Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Selasa, November 21, 2017

Google Kesandung Pixel 2 Seperti Samsung Kesandung Galaxy Note 7

google pixel 2 xl dead pixel

Kuartal 2016 yang lalu dunia gawai sempat heboh karena Samsung Galaxy Note 7 yang digadang-gadang oleh Samsung bakal menjadi edisi Galaxy Note paling mumpuni ternyata mengalami kegagalan. Banyak pengguna Note 7 yang gawainya meledak dan terbakar. Kegagalan Samsung dengan Galaxy Note 7 itu sepertinya diikuti oleh Google dengan Pixel 2 XL dalam skala yang lebih ringan.

Sama seperti Galaxy Note 7 yang digadang-gadang oleh Samsung, Google Pixel 2 XL juga digadang-gadang oleh Google sebagai gawai yang luar biasa karena memiliki semua yang bisa ditawarkan oleh Google. Kinerjanya yang fantastis, kamera yang ciamik dan piranti lunak Android seperti yang diinginkan oleh Google. Sayangnya, Pixel 2 XL punya masalah dengan piranti kerasnya yaitu pada layar sampai dengan speaker. Masalah pada layar sampai speaker itu secara bervariasi dialami secara berbeda oleh para pengguna Pixel 2 XL.

Di antara masalah yang menimpa layar Pixel 2 XL adalah warna yang kurang tajam, kerusakan layar, bayangan biru pada layar, dan dead-pixels. Ada juga yang mengalami gangguan pada layar sentuh Pixel 2 XL.


Selain masalah berkaitan dengan layar yang cukup banyak itu, Pixel 2 XL juga mengalami masalah dengan kamera, adapter headphone dan konektivitas bluetooth dan Wi-Fi. Tidak sedikit pengguna yang mendapatkan notifikasi ‘fatal error’ pada saat meluncurkan aplikasi kamera pertama kali.

Keputusan Google untuk meniadakan colokan headphone dan menggantinya dengan adapter dinilai kontroversial. Apalagi ditambah dengan banyaknya keluhan pengguna mengenai penggunaannya mulai dari ketidaknyamanan karena adapter menjadi panas sampai dengan adapter yang tidak berfungsi sama sekali.

Sebagaimana ponsel baru, kadang-kadang pengguna mengalami masalah dengan konektivitas bluetooth dan Wi-Fi. Masalah yang sama juga ditemukan pada Pixel 2 XL.

Selain masalah-masalah di atas masih ada juga masalah yang pilihan solusinya hanya menunggu pemutakhiran piranti lunak secara resmi oleh Google. Masalah-masalah yang hanya bisa diatasi dengan menunggu pemutakhiran piranti lunak itu antara lain adalah pengaturan app-scaling, konektivitas, kualitas panggilan dan kualitas speaker.

Kita tentu tidak akan pernah menyangka bahwa raksasa teknologi semacam Samsung dan Google akan mengalami kegagalan dengan produknya. Dalam pemahaman kita, produk yang dibuat oleh Samsung dan Google tentunya sudah melalui riset dan proses pengembangan yang canggih. Segala sesuatunya direncanakan dengan matang termasuk pada spesifikasi perangkat keras dan pengembangan piranti lunak yang sesuai dengan piranti keras yang akan dipakai pada produk mereka. Namun faktanya, Samsung dan Google kesandung dengan masalah-masalah yang terjadi pada produk mereka. Masalah Samsung dengan Galaxy Note 7 bahkan sangat parah sampai Samsung harus menarik produk baru mereka itu dari pasar dan kemudian menjual kembali sebagai produk refurbished. Google belum sampai separah itu tetapi apabila masalah-masalah dengan Pixel 2 XL itu tidak segera teratasi, bisa jadi Pixel 2 XL juga tidak akan laku dibeli karena tidak sedikit situs teknologi yang menyarankan untuk melupakan Pixel 2 Xl dan memilih Pixel 2 saja.

Dalam kasus yang lain, Microsoft juga mengalami kegagalan berkaitan dengan produknya, Windows Phone dan Windows Mobile. Kegagalan Microsoft bukan merupakan kegagalan produk seperti Samsung dengan Note 7 dan Google dengan Pixel 2 XL melainkan kegagalan dalam pemasaran karena Microsoft tidak mampu mendongkrak penjualan gawai dengan sistem operasi yang mereka produksi.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kasus Samsung, Google dan Microsoft itu adalah agar kita jangan takut gagal karena bahkan raksasa-raksasa teknologi seperti Samsung, Google dan Microsoft pun ternyata tidak selalu berhasil dengan produk-produk mereka.

