Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 14, 2017

Google Assistant Kini Tersedia di Lebih Banyak HP dan Tablet Android

Google Assistant kini tersedia di lebih banyak varian HP dan tablet Android.


google lens assistant - foto dari google


Google Assistant semakin hari semakin banyak memiliki kemampuan, mulai dari menghubungkan Kamu dengan layanan jasa perbaikan lokal sampai memberitahu Kamu judul lagu yang sedang dinyanyikan di dekatmu. Kini Google telah mengumumkan bahwa Assistant akan tersedia di lebih banyak perangkat Android.


Google Assistant akan hadir pada tablet yang memakai Android 7.0 Nougat dan Android 6.0 Marshmallow. Untuk ponsel, Assistant bahkan akan hadir pada telepon pintar yang menggunakan Android 5.0 Lollipop.


Sayangnya nih…


Sayangnya, Assistant untuk tablet hanya akan diberikan kepada mereka yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa mereka. Assistant untuk Android 5.0 Lollipop sudah mulai disebarkan ke pengguna yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa mereka di Amerika Serikat, Inggris, India, Australia, Kanada dan Singapura, dan pengguna yang mengatur bahasa Spanyol sebagai bahasa mereka di Amerika Serikat, Meksiko dan Spanyol. Menyusul kemudian adalah Italia, Jepang, Jerman, Brasil dan Korea.


Google Assistant hanya akan dadah saja pada pengguna Android yang mengatur bahasa Indonesia sebagai bahasa mereka.

Rabu, November 22, 2017

Salah Besar Kalau Menyangka Kita Bisa Sembunyi dari Google

Ternyata Google tetap dapat melacak perangkat Android walaupun layanan lokasi dimatikan.

lokasi perangkat android dilacak oleh google walaupun layanan lokasi dimatikan

Selama ini kita memahami bahwa Google menggunakan piranti Android kita untuk mengumpulkan data lokasi hanya saat layanan lokasi (location services) kita nyalakan. Nyatanya, saat layanan lokasi itu kita matikan, Google masih dapat melacak keberadaan piranti Android kita.

Diberitakan di Techspot, sebuah penyelidikan yang dilakukan oleh Quartz menemukan fakta bahwa piranti keras yang menjalankan piranti lunak Android tidak hanya melacak pengguna saat fitur layanan lokasi dimatikan tetapi bahkan mereka tahu keberadaan kita walaupun kita tidak menggunakan aplikasi dan tidak ada SIM Card yang disisipkan.

Laporan penyelidikan itu menyatakan bahwa perangkat Android mengumpulkan alamat-alamat di sekitar menara seluler dan mengirimkan data itu ke Google sejak awal tahun ini (2017). Alamat-alamat itu disertakan dalam informasi yang dikirim ke sistem Google dan dipakai untuk mengelola notifikasi surungan (push notifikasi) dan pesan-pesan.

Google sudah mengkonfirmasi praktek itu dan akan menghentikan pengumpulan data itu terhitung mulai akhir November 2017 ini.


Quartz mencatat bahwa pada saat sebuah menara seluler tunggal tidak dapat menentukan lokasi tepat dari sebuah perangkat, beberapa menara seluler dapat mentrianggulasikan sebuah lokasi dalam radius 1/4 mil.

Google bisa saja mengaku tidak memakai informasi yang dikumpulkan itu, akan tetapi akan jauh lebih baik bagi para pengguna yang mengasumsikan bahwa apabila mereka mematikan layanan lokasi maka aktivitas pelacakan lokasi itu benar-benar dimatikan secara total.

Perangkat-perangkat mengirimkan data lokasi ke Google pada saat perangkat-perangkat itu berada dalam jangkauan menara seluler. Pada saat tidak ada SIM Card yang disisipkan, perangkat akan mengirimkan data lokasi pada saat perangkat-perangkat itu terhubung ke jaringan Wi-Fi. Tidak ada pilihan untuk menghentikan itu. Syukurlah Google akan menghentikan praktek itu mulai akhir November 2017 ini.

Selama ini ternyata kita tidak bisa sembunyi dari Google…

Selasa, November 21, 2017

Google Kesandung Pixel 2 Seperti Samsung Kesandung Galaxy Note 7

google pixel 2 xl dead pixel

Kuartal 2016 yang lalu dunia gawai sempat heboh karena Samsung Galaxy Note 7 yang digadang-gadang oleh Samsung bakal menjadi edisi Galaxy Note paling mumpuni ternyata mengalami kegagalan. Banyak pengguna Note 7 yang gawainya meledak dan terbakar. Kegagalan Samsung dengan Galaxy Note 7 itu sepertinya diikuti oleh Google dengan Pixel 2 XL dalam skala yang lebih ringan.

