuk kenyamanan pemberi komentar di blog kita.

Selamat bermalam Senin, Kang Kombor mau njagong bayi dulu di rumah tetangga.

Rabu, Maret 14, 2012

Tetap Posting Blog

intermezzo

Setelah menulis tentang pagar hidup, mungkin terlihat Kang Kombor tidak posting. Sebenarnya, Kang Kombor tetap mempublikasikan kiriman tetapi pakai Bahasa Ingris. Kiriman itu memang tidak muncul di beranda blog ini karena Kang Kombor tidak ingin mengganggu pemakai Bahasa Indonesia dengan kiriman-kiriman Bahasa Inggris.

Sudah ada dua kiriman Bahasa Inggris di blog ini yang mungkin tidak disadari pengunjung yang biasa berkunjung dengan langsung mengetik alamat blog ini. Yang mengikuti blog ini via Google Friend Connect mungkin tahu apabila sedang dalam keadaan log masuk ke Blogger.

Kang Kombor memang sudah lama ingin kembali mempublikasikan konten blog secara dwi bahasa. Dulu, waktu blog ini masih pakai WordPress, sangat mudah untuk tidak memunculkan di beranda, suatu kiriman dengan kategori tertentu. Sejak memakai Blogger lagi, Kang Kombor cukup kesulitan untuk melakukannya. Syukurlah, hal itu dapat Kang Kombor atasi saat menemukan script untuk menampilkan pengumpan berdasarkan label.

kiriman terbaru

Setelah melakukan percobaan template pada blog lain dan sepertinya template tidak terlalu masalah, Kang Kombor pun mengganti template blog ini. Kang Kombor kemudian membuat dual label baru yaitu English dan id. Semua kiriman dalam Bahasa Indonesia pasti memiliki label id. Nah, pada beranda blog ini, yang masuk ke dalam bagian Kiriman Terbaru adalah pengumpan berdasarkan label id yang kang kombor impor dengan aturan “order by: published”. Kiriman berbahasa Inggris yang sama sekali tidak berlabel id tidak akan pernah muncul di sana.

Kiriman berbahasa Inggris itu memang tidak ditujukan bagi pembaca berbahasa Indonesia sehingga sengaja Kang Kombor sembunyikan dari beranda. Kiriman-kiriman berbahasa Inggris itu akan kelihatan apabila ada pengunjung yang melihat arsip yang ada di bar sisi kanan blog ini pada halaman item kiriman.

Jujur saja, kiriman berbahasa Inggris itu Kang Kombor pergunakan untuk makelaran amazon. Siapa tahu ada milik seperti dulu waktu blog ini masih menggunakan WordPress. Dulu Kang Kombor mempublikasikan produk-produk amazon yang berkaitan dengan bela diri, terutama yang berupa video. Lumayan juga waktu itu, banyak yang beli dari kiriman-kiriman itu.

Namanya narablog matre, ya Kang Kombor tidak ingin menyia-nyiakan peluang seperti itu. Apalagi rumus untuk tidak mengganggu pembaca berbahasa Indonesia sudah ketemu. Go! Go! Go! I wanna go… Peluang itu dibuang sayang… (yang dua kirimannya Kang Kombor taut bayar ya, hahaha!).

Oke deh, Kang Kombor tetap posting walaupun dengan Bahasa Inggris. Tapi tetap saja kemarin Kang Kombor tidak posting. 13 Maret 2012 sama sekali nggak ada kiriman tuh, Kang!

Ya… itu kan di blog ini. Di blog yang hanya berupa intermezzo, Kang Kombor tetap posting kok. Di blog itu postingnya enak. Sambil tiduran di kasur, buka-buka situs berita pakai ponsel lalu capture layar dan kirim via email ke blog. Nggak pakai ribet. Kirimannya juga isinya hanya komentar-komentar atas berita yang Kang Kombor baca.

Blog itu entah siapa yang baca, Kang Kombor nggak tahu. Lagipula itu hanya selingan saja, nggak penting-penting amat.

Minggu, Maret 11, 2012

Membalas Komentar di Blog Kita

Keberadaan komentar di blog menjadi hal yang didambakan oleh sebagian narablog. Kang Kombor katakan didambakan oleh sebagian narablog karena banyak juga blog yang tidak menyediakan sarana bagi pengunjungnya untuk meninggalkan komentar.

Adanya komentar di blog untuk sebagian narablog menjadi penting sebagai bukti bahwa kiriman-kiriman yang dipublikasikan di blognya ada yang membaca. Itu kalau narablog yang bersangkutan menulis kiriman untuk dibaca oleh manusia, bukan semata agar kirimannya dapat dibaca oleh bot Google.

komentar-blog

Blog Saya Sepi Komentar, Bagaimana Mengatasinya?