Kamis, November 16, 2017

Aneka Tipe dan Merek Handphone Yang Pernah Kupakai

Manusia adalah makhluk sosial. Karenanya manusia butuh untuk hidup saling ketergantungan dengan manusia lainnya. Sebagai makhluk sosial, manusia butuh berkomunkasi dengan manusia lainnya. Para insinyur melihat kebutuhan untuk berkomunikasi itu sebagai peluang bagi mereka untuk membuat produk teknologi guna berkomunikasi, sebut saja teknologi komunikasi.

Salah satu produk perwujudan teknologi komunikasi adalah produk teknologi komunikasi jarak jauh atau supaya lebih singkat kita sebut saja teknologi telekomunikasi.

Produk teknologi telekomunikasi yang pernah dikembangkan oleh para insinyur adalah telegram dan telepon. Teknologi telepon mengalami evolusi yang panjang dari mulai telepon manual kemudian menjadi telepon otomatis lalu menjadi telepon seluler dan kini sudah menjadi telepon pintar.

Kiriman ini Kang Kombor maksudkan sebagai sarana untuk mencatat produk telepon seluler atau handphone yang pernah Kang Kombor pakai sejak awal sampai saat ini.


Motorola GF 788

motorola gf788

Motorola GF788 ini diluncurkan pertama kali pada 1997. Kang Kombor memakai handphone produksi Motorola ini pada tahun 2000, beli bekas. GF788 ini pun kemudian kembali dijual saat ganti handphone lain.

Siemens S35

siemens s35

Siemens S35 ini diperkenalkan sekitar tahun 2000. Kang Kombor memakai handphone produksi raksasa teknologi dari Jerman itu pada tahun 2001. Sebuah handphone yang handal. Handphone ini tidak dipakai lagi karena dicopet saat Kang Kombor di dalam angkot…

Motorola R320i

motorola r320

Motorola R320i termasuk generasi handphone internet pertama. Handphone ini diperkenalkan pada tahun 2000. Kang Kombor memakai handphone ini pada tahun 2001 setelah handphone Siemens S35 hilang dicopet. Motorola R320i itu bertahan dipakai sampai tahun 2004.

Nokia 3310

nokia 3310

Nokia 3310 diperkenalkan oleh Nokia pada tahun 2000. Tipe ini adalah handphone sejuta umat, berdampingan dengan Nokia 3330. Kang Kombor memakai handphone ini pada tahun 2002 sampai 2003.

Motorola E398

motorola e398

Motorola E398 Rockr ini diperkenalkan pada tahun 2004. Handphone ini terkenal dengan speakernya yang stereo dan sangat nendang untuk memutar lagu-lagu mp3. Buku teleponnya mampu menyimpan 1.000 entri. Sudah memiliki kamera VGA tetapi belum bisa merekam video. Ini yang Kang Kombor cari. Kang Kombor memakai handphone ini dari 2004 sampai 2006.

Sony Ericsson K320i

Sony Ericsson K320i

Pada 2006, Sony Ericsson memperkenalkan handphone Sony Ericsson K320i. SE K320i mampu menyimpan 1.000 entri nama dalam buku teleponnya. Sudah memiliki kamera dengan resolusi VGA tetapi sudah mampu merekam video berformat QIF. Kang Kombor memakai SE K320i ini hanya setahun.

Nokia 6235i

Nokia 6235 CDMA

Nokia 6235i adalah handphone CDMA. Diperkenalkan pada tahun 2004. Handphone ini memiliki koneksi internet yang lumayan bagus. Kang Kombor dulu beberapa kali posting blog memakai handphone ini. Nokia 6235i Kang Kombor pakai sampai sekitar tahun 2010.

Siemens M35

siemens m75

Butuh handphone yang bandel dan tahan banting, Kang Kombor memakai Siemens M75. Handphone ini diperkenalkan oleh Siemens pada 2005. M75 sudah memiliki kamera dengan resolusi 1,3MP dan dapat merekam video. Memori internal berkapasitas 14MB. Kang Kombor memakai M75 itu dari 2007 sampai 2009.