Sama seperti Galaxy Note 7 yang digadang-gadang oleh Samsung, Google Pixel 2 XL juga digadang-gadang oleh Google sebagai gawai yang luar biasa karena memiliki semua yang bisa ditawarkan oleh Google. Kinerjanya yang fantastis, kamera yang ciamik dan piranti lunak Android seperti yang diinginkan oleh Google. Sayangnya, Pixel 2 XL punya masalah dengan piranti kerasnya yaitu pada layar sampai dengan speaker. Masalah pada layar sampai speaker itu secara bervariasi dialami secara berbeda oleh para pengguna Pixel 2 XL.

Di antara masalah yang menimpa layar Pixel 2 XL adalah warna yang kurang tajam, kerusakan layar, bayangan biru pada layar, dan dead-pixels. Ada juga yang mengalami gangguan pada layar sentuh Pixel 2 XL.


Selain masalah berkaitan dengan layar yang cukup banyak itu, Pixel 2 XL juga mengalami masalah dengan kamera, adapter headphone dan konektivitas bluetooth dan Wi-Fi. Tidak sedikit pengguna yang mendapatkan notifikasi ‘fatal error’ pada saat meluncurkan aplikasi kamera pertama kali.

Keputusan Google untuk meniadakan colokan headphone dan menggantinya dengan adapter dinilai kontroversial. Apalagi ditambah dengan banyaknya keluhan pengguna mengenai penggunaannya mulai dari ketidaknyamanan karena adapter menjadi panas sampai dengan adapter yang tidak berfungsi sama sekali.

Sebagaimana ponsel baru, kadang-kadang pengguna mengalami masalah dengan konektivitas bluetooth dan Wi-Fi. Masalah yang sama juga ditemukan pada Pixel 2 XL.

Selain masalah-masalah di atas masih ada juga masalah yang pilihan solusinya hanya menunggu pemutakhiran piranti lunak secara resmi oleh Google. Masalah-masalah yang hanya bisa diatasi dengan menunggu pemutakhiran piranti lunak itu antara lain adalah pengaturan app-scaling, konektivitas, kualitas panggilan dan kualitas speaker.

Kita tentu tidak akan pernah menyangka bahwa raksasa teknologi semacam Samsung dan Google akan mengalami kegagalan dengan produknya. Dalam pemahaman kita, produk yang dibuat oleh Samsung dan Google tentunya sudah melalui riset dan proses pengembangan yang canggih. Segala sesuatunya direncanakan dengan matang termasuk pada spesifikasi perangkat keras dan pengembangan piranti lunak yang sesuai dengan piranti keras yang akan dipakai pada produk mereka. Namun faktanya, Samsung dan Google kesandung dengan masalah-masalah yang terjadi pada produk mereka. Masalah Samsung dengan Galaxy Note 7 bahkan sangat parah sampai Samsung harus menarik produk baru mereka itu dari pasar dan kemudian menjual kembali sebagai produk refurbished. Google belum sampai separah itu tetapi apabila masalah-masalah dengan Pixel 2 XL itu tidak segera teratasi, bisa jadi Pixel 2 XL juga tidak akan laku dibeli karena tidak sedikit situs teknologi yang menyarankan untuk melupakan Pixel 2 Xl dan memilih Pixel 2 saja.

Dalam kasus yang lain, Microsoft juga mengalami kegagalan berkaitan dengan produknya, Windows Phone dan Windows Mobile. Kegagalan Microsoft bukan merupakan kegagalan produk seperti Samsung dengan Note 7 dan Google dengan Pixel 2 XL melainkan kegagalan dalam pemasaran karena Microsoft tidak mampu mendongkrak penjualan gawai dengan sistem operasi yang mereka produksi.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kasus Samsung, Google dan Microsoft itu adalah agar kita jangan takut gagal karena bahkan raksasa-raksasa teknologi seperti Samsung, Google dan Microsoft pun ternyata tidak selalu berhasil dengan produk-produk mereka.

Jumat, Oktober 13, 2017

Google Mulai Mengintegrasikan Duo Ke Beberapa Perangkat Android

Google Mulai Mengintegrasikan Duo Ke Beberapa Perangkat Android

Kawan-Kawan sudah tahu aplikasi panggilan video atau video call milik Google yaitu Google Duo? Kalau belum, semoga kali ini Kawan-Kawan jadi tahu soal itu, hehehe.

