Tampilkan postingan dengan label Domain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Domain. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 09, 2018

Nama Domain Publik Paling Mahal Di Dunia

Sebagai orang yang kenal dengan internet, Kawan-Kawan tentu sudah mengenal istilah nama domain. Akan tetapi, tahukah Kawan-Kawan tentang nama domain yang harganya paling mahal di dunia?


Nama domain paling mahal di dunia itu adalah LasVegas.com.


website las vegas dot com


Berdasarkan informasi yang dirilis pada 2015 oleh investor nama domain George Kirikos, pada 2005 Vegas.com membayar US $12 juta untuk mengakuisisi LasVegas.com dan setuju untuk membayar cicilan dengan nilai total US $90 juta untuk nama domain itu melalui pembayaran jangka panjang selama 35 tahun dari 2005 sampai 2040. Baik Vegas.com dan LasVegas.com menyediakan informasi turisme tentang kota Nevada.


Setelah pembayaran awal US $12 juta, Vegas.com membayar US $83 ribu per bulan selama 36 bulan (US $2.988.000), US $125 ribu per bulan untuk 60 bulan selanjutnya (US $7.500.000), dan kemudian US $208 ribu per bulan untuk 36 bulan terakhir (US $7.488.000). Pada Juni 2016 Vegas.com memiliki opsi untuk berhenti menggunakan LasVegas.com atau melanjutkan pembayaran. Ternyata Vegas.com melanjutkan!


CarInsurance.com dan Insurance.com dibeli firma pemasaran QuinStreet pada 2010 seharga US $49,7 juta dan US $35,6 juta. Internet.com terjual seharga US $18juta. PrivateJet.com US $30 juta. Sementara, Porn.com terjual seharga US $9,5 juta pada 2007.

Kamis, Januari 21, 2016

Nama Domain Yang Aneh

Website pemerintah provinsi, kabupaten, kota dan kecamatan di Indonesia memiliki nama domain yang aneh. Contohnya untuk kabupaten mesti ada "kab" di belakang nama kabupaten seperti slemankab.go.id untuk Kabupaten Sleman. Untuk Kecamatan Sleman menggunakan subdomain dari Kabupaten Sleman. Nama subdomain kecamatan menggunakan "kec" di belakang nama kecamatan. Conntoh untuk Kecamatan Sleman subdomain menjadi slemankec.slemankab.go.id.

website kecamatan sleman

Penggunaan nama domain .go.id untuk pemerintahan memang ada aturan penamaan domainnya. Tapi tetap saja jadinya aneh. Nggak usah jauh-jauh ya seperti slemankab.go.id dan slemankec.slemankab.go.id.

Pemberian tambahan "kab" di belakang nama Kabupaten bolehlah untuk membedakan antara kabupaten dengan kota semisal ada Kabupaten Serang dan Kota Serang. Akan tetapi untuk kecamatan mestinya nggak usah lagi pakai tambahan "kec". Dalam satu kabupaten atau satu kota tentu tidak ada nama kecamatan yang sama. Nama kecamatan yang sama bisa saja ditemui di dua kabupaten/kota yang berbeda seperti Prambanan, ada Prambanan Sleman dan ada Prambanan Klaten. Walaupun nama kecamatan sama tetapi nama kabupaten berbeda. Mestinya cukup dibuat prambanan.slemankab.go.id dan prambanan.klatenkab.go.id. Nggak usah prambanankec.slemankab.go.id dan prambanankec.klatenkab.go.id. Dibaca nggak enak, ditulis di stiker kepanjangan.

Selasa, Agustus 19, 2014

Daftar Domain Unik Anything.ID yang Masih Tersedia

Sebelum ini saya sudah menginformasikan harga domain anything ID. Kali ini, saya ingin menyampaikan daftar domain anything.id yang unik dan masih tersedia. Kriteria uniknya adalah unik di mata saya ya, bukan unik di maka Kamu!