Motorola Q9h

motorola q9h

Motorola Q9h adalah handphone Motorola dengan sistem operasi Windows Mobile. Kang Kombor memakai Q9h untuk menggantikan Siemens M75. Handphone ini memiliki memori internal 64MB dan bisa ditambah dengan microSD sampai dengan 8GB. Kamera sudah memiliki resolusi 2MP. Kang Kombor memakai ponsel ini dari 2009 sampai 2012.

Blackberry 8707g

blackberry 8707g

Didorong kebutuhan untuk bermilis ria, Kang Kombor pada 2009 kena racun Blackberry. Pilihan Kang Kombor waktu itu saat pertama memakai Blackberry adalah BB 8707g. Seri 8707 sebenarnya sudah diperkenalkan oleh RIM pada 2007 tetapi waktu itu racun Blackberry belum begitu gencar. Baru pada 2008 – 2009 racun Blackberry mulai sangat gencar dan akhirnya Kang Kombor pun ikut keracunan Blackberry. BB 8707g belum memiliki kamera. Email pun belum HTML.

Blackberry Curve 8520 Gemini

blackberry 8520 gemini

Blackberry Curve 8520 Gemini diperkenalkan pada tahun 2009. Saat pertama kali diluncurkan, BB Gemini sudah menggunakan BB OS 5. Email pada BB OS 5 itu sudah mendukung format HTML. Kamera memiliki resolusi 2MP dan bisa merekam video. Kang Kombor memakai BB Gemini mulai tahun 2012 sampai 2014.

Samsung GT-E1190

samsung gt-e1190

HP Samsung GT-E1190 itu dipakai sebagai pendamping Blackberry Gemini. Dipakai sejak 2012 sampai 2014.

Smartfren Andromax U2

smartfren andromax u2

Kang Kombor termasuk late adopter dalam memakai ponsel pintar Android. Kang Kombor baru mulai memakai Android pada 2014. Perkenalan Kang Kombor dengan Android waktu itu melalui Smartfren Andromax U2 yang Kang Kombor beli pada saat pameran di JCC. Andromax U2 memiliki SIM Card ganda yaitu CDMA dan GSM. Koneksi data menggunakan CDMA. ROM 4GB yang bisa ditambah dengan microSD sampai dengan 32GB dan RAM 1GB. Kamera 8MP dan 2MP. Baterai 1700mAh. Kapasitas baterai yang kecil ini membuat Kang Kombor harus mengecas baterai 3x dalam sehari.

Lenovo S920

Lenovo S920

Tidak tahan dengan Andromax U2 yang boros baterai, Kang Kombor beralih ke Lenovo S920. Ponsel pintar Lenovo S920 ini diperkenalkan pertama kali pada 2013. RAM 1Gb dan ROM 4GB yang bisa ditingkatkan sampai 32GB dengan microSD. Kamera 8MP dan 2MP. Kang Kombor memakai Lenovo S920 dari 2014 sampai 2015.

OnePlus One

oneplus one

Terdorong kebutuhan kinerja ponsel yang semakin cepat, Kang Kombor memutuskan untuk mengganti Lenovo S920 dengan OnePlus One yang memiliki RAM 3G. Pilihan variasi ROM jatuh ke OPO dengan ROM 64GB. Ponsel pintar OnePlus One itu Kang Kombor beli dari Lazada pada Januari 2015.

OPO ini sangat memuaskan dan masih Kang Kombor pakai sampai saat ini. Salah satu yang menjadi kekurangan adalah bercerainya CyanogenMod dengan OnePlus yang membuat OPO tidak mendapatkan pembaruan sistem operasi karena OPO mengembangkan Oxygen OS yang pengembangannya hanya diberikan pada OnePlus 2 ke atas. Kemalangan itu ditambah dengan CyanogenMod yang juga bercerai sehingga akhirnya CyanogenMod tamat pada versi CM13.1. Sebagian pengembang CM meneruskan pengembangan sistem operasi berbasis Android dengan nama Lineage OS.