Sebelumnya, Google Duo merupakan aplikasi mandiri. Duo tidak dipaketkan dalam sistem operasi Android seperti layanan Google lainnya (yang dipaketkan). Banyak yang mengira Google tidak akan memaket Duo ke sistem operasi Android atau perangkat Android. Ternyata, perkiraan itu tidak tepat.

Google kini mulai memaketkan Duo ke perangkat Android. Pada tahap permulaan ini, perangkat yang diberi Duo secara paket adalah Pixel, Pixel 2, Android One, dan Nexus. Kita tahu semua perangkat itu adalah perangkat yang memakai Android yang asli dari Google. Belum diketahui apakah Duo akan dipaketkan dalam versi baru Android yang akan datang.


Pengintegrasian Duo ke dalam perangkat membuat pemakai bisa langsung melakukan panggilan video langsung dari aplikasi kontak. Syaratnya adalah lawan bicara yang akan diberi panggilan video juga memiliki aplikasi Duo di perangkatnya.

Gambar dari Techspot di bawah ini mendemokan cara melakukan panggilan video menggunakan Duo langsung dari kontak.

Selama ini Kawan-Kawan tentunya melakukan panggilan video dengan aplikasi yang berbeda-beda. Apakah menurut Kawan-Kawan pengintegrasian Duo ke perangkat Android itu menarik?

Jumat, September 15, 2017

Google Chrome Akan Memblok Video Swaputar Mulai Januari 2018

Pembaruan besar yang akan hadir pada peramban Google Chrome yaitu Google Chrome akan memblok video swaputar* di internet.

logo google chrome

Video swaputar memang menjengkelkan. Selain menguras bandwidth kita, kadang video swaputar juga bikin tidak nyaman. Taruhlah bagi yang senang berselancar di internet dengan laptop dengan headphone selalu tercolok ke perangkat dan tiba-tiba saja muncul suara sangat keras yang memekakkan telinga gara-gara ada video swaputar di suatu halaman web. Tentu saja hal itu membuat kuping kita jadi sakit.


Google sudah memberi peringatan: pada pembaruan peramban web Chrome yang akan datang, ia akan memblok semua video swaputar yang memiliki suara. Sebuah kiriman di blog resmi Google menyebutkan bahwa Chrome 64 hanya akan meloloskan video swaputar apabila video itu tidak memainkan suara atau pengguna sudah mengindikasikan ketertarikannya pada media. Chrome 64 akan mengijinkan swaputar untuk berjalan apabila pengguna menginginkan media untuk dimainkan dan menghormati pilihan pengguna apabila mereka tidak ingin.

Tidak semua pengguna memiliki kecenderungan sama terhadap media swaputar sehingga Chrome 63 akan menambahkan pilihan baru buat pengguna untuk men-disable secara total audio pada situs web secara individual. Pilihan pembisuan situs akan terjadi antara sesi peselancaran internet, yang memberi pengguna untuk mengkastemisasi kapan dan di mana audio akan diputar.

Perubahan itu akan memberikan kendali lebih besar kepada pengguna atas pemutaran media di peramban yang dipakai dan akan membuat penayang untuk mengimplementasikan swaputar apabila itu memberikan manfaat kepada pengguna. Untuk lebih detilnya, silakan lihat di peta jalan swaputar.

Catatan:

*swaputar adalah autoplay. kang kombor menggunakan itu karena kalau swatayang kok kurang pas

Kamis, Juli 20, 2017

Google Glass Kembali Hadir

google glass enterprise edition

Pada 2015 Google telah mengakhiri program Google Explorer. Google menghentikan produksi Google Glass Explorer Edition. Akan tetapi, hal itu bukan berarti bahwa Google Glass dimatikan. Saat itu, Google berjanji akan tetap bekerja untuk versi masa depan dari piranti kemanggo* itu.

Janji Google waktu itu kini telah dipenuhi. Google Glass telah hadir kembali.

Sayangnya, Google Glass yang hadir ini bukanlah Google Glass bagi pengguna konsumer melainkan untuk pengguna enterprise. Google Glass yang baru ini adalag Google Glass Enterprise Edition.