Daftar Nama Domain Anything.ID Unik Yang Masih Tersedia (Hingga saat daftar ini dibuat)

Demografi

  • anak.id
  • remaja.id
  • pemuda.id
  • warga.id
  • penduduk.id

Nama Buah (cocok untuk produk berbahan buah-buahan)

  • salak.id
  • mangga.id
  • durian.id
  • apel.id
  • jeruk.id
  • nanas.id
  • nangka.id
  • manggis.id
  • naga.id
  • delima.id
  • duku.id
  • semangka.id
  • melon.id
  • markisa.id
  • pisang.id
  • dll sepertinya nama buah masih tersedia semua

Kendaraan (cocok untuk produsen/dealer kendaraan)

  • mobil.id
  • sedan.id
  • sepeda.id
  • sepedamotor.id
  • truk.id
  • bus.id
  • keretaapi.id (heran kenapa PT. KAI tidak akuisisi)

Produk Umum

  • tenda.id
  • helm.id
  • kompor.id
  • komporgas.id
  • setrika.id
  • kaos.id
  • batik.id (heran kenapa Kementerian Perdagangan tidak akuisisi)
  • bordir.id
  • jilbab.id
  • hijab.id
  • sandal.id

Mungkin masih banyak nama domain anything.id yang lain yang masih tersedia. Silakan cek sendiri ya.

Harga Domain .ID Rp500.000, Coy!

domain id

Domain anything.ID sudah bisa dibeli siapa pun. Saya coba ngecek domain ktp.id dan masih tersedia. Harga domain anything.id itu Rp500.000,-. Tambah PPN 10% jadi Rp550.000,-.

Dulu waktu TLD ID belum bisa didaftarkan, saya sangat berharap PANDI dapat menjual TLD ID. Saya berpikir ID bisa berarti identitas atau Indonesia. Pasti keren memakai domain kombor.id! Hehehe, itu pikiran saya dulu. Sekarang, saat domain anything.id sudah dapat dibeli, saya jadi mikir-mikir mau memakai domain kombor.id. Domain kombor.com ini usianya sudah lama dan jujur saja, harganya jauh lebih murah dari domain kombor.id. Dua hal di atas jadi pertimbangan saya saat ini saat saya akan mengakuisisi domain kombor.id.

Apabila sekedar untuk gaya-gayaan mungkin domain kombor.id itu akan saya eksekusi. Atau, apabila kombor sudah jadi merek produk saya, hehehe. Saat ini, kebijakan (halah bahasanya) saya adalah mempertahankan domain kombor.com selama mungkin saya bisa. Untuk kombor.id, saya belum melihat urgensi saya untuk mengakuisisinya. Kalau Sampeyan ingin mengakuisisi domain itu ya silakan saja, hehehe.

Saya sempat memiliki belasan subdomain .web.id. Kali ini tinggal 3 subdomain .web.id saja yang saya pertahankan karena saya nilai yang 2 cukup unik dan yang 1 untuk sekedar dimiliki.

Oke deh, silakan yang tertarik untuk memakai domain anything.id. Harga Rp500.000,- per tahun. Saya pakai dot com dulu Open-mouthed smile

Rabu, November 07, 2012

Subdomain Seharga Domain

Halo Kawan-Kawan, apa kabar? Sudahkan memakai subdomain dot ID? Banggalah menggunakan subdomain dot ID.

Eh, maaf, Kang kombor tidak menyebut domain tetapi subdomain. Faktanya, di mata Kang Kombor, itu memang subdomain, bukan domain.

promo-domain2

Okelah, ada yang mengatakan itu second level domain, Kang Kombor kira, itu hanya penghalusan bahasa saja. Sama saja dengan subkontrak, itu adalah kontrak tingkat kedua. Dus, kalau kontrak itu tingkat pertama dan subkontrak itu tingkat kedua, maka tidak salah doang kalau menyebut tingkat kedua dari domain adalah subdomain.

Kang Kombor sebenarnya senang memakai subdomain dot ID. Kang Kombor sudah memiliki beberapa subdomain dot ID kok. Kang Kombor mendaftarkan subdomain dot ID itu waktu masih dikelola oleh PANDI. Sekarang, sejak pendaftaran subdomain dot ID diserahkan kepada mitra PANDI, Kang Kombor jadi mikir-mikir lagi untuk menggunakan subdomain dot ID.

Bukannya Kang Kombor tidak nasionalis. Kang Kombor tentu nasionalis. Sayangnya, kalau harus bayar subdomain seharga domain, Kang Kombor kok merasa rugi. Dengan $8,99 atau sekitar Rp90000, Kang Kombor bisa mendapatkan domain .com, .org, .biz, .net atau .info. Lah, masa untuk mendapatkan subdomain .web.id saja Kang Kombor harus mengeluarkan Rp58000 + Rp5800 atau Rp63500.