Microsoft Lumia 535

microsoft lumia 535

Sebagai pemakai sistem operasi Windows Mobile dengan Motorola Q9h, Kang Kombor penasaran saat Microsoft mengakusisi Nokia dan memproduksi lini produk Lumia dengan sistem operasi Windows Phone. Guna menjajal Windows Phone, Kang Kombor pun mengakuisisi Microsoft Lumia 535 dari Bhinneka.com. Sampai saat ini, Microsoft Lumia 535 masih ada dan kadang-kadang dipakai walaupun tidak disisipi SIM Card. Untuk sistem operasi sudah memakai Windows 10 Mobile.

Xiami Redmi Note 4x

xiaomi redmi note 4x

Banyaknya aplikasi dan umur baterai OPO yang sudah 2 tahun lebih membuat OPO harus dicas 2x sehari. Hal itu membuat aktivitas kerja Kang Kombor sebagai buruh agak terganggu. Karena itu, Kang Kombor memutuskan untuk membeli ponsel pintar Android lain yang memiliki kapasitas baterai besar dan dapat bertahan seharian. Setelah membanding-bandingkan spek dan harga, pilihan jatuh pada Xiaomi Redmi Note 4x. Belinya pun di Tokopedia supaya dapat harga yang super murah.

Penekanan utama pada pilihan Redmi Note 4x itu adalah pada kapasitas baterainya yang besar, yaitu 4100mAh. RAM 4GB dan ROM 64GB adalah pertimbangan lain. Apabila dibanding OPO yang memiliki RAM 3GB dan ROM 64GB, soal RAM hanya meningkat sedikit. Akan tetapi, dari sisi kamera, OPO jauh lebih bagus. Selain itu, Redmi Note 4x tidak punya NFC sedangkan OPO punya. Soal baterai, keduanya memiliki baterai yang non-removable.


Wah, ternyata banyak juga ya handphone yang pernah Kang Kombor pakai. Itu belum termasuk yang dipakai Yu Kombor dan Dhenok.

Selasa, November 14, 2017

Apple Watch Dapat Mendeteksi Hipertensi Dan Gangguan Pernafasan Saat Tidur

Studi yang dilakukan sebuah startup kesehatan Cardiogram bersama Universitas California San Francisco (UCSF) menyarankan gawai kemanggo (wearable) seperti Apple Watch, Fitbit dan lainnya bisa dipakai untuk secara akurat mendeteksi kondisi kesehatan umum seperti hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur (sleep apnea).

apple watch - appadvice.com

Dikutip dari Techcrunch, Cardiogram dan UCSF sebelumnya telah mendemostrasikan kemampuan Apple Watch untuk mendeteksi ketidaknormalan detak jantung dengan akurasi sampai dengan 97%. Studi baru menunjukkan bahwa Apple Watch dapat mendeteksi sleep apnea dengan akurasi 90% dan hipertensi dengan akurasi 82%.


Menurut American sleep Apnea Association, gangguan pernafasan saat tidur diderita oleh sekitar 22 juta penduduk dewasa di Amerika Serikat, dengan 80 persen kasus moderat sampai berat yang tidak terdeteksi. Itu merupakan keadaan serius di mana orang yang mengalami sleep apnea bisa berhenti bernafas dan menyebabkan kematian di AS.

Berdasarkan data Center for Disease Control (CDDC), 75% penduduk dewasa AS memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) yang menempatkan mereka pada risiko serangan jantung dan stroke yang merupakan sebab kematian paling banyak di AS.

Mampu untuk mendeteksi hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur dengan cara nyaman di rumah dengan hanya memakai piranti sederhana  dapat mengubah peta permainan dalam pengobatan. Saat ini kebanyakan pasien harus pergi ke dokter dan menunggu untuk diuji dengan interval sporadis yang menjadikan sulit untuk mendeteksi adanya lonjakan dalam tekanan darah pada waktunya saat terjadi peristiwa kritis dan bahkan semakin berat untuk mengatakan bahwa seseorang mengalami sleep apnea karena gangguan pernafasan itu terjadi pada saat seseorang sedang tidur.

Studi baru ini merekrut 6.115 partisipan dan meneliti melalui aplikasi Cardiogram memakai Apple Watch mereka pada suatu periode waktu. Studi kemudian bisa mendeteksi sleep apnea pada 1.016 peserta dan hipertensi pada 2.230 peserta dengan menggunakan algoritma penelitian dalam dengan perlakuan bernama DeepHeart.

DeepHeart dengan perlakuan digunakan untuk pada data dari 70% peserta dan kemudian diujikan pada 30% sisanya yang tidak diberi perlakuan.