Keberadaan Google Glass Enterprise Edition ini diungkap oleh Alphabet X dan lebih ditujukan kepada pengguna bisnis karena pengguna konsumer tidak tertarik pada Google Glass sedangkan pengguna bisnis memberikan cerita sukses bagi Gooogle Glass.

Walaupun publik tidak tertarik dengan Google Glass, Google terus memasok Google Glass untuk kebutuhan pengguna bisnis seperti GE Aviation, Boeing DHL, dan AGCO. Perusahaan-perusahaan itu mampu mengintegrasikan Google Glass ke dalam proses bisnis mereka secara praktis dan berhasil meningkatkan efisiensi dan mengurangi penggunaan kertas.

Berdasarkan umpan balik dari pelanggan bisnis, Google mampu mengembangkan edisi enterprise dari piranti kemanggo itu, yang telah ditingkatkan dan dirancang ulang dengan benak lingkungan kerja. Kali ini, Google Glass berbobot lebih ringan, lebih nyaman dipakai dengan kamera yang lebih baik, punya daya hidup baterai yang lebih lama, punya koneksi WiFi yang lebih cepat, dan punya daya proses yang lebih besar.

Beda perusahaan beda pula kebutuhan penggunaan Google Glass di lingkungan kerjanya. Tiap perusahaan bersama dengan Google mengembangkan aplikasi kastem sesuai dengan kebutuhan penggunaan yang dimiliki.

GE memberikan Google Glass kepada mekaniknya sehingga mereka bisa melihat video dan animasi instruksional yang membantu mekanik mengurangi waktu untuk mencari petunjuk di komputer.

DHL membawa Google Glass ke gudang untuk mempercepat proses rantai pasok (supply chain). Daripada selalu merujuk pada instruksi berbasis kertas untuk melihat dimana pesanan harus ditempatkan, para pekerja memiliki informasi yang disajikan secara realtime. Hal ini berhasil meningkatkan efisiensi sebesar 15%.

Dari industri kesehatan dilaporkan bahwa para dokter dapat memberikan waktu dan perhatian lebih banyak kepada pasien mereka karena mereka dapat mengambil catatan medis di dalam aplikasi dengan Google Glass dan penggunaan Google Glass dapat mengurangi pekerjaan administratif mereka.

*) kemanggo adalah kata karangan saya sendiri untuk mengganti kata wearable. kemanggo artinya dapat dipakai, berasal dari lema ‘kanggo’ yang berasal dari bahasa Jawa .

Jumat, Mei 05, 2017

Wajah Halaman Login Baru Google

Nampaknya perancangan ulang tampilan website dalam grup Google bukan hanya untuk YouTube saja. Dua hari lalu Kang Kombor publikasikan kiriman tentang YouTube yang punya tampilan halaman web baru. Ternyata, hari ini Google punya halaman login baru untuk masuk ke layanannya.

tampilan halaman login baru google

Seperti halaman web baru YouTube, tampilan halaman login baru Google itu memiliki desain yang bersih (clean) dan terkesan lebih sederhana dan lebih ringan daripada tampilan halaman login yang sebelumnya.

tampilan login baru google

Apakah banyak halaman lain dari grup Google akan berubah tampilan juga? Mari kita tunggu.

Selasa, Desember 06, 2016

Trusted Contacts, Aplikasi Yang Akan Menginfokan Bahwa Kamu Baik-Baik Saja

Trusted Contacts - TechRadar

Ponsel pintar membuat orang semakin mudah untuk selalu berhubungan. Perangkat genggam itu juga menjadi alat untuk saling membantu satu sama lain, terutama pada keadaan darurat.

Aplikasi terakhir yang dirilis oleh Google, Trusted Contacts, memungkinkan lingkaran keluarga dan teman dekat untuk dapat melacak lokasi kita apabila terjadi sesuatu yang salah, atau hanya sekedar untuk memberi tahu mereka bahwa kita dalam keadaan baik-baik saja dan sedang dalam perjalanan pulang.


Agar fitur pelacakan itu dapat dipergunakan oleh lingkaran dekat kita, setelah mengunduh aplikasi Tursted Contacts kita harus memberi status “trusted” pada kontak-kontak terdekat kita. Dari sana, orang-orang terpercaya itu akan tahu bahwa kita baru saja pindah lokasi, melihat apakah kita berada di wilayah yang sedang berlangsung bencana, atau sekedar memantau kita dalam keadaan yang mengkhawatirkan seperti berjalan sendirian di malam hari.