Narablog baru terkadang menganggap apabila ia sudah membuat blog dan mempublikasikan kiriman maka komentar akan datang dengan sendirinya ke blognya. Sebuah pandangan yang kurang tepat.

Ada kalanya, narablog baru bergabung dengan sebuah grup narablog di facebook dan menulis status di sana, “saya baru saja membuat blog, tolong didukung dengan komentar ya.” Sikap kita dalam memandang hal yang kedua ini tentu berbeda-beda. Ada yang langsung menuju ke blognya dan memberikan komentar. Kang Kombor sendiri konsisten memberikan jawaban untuk narablog yang meminta di grup facebook agar blognya diberi komentar agar yang bersangkutan mengunjungi blog para anggota grup dan meninggalkan komentar di sana. Mengapa? Karena etika di dunia blog, seorang narablog akan berkunjung balik ke blog para narablog yang berkomentar di blognya.

Jadi, apabila kita baru membuat blog dan blog kita sepi komentar, ada baiknya kita luangkan waktu untuk berkunjung ke blog yang lain dan meninggalkan komentar di sana.

Kang Kombor menemukan banyak blog bagus yang kiriman-kirimannya sepi komentar. Yah, mungkin saja narablog yang bersangkutan menulis kiriman agar dibaca oleh pengunjung yang datang dari mesin pencari semata. Itu sah-sah saja, apabila dibuktikan dengan tingkat kunjungan yang tinggi di blognya. Kalau ternyata tingkat kunjungan juga rendah, sungguh sayang kiriman-kiriman yang bagus hanya dibaca oleh laba-laba pengindeks milik Google.

Balaslah Komentar Yang Kita Terima

Apabila mendapatkan komentar di blog dirasakan penting, sebaiknya kita memperlakukan pemberi komentar dengan sepantasnya. Balaslah komentar yang telah diberikan, jangan dibiarkan komentar itu menggantung tanpa balasan.

Kita memang dapat membalas sebuah komentar dengan memberikan kunjungan balik dan memberikan komentar di blog pemberi komentar. Etikanya memang seperti itu tetapi menurut Kang Kombor, itu belum cukup. Ada baiknya kita secara personal membalas setiap komentar yang ditinggalkan di blog kita. Syukurlah saat ini Blogger sudah memberikan fasilitas komentar berjenjang sehingga kita dapat membalas komentar langsung di bawah komentar yang telah diberikan. Untuk WordPress, fasilitas tu sudah lama dijadikan fasilitas baku. Dulunya komentar berjenjang di WordPress juga harus didukung dengan plugin tersendiri.

alexa review kombor dot com

Pada Juni 2010 Kang Kombor menerima masukan mengenai buruknya dukungan pelanggan (poor customer support) dari sebuah tinjauan di Alexa Review. Hal itu merupakan masukan yang positif bagi Kang Kombor. Memang Kang Kombor akui, pada 2009 - 2010 yang lalu Kang Kombor cukup sibuk di dunia luring sehingga blog kurang terurus. Bahkan, Kang Kombor waktu itu pernah selama 6 bulan tidak menyentuh blog sama sekali.

Nah, agar Kawan-Kawan tidak mendapatkan “hal yang tidak disukai dari blog Kawan-Kawan” seperti buruknya dukungan pelanggan yang diterima Kombor.Com ini, cobalah untuk selalu membalas setiap komentar yang masuk. Tentu ada catatannya, yaitu apabila kita mendeteksi komentar itu hanya semata mencari backlink ya boleh saja kita biarkan tanpa dibalas. Tujuan pencari backlink seperti itu kan sudah tercapai dengan ditampilkannya komentarnya di blog kita.

Permohonan Maaf

Pada kesempatan ini Kang Kombor juga mohon maaf apabila ada komentar Kawan-Kawan yang belum Kang Kombor tanggapi. Malam ini contohnya, Kang Kombor baru membalas komentar yang dibuat oleh para Sahabat di bulan Desember 2011 yang lalu. Keterlaluan kan?

Mohon maaf karena baru hari ini komentar para Sahabat semua baru Kang Kombor balas. Hari ini juga Kang Kombor baru sempat berkunjung balik ke blog para Sahabat yang telah berkomentar pada Desember 2011 itu. Untuk hiburan diri sendiri, Kang Kombor mengutip sebuah ungkapan ini, “Better late than never.”

Selasa, Maret 06, 2012

Verifikasi Kata Komentar Blogspot Sama Sekali Tak Nyaman

spam

Jujur saja, Kang Kombor tidak nyaman dengan blog di blogspot yang menggunakan formulir komentar disematkan di bawah tulisan dengan verifikasi kata diaktifkan. Tidak nyaman sama sekali karena verifikasi kata itu baru muncul setelah pemberi komentar mengklik tombol submit atau kirim. Akibatnya, pemberi komentar harus menekan tombol submit atau kirim sebanyak dua kali.