Dari hasil studi itu dipercaya memberikan harapan bahwa gawai kemanggo yang memiliki sensor detak jantung seperti Apple Watch akan dapat dipakai untuk mendeteksi hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur.

Selasa, Agustus 22, 2017

Peluncuran Eksklusif Moto E4 di Lazada

moto e4 peluncuran eksklusif

Lazada kembali melakukan exclusive launch atau peluncuran eksklusif. Kali ini yang diluncurkan secara eksklusif adalah Motorola Moto E4.

Pada peluncuran eksklusif Moto E4 ini, Lazada memberikan diskon sebesar Rp111000. Harga normal Moto E4 Rp1999000 dan pada peluncuran eksklusif ini dibandrol dengan harha Rp1888000.

Selain diskon, pembeli Moto E4 juga akan diberi hadiah head set JBL.

Fasilitas lain yang diberikan untuk peluncuran eksklusif Motorola Moto E4 itu adalah cicilan hingga 12 bulan, 14 hari pengembalian dan bisa bayar di tempat.

Spesifikasi utama Moto E4 adalah layar 5” HD, desain metal, pemindai sidik jari, kamera 8MP dan 5MP yang ciamik, prosesor quad-core, RAM 2GB dan ROM 16GB, kecepatan 4G, Android 7.1.1 dan baterai 2800 mAh yang tahan lama.

Moto E4 sudah memakai Bluetooth versi 4.2 dan memiliki fitur NFC. Memori bisa diperbesar dengan microSD sampai dengan 128GB. Layar sudah dilindungi dengan pelapis Corning Gorilla Glass 3.

Spesifikasi Lengkap Moto E4

Network Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 8(900), 20(800), 38(2600), 40(2300)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
GPRS Yes
EDGE Yes
Launch Announced 2017, June
Status Available. Released 2017, June
Body Dimensions 144.7 x 72.3 x 9.3 mm (5.70 x 2.85 x 0.37 in)
Weight 151 g (5.33 oz)
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Display Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.0 inches (~65.9% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1280 pixels (~294 ppi pixel density)
Multitouch Yes
Protection Corning Gorilla Glass 3, oleophobic coating
Platform OS Android 7.1.1 (Nougat)
Chipset Mediatek MT6737
CPU Quad-core 1.3 GHz Cortex-A53
GPU Mali-T720
Memory Card slot microSD, up to 128 GB
Internal 16 GB, 2 GB RAM
Camera Primary 8 MP, f/2.2, autofocus, LED flash
Features 1.12 µm pixel size, geo-tagging, panorama, HDR
Video 720p@30fps
Secondary 5 MP, f/2.2, 1.4 µm pixel size, LED flash
Sound Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
  - Active noise cancellation with dedicated mic
Comms WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS
NFC Yes (optional)
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
Features Sensors Fingerprint (front-mounted, region dependent), accelerometer, proximity
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Browser HTML5
Java No
  - Fast battery charging
- MP3/eAAC+/WAV/Flac player
- DivX/WMV/MP4/H.264 player
- Photo/video editor
- Document viewer
Battery   Removable Li-Ion 2800 mAh battery
Misc Colors Iron Grey, Blush Gold, Oxford Blue

Nah, jangan sampai ketinggalan kalau tertarik dengan Motorola Moto E4.

Senin, Juli 10, 2017

Microsoft Menghentikan Mainstream Support untuk Windows Phone 8.1

Buat yang masih memakai perangkat telepon pintar berbasis Windows Phone 8.1, Microsoft akan menghentikan mainstream support untuk Windows Phone 8.1 terhitung mulai 11 Juli 2017.

Microsoft Lumia 535

Di WindowsCentral disebutkan bahwa  tanggal penghentian dukungan itu tiba terhitung tiga tahun setelah peluncuran Windows Phone 8.1 kepada publik. Pada saat peluncurannya, Microsoft menjanjikan dukungan pembaruan selama 36 bulan.


Apabila Kawan-Kawan masih ada yang memakai Windows Phone 8.1, Kawan-Kawan mungkin mau mempertimbangkan untuk upgrade ke Windows 10 Mobile apabila perangkat keras Kawan-Kawan kompatibel dengan Windows 10 Mobile. Sayangnya, masih ada proses manual yang mengharuskan pengguna untuk mengunduh upgrade advisor dan melakukan pembaruan sendiri.