Trusted Contacts in action - TechRadar

Apabila salah satu orang dalam kontak terpercaya timbul rasa khawatirnya akan keadaan kita, dia juga bisa mengirimkan permintaan untuk melihat lokasi terakhir kita yang diketahui, sebuah fitur yang diakui Google bisa bekerja walaupun poncel yang ditanyai dalam keadaan luring (offline).

Apabila diketahui semuanya baik-baik saja, pengguna punya waktu lima menit untuk membatalkan permintaan sebelum aplikasi secara otomatis memberitahu lokasi kita, yang akan memberitahu lokasi kita kepada peminta info lokasi sehingga ia bisa mengambil tindakan yang diperlukan dimulai dari lokasi terakhir kita yang diketahui.

Trusted Contacts tersedia untuk perangkat Android yang memakai KitKat atau yang lebih baru dan dapat diunduh di Google Play Store. Google juga sedang mengerjakan versi iOS dan sudah menerima pendaftaran untuk diberi informasi apabila aplikasi untuk Apple sudah diluncurkan.

Senin, November 28, 2016

Pak Raden Jadi Doodle Google Hari Ini

Hari ini adalah peringatan hari ulang tahun ke-84 Pak Raden. Hehe, maksudnya Drs. Suryadi, penemu karakter Si Unyil. Untuk mengenang Suryadi, Google membuat doodle pada hari ulang tahun ke-84 nya.

google doodle hari lahir pak raden

Pada doodle itu juga ditampilkan beberapa karakter dalam Film Boneka Si Unyil, di antaranya ada Meilani dan Unyil, selain Pak Raden dan wajah Drs. Suryadi.


Suryadi terkenal dengan nama Pak Raden. Lahir di Puger, Jember, Jawa Timur tanggal 28 November 1932, dan meninggal setahun lalu pada tanggal 30 Oktober 2015. Ia merupakan lulusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB).

Suryadi menciptakan karakter Si Unyil untuk memberikan acara yang mendidik bagi anak-anak pada era 1980-an. Selain menciptakan tokoh Si Unyil, Oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Suryadi pun pernah didaulat menjadi ilustrator buku pelajaran Bahasa Indonesia tingkat sekolah dasar.

Suryadi juga telah menulis beberapa buku. Di antara buku yang pernah ditulis oleh Suryadi adalah “Petruk Jadi Raja”, “Gerhana The Eclipse” dan “Golden Cucumber”.

Anak-anak yang dulu disuguhi Film Boneka Si Unyil kini tentunya sudah berusia di atas 35 tahun. Film Boneka Si Unyil saat itu sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh anak-anak, termasuk Kang Kombor sendiri. Bahkan, sampai sekarang Film Boneka Si Unyil masih menjadi tayangan yang menarik bagi anak-anak walaupun formatnya telah diubah.

Jumat, September 30, 2016

Google Apps Berubah Menjadi G Suite

Google Apps Berubah Menjadi G Suite

Kemarin Kang Kombor mendapat email dari Google Apps yang menyampaikan informasi tentang perubahan nama Google Apps menjadi G Suite.

Mengenai Google Apps ini, Kang Kombor sudah membahas sejak layanan Google itu masih gratis-tis, yaitu pada 2009. Kiriman-kiriman Kang Kombor yang membahas Google Apps itu antara lain:


Kang Kombor lupa waktu tepatnya tetapi kemudian dalam perjalanan Google Apps gratis tidak ditawarkan lagi kepada umum. Layanan Google Apps gratis masih diberikan untuk institusi pendidikan. Kang Kombor sendiri sudah memanfaatkan Google Apps sejak masih gratis sehingga bisa tetap menikmati fasilitas gratis itu.

Nah, di bawah ini Kang Kombor kutip email pemberitahuan dari Google Apps:

Pelanggan Google Apps yang Terhormat,

Kami menciptakan Google Apps untuk membantu orang di mana pun agar bekerja dan berinovasi bersama, sehingga organisasi Anda dapat bergerak lebih cepat dan mencapai lebih banyak hal. Hari ini, kami memperkenalkan nama baru yang mencerminkan misi ini dengan lebih baik: G Suite.

Selama beberapa minggu mendatang, Anda akan melihat nama dan logo baru muncul di tempat yang telah dikenal, termasuk Konsol Admin, Pusat Bantuan, dan faktur. G Suite masih tetap menjadi solusi lengkap yang Anda gunakan setiap hari, dengan alat canggih yang sama—Gmail, Dokumen, Drive, dan Kalender.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan yang membawa kita ke G Suite. Kami selalu meningkatkan teknologi agar terus belajar dan tumbuh dengan tim Anda.

Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami kapan pun.

Kunjungi pos blog resmi kami untuk mempelajari lebih lanjut (dalam bahasa Inggris).

 

Hormat kami,
Tim G Suite

N.B. Mulai sekarang, setiap email yang Anda terima dikirim oleh G Suite (gsuite-noreply@google.com) bukan dari Google Apps—tapi jangan khawatir, ini tetap kami.

Selamat dagang G Suite!

Selasa, Mei 24, 2016

Apa Itu Chromebook?

Minggu lalu, bertepatan dengan ajang Google I/O 2016 internet disesaki dengan kabar bahwa Chromebook akan bisa memakai semua aplikasi android. Memang, pada Google I/O 2016 itu dipaparkan hasil pengembangan terbaru Chromebook yang akan mampu untuk diinstal semua aplikasi android. Tujuannya, tentu saja agar Chromebook semakin laris. Oke... tapi ngomong-ngomong, apa sih Chromebook itu?

Chromebook Adalah...

acer chromebook
Chromebook adalah sebuah laptop yang menjalankan sistem operasi Chrome OS. Laptop ini bergantung pada ketersediaan akses internet karena memang sejak awal dirancang untuk dipakai pada saat terkoneksi dengan internet dan hampir semua aplikasi dan datanya berada di awan (cloud). Google secara otomatis menyediakan ruang penyimpanan awan sebesar 100GB.

Chromebook yang pertama dijual diproduksi oleh Acer dan Samsung, yang mulai dikirim pada 15 Juni 2011. Sebagai pelengkap, pada Mei 2012 diperkenalkan versi dekstop yang disebut Chromebox dan pada Januari 2014 diperkenalkan versi All in One oleh LG Electronics.

Chromebook dijual secara langsung oleh Google atau melalui mitra pengecer. Pada 2012, sekolah-sekolah menjadi pembeli utama Chromebook. Pada Oktober 2012, Google memperluas strategi pemasarannya dan memasukkan pengguna pertama komputer dan rumah tangga yang mencari komputer kedua.

Bagaimana Chromebook Itu...

Tidak seperti laptop lainnya, start up Chromebook sangat cepat. Hanya dalam waktu kira-kira 7 detik setelah dihidupkan, Chromebook sudah siap dipakai. Ketika dihidupkan, kita akan melihat bahwa peramban Google Chrome adalah satu-satunya aplikasi bawaan Chromebook. Google Chrome itulah kunci dari Chromebook. Aplikasi yang lain adalah aplikasi berbasis web (email, foto, dokumen), atau aplikasi yang berjalan pada saat kita terhubung dengan internet. Ingat, Google secara otomatis menyediakan penyimpanan awan sebesar 100GB untuk Chromebook.

Manfaat paling jelas dari penyimpanan di awan adalah dapat diakses dari komputer manapun asalkan ada koneksi internet. Selain itu, apabila Chromebook kita rusak atau hilang, kita tidak perlu khawatir akan kehilangan aplikasi, dokumen dan pengaturan.

Aplikasi untuk Chromebook tersedia di Chrome Web Store. Sebelum diumumkan bahwa Chromebook dapat memakai aplikasi android, semua aplikasi Chromebook dapat diinstal dari Chrome Web Store.

Baterai yang tahan lama adalah kekuatan lain dari Chromebook selain harganya yang murah. Baterai Chromebook bisa tahan sampai 13 jam sehingga kita bisa membawanya keluar seharian tanpa takut kehabisan baterai pada saat menggunakannya.

Apa Chromebook Bisa Offline?

Chromebook memang dirancang secara utama untuk dipakai pada saat kita terhubung dengan internet melalui WiFi atau 3G. Namun, tidak mungkin kita akan daring selamanya. Ada kalanya juga kita akan luring. Nah, ada beberapa hal yang masih dapat dilakukan pada saat luring seperti:
  • Membaca dan menulis email menggunakan offline Gmail
  • Membuat catatan atau daftar menggunakan Google Keep
  • Membuat atau menyunting dokumen, slides atau spreadsheets menggunakan aplikasi Google Drive (Google Docs, Sheet dan Slide)
  • Melihat dan RSVP agenda menggunakan Google Calendar
  • Melihat dan menyunting foto dengan built-in photo editor
  • Mendengarkan musik atau melihat film dengan built-in media player
  • Membaca halaman web yang disimpan untuk dibaca luring

Bisa Main Game di Chromebook?