Rp63500 itu harga promo loh! Cek gambar di atas. Di luar promo harganya Rp68000 plus Rp6800 alias Rp74800. Hanya tambah sedikit saja Kang Kombor sudah bisa mendapatkan internic top level domain. Sayang banget kan….???

Gambar di atas adalah gambar harga subdomain .web.id, .or.id, .ac.id dan .sch.id. Kang Kombor hanya menampilkan harga untuk empat subdomain .id saja. Untuk lengkapnya sebenarnya seperti gambar di bawah ini.

daftar harga domain

Apakah nasionalisme harus identik dengan harga mahal? Bayar subdomain seharga domain?

Ah, Kang Kombor kira nasionalisme tidak berarti harus menggunakan subdomain .id. Menggunakan internic domain juga bisa nasionalis kok.

Bagaimana menurut Kawan-Kawan?

Jumat, November 02, 2012

PANDI yang Pandir

PANDI berhenti melayani pendaftaran nama domain .id

Pagi ini Kang Kombor kaget membaca sebuah surel di grup fb KBBC. Isinya adalah mengenai PANDI yang mulai 19 Oktober 2012 tidak lagi menerima pendaftaran nama domain dot id kecuali untuk go.id, mil.id dan net.id. Selanjutnya, pendaftaran nama domain dot id akan dilayani oleh 12 mitra PANDI yang menjadi registrar.

Kebijakan baru PANDI itu dapat dibaca di sini.

PANDI akan konsentrasi di bidang kebijakan sedangkan untuk fungsi pendaftaran diserahkan kepada mitra. Okelah, karena PANDI menginformasikan pada 15/10/12 bahwa 12 mitra PANDI sudah aktif, Kang Kombor cek ke halaman Registrar PANDI. Ternyata baru ada 9 mintra PANDI yang logonya ditampilkan di sana. Padahal, 15 Oktober 2012, PANDI menyatakan 12 mitra PANDI sudah aktif.

12 mitra pandi

Lihat saja pada gambar di atas yang Kang Kombor tangkap citranya per hari ini (2/11/12), sudah lewat setengah bulan sejak PANDI mengumumkan dihentikannya pendaftaran nama domain dot id kecuali 3 nama domain saja. Nyatanya, baru 9 mitra yang dicantumkan logonya di website PANDI.

pandi stop daftar domain

Pendaftaran registrar domain .id

Pada 1 Juni 2012, PANDI menginformasikan dibukanya pendaftaran registrar domain dot id. Sayang sekali Kang Kombor tidak pernah dengar atau baca berita itu sebelumnya. Kang Kombor baru cecari di website PANDI hari ini. Padahal, Kang Kombor cukup rajin mengunjungi website PANDI untuk cek domain… Sad smile

dicari registrar domain id

Sebagai pengguna nama domain dot id, Kang Kombor berharap ini adalah kebijakan final dari PANDI. Jangan sampai PANDI menjadi pandir, membuat kebijakan yang selalu berubah-ubah.

Nama domain .id yang dapat didaftarkan di registrar

Kang Kombor cek nama domain .id yang dapat didaftarkan di registrar. Ternyata kebanyakan menawarkan nama domain yang memang diserahkan kepada registrar walaupun ada yang masih menawarkan pendaftaran nama domain yang masih menjadi wewenang PANDI.

Nama domain yang dapat didaftarkan oleh registrar adalah:

  • .web.id
  • .sch.id
  • .co.id
  • .ac.id
  • .my.id
  • .biz.id

Nama domain .my.id dan .biz.id adalah nama domain baru yang baru akan aktif awal tahun depan.

Berikut nama domain yang dapat didaftarkan pada beberapa registrar (registrar tidak Kang Kombor beri taut).

nama domain dot id yang bisa didaftarkan via registrar

nama domain dot id yang bisa didaftarkan via registrar -

nama domain dot id yang bisa didaftarkan via registrar --

nama domain dot id yang bisa didaftarkan via registrar ---

HARGA DOMAIN .ID JADI MAHAL!

Satu yang pasti dari perubahan kebijakan PANDI ini adalah harga domain.id jadi mahal. Misalnya, pada saat pendaftaran nama domain masih dipegang PANDI, pendaftaran nama domain .web.id hanya membayar Rp25000,-. Sekarang, setelah pendaftaran dilepas ke registrar, harga jadi di atas Rp50000,-.