Senin, Februari 13, 2012

Google Kacau Ngeblog Jalan Terus

Badai url custom domain tidak diindeks google masih terus berjalan sampai saat ini tetapi kita narablog harus tetap ngeblog. Jangan hanya karena Google tidak mengindeks url kita kemudian kita menyerah. Biarin aja Google bikin ulah kita tidak boleh menyerah.

Untuk Kawan-Kawan yang berkomentar bahwa blognya aman dan masih diindeks oleh Google, mohon maaf ini Kang Kombor tampilkan citra layar dari url blog Kawan-Kawan yang tidak diindeks oleh Google.

Kamis, Februari 09, 2012

Gunakan Navigasi Breadcrumb Agar Blog Cepat Terindeks

Salah satu nasehat pakar SEO agar blog atau website cepat terindeks Google adalah penggunaan navigasi breadcrumb pada website atau blog. Lebih dari dua pakar SEO yang menyarankan penggunaan navigasi breadcrumb itu.

Kang Kombor hadir pada acara RAUL alias Rabu Gaul yang merupakan acara rutin setiap Rabu malam yang digelar oleh Komunitas Blogger Jogja. Acara RAUL dilaksanakan berpindah-pindah dan kemarin malam dilaksanakan di Jogja Angkringan Community di dekat Taman Sari, Yogyakarta.



Pada RAUL kemarin, seorang narablog Jogja yang kiriman-kirimannya sering nongol di halaman pertama SERP Google berbagi ebook berjudul "Cara Mudah Agar Breadcrumb Cepat Terindeks". Ia dikenal dengan nama Elang dengan blognya di sini.

Untuk anggota KBJ yang ingin mendapatkan ebook tersebut, silakan hadir pada kegiatan RAUL. Untuk yang tidak tinggal di Yogya bisa menghubungi melalui twitternya @elangajib.

Minggu, Januari 15, 2012

Free Alexa Review. Mau?

Shane Garrison

Dua hari yang lalu, kalau tidak salah, Kang Kombor mencari informasi tentang manfaat Alexa Review. Pasalnya, di Alexa.com, selain ranking alexa, analisis traffic, pengunjung, dll juga ada Alexa Review. Apabila yang lain dilakukan otomatis oleh Alexa, khusus Alexa Review ini nampaknya harus dilakukan secara manual oleh pengguna Alexa.

Sehubungan dengan pencarian tersebut banyak halaman yang Kang Kombor temukan tetapi umumnya mereka menulis tentang manfaat alexa rank, bukan Alexa Review. Untuk yang lokal, malah ketemu kiriman StupidMonkey yang justru bertanya apa manfaat Alexa Review. Hehehe... mencari jawaban malah diberi pertanyaan.

Satu halaman yang Kang Kombor temukan sangat menarik. Halaman itu dari blog Shane Garrison, seorang internet marketer yang menulis blog untuk memberikan bahan belajar bagi pengguna internet yang ingin mempelajari internet marketing. Halaman yang menarik itu adalah halaman yang menawarkan pemberian Alexa Review secara gratis: "Want a free alexa review? Reason why reviews can help your website."

Untuk yang berminat mendapatkan free alexa review dari Shane Garrison cukup menulis tanggapan pada kiriman blognya itu. Kang Kombor tentu saja tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Monggo silakan yang mau ikutan.

Shane, if you came to this post, I share my audience your post that offers free alexa review to your blog readers. I expect that you won't mind about that.

Rabu, Januari 11, 2012

Pengunjung Kombor.Com Paling Banyak dari USA

Kang Kombor iseng-iseng buka tab statistik di dasbor Blogger. Hmm... Ada yang menarik rupanya.

#Page Views Tertinggi dari Amerika Serikat

Sebagai blog berbahasa Indonesia, Kang Kombor mengira blog ini akan paling banyak dikunjungi oleh khalayak yang ber-IP Indonesia. Ternyata, menurut statistik Blogger, sejak statistik Blogger ada sampai saat ini, page views (apa padanan ungkapan itu dalam Bahasa Indonesia?) tertinggi berasal dari Amerika Serikat. Yang lebih membingungkan lagi, dari Malaysia yang berbahasa Melayu tidak ada tetapi dari negara-negara yang tidak berbahasa Indonesia malah banyak.


Sayang, Kang Kombor tidak bisa masuk lebih jauh untuk melihat apa yang dikunjungi oleh IPs dari Amerika Serikat itu. Kalau bisa masuk lebih dalam, tentu akan lebih bagus lagi.