Main game bukan kerjaan di Chromebook. Karena kapasitas penyimpanan dan spesifikasi yang rendah di Chromebook, permainan luring biasanya terbatas pada permainan 2D seperti Angry Birds.


Jumat, April 22, 2016

Google Doodle Hari Bumi 2016 dan Tema Hari Bumi 2016

22 April diperingati sebagai Hari Bumi. Hari Bumi pertama diperingati pada 22 April 1970. Dengan begitu, sampai hari ini Hari Bumi sudah 46 kali diperingati. Mengenai sejarah Hari Bumi itu sudah banyak halaman web atau blog yang menulis sehingga Kang Kombor tidak perlu menuliskan lagi sejarah hari bumi itu. Kang Kombor hanya akan berbagi sesuatu yang menarik pada peringatan Hari Bumi 2016 yang jatuh pada hari ini.

Google Doodle Hari Bumi 2016

Google memiliki cara sendiri untuk menandai hari-hari penting, yaitu melalui grafis yang dikenal dengan doodle. Doodle Google itu bisa dilihat di homepage Google.

Pada Hari Bumi 2016 ini, Google membuat doodle sebanyak 5 buah yang ditampilkan secara rotasi. Setiap doodle menampilkan gambar binatang di dalamnya, ada penyu, beruang kutub, gurita, gajah dan rubah. Apabila Kawan-Kawan ingin melihat keseluruhan doodle Hari Bumi itu, segarkan atau refresh saja homepage Google www.google.com atau www.google.co.id. Berikut di bawah ini keempat doodle Google untuk Hari Bumi 2016.

Google Doodle Hari Bumi 2016 Penyu

Google Doodle Hari Bumi 2016 Beruang Kutub

Google Doodle Hari Bumi 2016 Gurita

Google Doodle Hari Bumi 2016 Gajah

Google Doodle Hari Bumi 2016 Rubah

Tema Hari Bumi 2016

Website earthday.org memberikan tema Hari Bumi 2016 ini sebagai "TREES FOR THE EARTH" atau pepohonan untuk bumi.

Poster Hari Bumi 2016
Poster Hari Bumi 2016

Berikut ini Kang Kombor kutip dari earth.org:

Earth Day 2016 — Trees for the Earth.

Let’s get planting.

Over the next five years, as Earth Day moves closer to its 50th anniversary, we’re calling on you to help us achieve one of our most ambitious goals yet —we’re planting 7.8 billion trees and we’re starting now.

Trees will be the first of five major goals we are undertaking in honor of the five-year countdown to our 50th anniversary. On their own and together, these initiatives will make a significant and measurable impact on the Earth and will serve as the foundation of a cleaner, healthier and more sustainable planet for all.

Why Trees?

Trees help combat climate change.
They absorb excess and harmful CO2 from our atmosphere. In fact, in a single year, an acre of mature trees absorbs the same amount of CO2 produced by driving the average car 26,000 miles.

Trees help us breathe clean air.

Trees absorb odors and pollutant gases (nitrogen oxides, ammonia, sulfur dioxide and ozone) and filter particulates out of the air by trapping them on their leaves and bark.

Trees help communities.

Trees help communities achieve long-term economic and environmental sustainability and provide food, energy and income.

Plant a tree. Make a donation. Activate your friends and social networks.

We can do this. #trees4earth
Pokok-pokok dari ajakan Earth Day Network itu adalah:

Ayo menanam pohon karena pohon itu membantu melawan perubahan iklim, membantu kita menghirup udara bersih, membantu kumpulan manusia (komunitas).

Sudahkan Kawan-Kawan menanam pohon? Kalau belum, segeralah menanam pohon. Tidak hari ini, luangkan waktu besok akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu.

Jumat, April 15, 2016

Siapa Samaun Samadikun yang Menjadi Doodle Google 15 April 2016?

google doodle hari lahir samaun samadikun 2016-04-15
Google Indonesia menampilkan sketsa wajah Samaun Samadikun sebagai doodle situs Google Indonesia. Apabila tetikus digeret ke doodle itu, akan muncul keterangan "Hari Lahir Samaun Samadikun ke-85. Siapakah Samaun Samadikun hingga Google Indonesia membuatnya menjadi doodle?