Ini Kang Kombor tidak tahu, hanya menduga-duga, jangan-jangan registrar tetap membayar Rp25000,- ke PANDI dan kemudian bebas untuk menjual berapa pun. Maaf yah ini, PANDI bilang bahwa PANDI akan menuju organisasi yang transparan, akuntabel! Jadi, tolong struktur biaya registrar itu diumumkan agar pengguna jelas mengenai hal tersebut.

harga domain .id

harga domain .id -

CATATAN KANG KOMBOR

PANDI kampanye bangga pakai domain .ID. Sayangnya, apabila harga domain .id jadi mahal seperti itu, siapa yang mau pakai?

Kang Kombor sendiri sudah punya beberapa domain .web.id dan akan mengakuisisi beberapa domain lagi. Akan tetapi, apabila harga domain .id semahal seperti yang tertera pada dua gambar contoh di atas, Kang Kombor jadi berpikir lagi untuk membeli nama domain .id. Bagaimana tidak, untuk domain .web.id Kang Kombor harus merogoh kocek Rp58000 atau Rp75000. Nah, harga segitu kalau kita pandai memilih registrar sudah dapat banyak domain internic!

Indonesia ini aneh. Semua memakai pedoman, kalau bisa dijual mahal, kenapa harus dijual murah?

Selamat untuk PANDI yang membuat harga domain .id menjadi mahal!

Sabtu, Maret 24, 2012

Kapulaga

Kang Kombor pernah bercerita tentang kapulaga sebelumnya. Waktu itu Kang Kombor menulisnya dengan ejaan kapulogo, bukan kapulaga. Dalam Bahasa Jawa, memang kapulaga dilafalkan sebagai kapulogo dengan ‘o’ dilafalkan seperti pada ‘botol’, bukan ‘bakso’.
bunga dan buah kapulaga
Tadi Kang Kombor menemani Yu Kombor ke Indogrosir Jl. Magelang, Yogyakarta. Nah, di sana di bagian sayur-sayuran dan bumbu-bumbuan ternyata ada kapulaga. Kang Kombor iseng melihat harganya. Wadaw, di Indogrosir kapulaga kering dijual dengan harga Rp 110.000,- per kilogramnya. Tuing-tuing… Mahal juga harga kapulaga di sana.
Malam ini Kang Kombor kemudian iseng membuka nama domain kapulaga.com. Nama domain itu sudah ada yang menggunakan. Dipakai untuk Kapulaga, nama sebuah Restoran Asli Indonesia di Belanda.

Kang Kombor pun iseng-iseng membuka-buka isi website Restoran Kapulaga itu dan mendapati menu-menu hidangan yang disediakan di restoran itu memang masakan Indonesia. Pemilik dan chef restoran itu adalah Ibu Uci de Bakker. Restoran Kapulaga beralamat di Hoogbrugstraat 23a, 6221 CN Maastricht.
chefkok uci de bakker
Umur nama domain kapulaga.com lumayan juga. Kapulaga.com didaftarkan sejak 13 September 2007. Pemilik nama domain adalah Ibu Uci de Bakker sendiri. Untuk nama domain terkait kapulaga yang masih tersedia adalah kapulaga.co, kapulaga.net, kapulaga.org, kapulaga.info, kapulaga.biz, kapulaga.mobi dan kapulaga.tel. Kapulaga.name kemungkinan besar juga masih tersedia. Siapa tahu ada yang tertarik untuk mendaftarkan nama domain terkait kapulaga.
Untuk nama domain kapulogo.com, sampai Kang Kombor tulis kiriman ini masih tersedia. Ekstensi domain yang lain juga masih tersedia. Siapa tahu ada juga yang mau iseng membeli nama domain itu.
“Untuk apa, Kang?”
Ya terserah Kawan-Kawan mau buat apa. Kang Kombor kebetulan hanya iseng mencari nama domain terkait kapulaga dan kapulogo kemudian menginformasikan hasilnya kepada Kawan-Kawan. Siapa tahu ada juga yang mau membuka restoran Indonesia di Inggris dengan nama Kapulogo, hehehe… Fotokopi milik Ibu Uci de Bakker itu. Siapa tahu bisa ketularan sukses.