Kang Kombor sendiri memiliki Microsoft Lumia 535 yang sejak lama sudah ditingkatkan ke Windows 10 Mobile sehingga penghentian mainstream support Windows Phone 8.1 itu tidak berpengaruh pada Kang Kombor.

Rabu, Juni 21, 2017

Perbandingan Spesifikasi OnePlus 5 dengan Samsung Galaxy S8

OnePlus sudah resmi meluncurkan ponsel flagship terbarunya, OnePlus 5 pada 20 Juni 2017. OnePlus 5 diperkuat dengan chipset Snapdragon 835,RAM 6GB & 8GB, ROM 64GB & 128GB, layar 5,5 inci, kamera belakang 16MP & 20MP untuk tele, kamera depan 16MP, Android 7.1.1 dan baterai 3300mAh.

oneplus-5samsung-galaxy-s8-

Fitur Utama OnePlus 5

  • Body: Anodized aluminum body, 2.5D Gorilla Glass 5 display glass. Midnight Black and Slate Gray color schemes.
  • Display: 5.5" AMOLED, 1,920x1,080px resolution, 401ppi; sRGB/DCI-P3 color space support.
  • Kamera Belakang: Main camera: Sony IMX398 sensor, 16MP, 1.12µm pixel size, f/1.7 aperture, dual pixel phase detection autofocus, EIS; multi-shot noise reduction; 2160p/30fps video recording. Tele camera: Sony IMX350 sensor, 20MP, 1.0µm pixel size, f/2.6 aperture.
  • Kamera Depan: Sony IMX371 sensor, 16MP, 1.0µm pixel size, f/2.0 aperture; 1080p/30fps video recording.
  • OS/Software: Android 7.1.1 Nougat; OxygenOS custom overlay.
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 835: octa-core CPU (4xKryo 280 + 4xCortex-A53), Adreno 540 GPU.
  • Memori: 6/8GB of LPDDR4X RAM; 64/128GB UFS 2.1 storage.
  • Batterai: 3,300mAh Li-Po (sealed); Dash Charge proprietary fast charging (5V/4A).
  • Konektivitas: Dual SIM; 3-Band carrier aggregation, LTE Cat.12/13 (600Mbps/150Mbps); USB Type-C (v2.0); Wi-Fi a/b/g/n/ac; GPS, Beidou, Galileo; NFC; Bluetooth 5.0.
  • Lain-lain: Front-mounted fingerprint reader; single speaker on the bottom; 3.5mm jack; tri-position Alert Slider.

OnePlus 5 ini diisukan untuk bersaing dengan Samsung Galaxy S8. Lalu seperti apakah perbandingan spesifikasi antara OnePlus 5 dengan Samsung Galaxy S8? Silakan simak di bawah perbandingannya.


Perbandingan Spesifikasi OnePlus 5 dengan Samsung Galaxy S8

PEMBANDING

ONEPLUS 5

SAMSUNG GALAXY S8

NetworkTechnologyGSM / CDMA / HSPA / LTEGSM / HSPA / LTE
2G bandsGSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
 CDMA 800 & TD-SCDMA 
3G NetworkHSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G NetworkLTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 25(1900), 26(850), 28(700), 29(700), 30(2300), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100)LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 25(1900), 26(850), 28(700), 32(1500), 66(1700/2100), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
SpeedHSPA, LTE-A (3CA) Cat12 600/150 MbpsHSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (4CA) Cat16 1024/150 Mbps
GPRSYesYes
EDGEYesYes
LaunchAnnounced2017, June2017, March
StatusComing soon. Exp. release 2017, June 27thAvailable. Released 2017, April
BodyDimensions154.2 x 74.1 x 7.3 mm (6.07 x 2.92 x 0.29 in)148.9 x 68.1 x 8 mm (5.86 x 2.68 x 0.31 in)
Weight153 g (5.40 oz)155 g (5.47 oz)
Build Corning Gorilla Glass 5 back panel
SIMDual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  - Samsung Pay (Visa, MasterCard certified)
- IP68 certified - dust/water proof over 1.5 meter and 30 minutes
DisplayTypeOptic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colorsSuper AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size5.5 inches (~73.0% screen-to-body ratio)5.8 inches (~83.6% screen-to-body ratio)
Resolution1080 x 1920 pixels (~401 ppi pixel density)1440 x 2960 pixels (~570 ppi pixel density)
MultitouchYesYes
ProtectionCorning Gorilla Glass 5Corning Gorilla Glass 5
 - Oxygen OS- 3D Touch (home button only)
- Always-on display
- TouchWiz UI
PlatformOSAndroid 7.1.1 (Nougat)Android 7.0 (Nougat)
ChipsetQualcomm MSM8998 Snapdragon 835Exynos 8895 Octa - EMEA
Qualcomm MSM8998 Snapdragon 835 - USA & China
CPUOcta-core (4x2.45 GHz Kryo & 4x1.9 GHz Kryo)Octa-core (4x2.3 GHz & 4x1.7 GHz) - EMEA
Octa-core (4x2.35 GHz Kryo & 4x1.9 GHz Kryo) - USA & China
GPUAdreno 540Mali-G71 MP20 - EMEA
Adreno 540 - USA & China
MemoryCard slotNomicroSD, up to 256 GB (dedicated slot) - single-SIM model
microSD, up to 256 GB (uses SIM 2 slot) - dual-SIM model
Internal64 GB, 6 GB RAM or 128 GB, 8 GB RAM64 GB, 4 GB RAM
CameraPrimaryDual 16 MP, f/1.7, EIS (gyro) + 20 MP, f/2.6, phase detection autofocus, 2x optical zoom, dual-LED flash, check quality12 MP, f/1.7, 26mm, phase detection autofocus, OIS, LED flash, check quality
Features1/2.8" sensor size, 1.12 µm @ 16MP & 1/2.8" sensor size, 1.0 µm @ 20MP, geo-tagging, touch focus, face detection, HDR, panorama1/2.5" sensor size, 1.4 µm pixel size, geo-tagging, simultaneous 4K video and 9MP image recording, touch focus, face/smile detection, Auto HDR, panorama
Video2160p@30fps, 1080p@30/60fps, 720p@30/120fps, check quality2160p@30fps, 1080p@60fps, HDR, dual-video rec., check quality
Secondary16 MP, f/2.0, EIS (gyro), 1.0 µm pixel size, 1080p, Auto HDR8 MP, f/1.7, autofocus, 1440p@30fps, dual video call, Auto HDR
SoundAlert typesVibration; MP3, WAV ringtonesVibration; MP3, WAV ringtones
LoudspeakerYesYes
3.5mm jackYesYes
 - Active noise cancellation with dedicated mic- 32-bit/384kHz audio
- Dirac HD sound- Active noise cancellation with dedicated mic
CommsWLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, DLNA, hotspotWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth5.0, A2DP, LE, aptX HD5.0, A2DP, LE, aptX
GPSYes, with A-GPS, GLONASS, BDSYes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
NFCYesYes
Infrared portNoNo
RadioNoNo
USB2.0, Type-C 1.0 reversible connector3.1, Type-C 1.0 reversible connector
FeaturesSensorsFingerprint (front-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compassIris scanner, fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, heart rate, SpO2
MessagingSMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push EmailSMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
BrowserHTML5HTML5
JavaNoNo
 - Fast battery charging (Dash Charge)- Samsung DeX (desktop experience support)
- DivX/Xvid/MP4/H.265 player- Fast battery charging (Quick Charge 2.0)
- MP3/eAAC+/WMA/WAV/FLAC player- Qi/PMA wireless charging (market dependent)
- Document viewer- ANT+ support
- Photo/video editor- S-Voice natural language commands and dictation
 - MP4/DivX/XviD/H.265 player
 - MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
 - Photo/video editor
 - Document editor
Battery Non-removable Li-Ion 3300 mAh batteryNon-removable Li-Ion 3000 mAh battery
Stand-by  
Talk time Up to 20 h (3G)
Music play Up to 67 h
 ColorsMidnight Black, Slate GrayMidnight Black, Orchid Gray, Arctic Silver, Coral Blue, Maple Gold
SAR 0.44 W/kg (head)     0.75 W/kg (body)    
SAR EU 0.32 W/kg (head)     1.27 W/kg (body)    
PriceAbout 500 EURAbout 700 EUR

Dari sisi harga, OnePlus 5 jelas lebih mudah daripada Samsung Galaxy S8.