Profesor Samaun Samdikun adalah adalah seorang insinyur, pendidik, dan ilmuwan Indonesia yang jasa-jasanya di bidang elektronika telah diakui oleh dunia ilmu pengetahuan. Beliau seorang penulis yang menulis banyak publikasi ilmiah nasional maupun internasional di bidang elektronika. Berikut informasi yang Kang Kombor kutip dari Wikipedia.

Prof. Samaun Samadikun adalah salah satu pendiri dari Akademi Ilmu Pengetahuan Islam (1986) dan salah satu pendiri Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Pada tahun 1987-1992 ia menjadi Anggota MPR RI sebagai Utusan Golongan.

Ia adalah penulis dan turut menulis banyak publikasi ilmiah nasional maupun internasional dalam bidang tunnel diodes, instrumentasi nuklir, fabrikasi IC, energi, industri elektronika, dan pendidikan serta editor buku "mikroelektronika".

Jasa-jasanya di bidang elektronika diakui dunia ilmu pengetahuan, termasuk cita-citanya menjadikan kota Bandung sebagai "Kota Chip" di Indonesia. Ia memprakarsai program Bandung High Technology Valley (BHTV).
 Profesor Samaun Samadikun lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 15 April 1931. Beliau dikarunia umur 75 tahun. Meninggal dunia pada 15 November 2006 di Jakarta.

Ketika menyelesaikan program S3 di Stanford University pada 1971, Profesor Samaun Samadikun menulis disertasi berjudul "An Integrated Circuit Piezoresistive Pressure Censor for Biomedical Instrumentation".

Profesor Samaun Samadikun mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Pemerintah Republik Indonesia pada 1994.

LIPI Press pernah menerbitkan buku tentang beliau berjudul "Profesor Samaun Samadikun: Sang Petani Silikon Indonesia".

Selasa, Maret 15, 2016

Cara Cek Website Kita Mobile Friendly Atau Tidak

Masih ingat Kang Kombor menyinggung sedikit tentang Accelerated Mobile Page (AMP) waktu Kang Kombor cerita tentang YouTube lebih banyak diakses melalui handphone? Google saat ini memang belum menjadikan mobile firendly sebagai faktor yang mempengaruhi pemeringkatan hasil pencarian. Akan tetapi, di kemudian hari bukan tidak mungkin Google akan menjadikan hal itu sebagai faktor yang akan berpengaruh pada peringkat halaman web di SERP Google. Daripada Lu manyun di kemudian hari, lebih baik mulai sekarang sesuaikanlah website/blog kita agar ramah pada perangkat bergerak.

Cara Cek Website Kita Mobile Friendly Atau Tidak


Sebelum melangkah pada cara membuat website yang ramah perangkat bergerak atau mobile friendly, ada baiknya kita periksa dulu apakah website/blog kita sudah ramah perangkat mobile.

Banyak situs yang menyediakan alat untuk men-cek apakah website kita mobile friendly atau tidak. Akan tetapi, Kang Kombor merekomendasikan untuk menggunakan alat yang disediakan oleh Google melalui Google Webmaster. Silakan buka https://www.google.com/webmasters/tools/mobile-friendly/.

mobile friendly test - google webmaster tools

Cara menggunakan alat yang disediakan oleh Google Webmaster itu sangat mudah. Kita tinggal memasukkan alamat halaman web atau website lalu klik tombol ANALYZE. Google Webmaster kemudian akan memberikan hasil analisanya kepada kita.

Kang Kombor sendiri telah melakukan tes dan alhamdulillah blog Kang Kombor ini sudah ramah perangkat bergerak.

blog kang kombor mobile friendly

Bagaimana Cara Membuat Website/Blog Kita Agar Mobile Friendly?

Apabila ingin belajar cara membuat website agar ramah perangkat bergerak atau mobile friendly, kita bisa membaca di Google Developers. Di sana dijelaskan alasan perlunya website dibuat ramah perangkat bergerak. Salah satunya karena saat ini semakin banyak pengguna internet yang membuka website menggunakan perangkat bergerak. Website versi desktop sulit untuk dilihat dan dipergunakan pada perangkat bergerak seperti telepon pintar atau tablet. Oleh karena itu, versi website yang ramah perangkat bergerak sangat diperlukan.

Kawan-Kawan memakai CMS seperti WordPress, Joomla, Drupal, Blogger, vBulletin, Tumblr, Google Site, dan lain-lain dan ingin segera tahu cara membuat website/blog yang dibuat dengan CMS itu menjadi mobile friendly? Silakan langsung ke halaman ini.

Untuk pengguna Blogger sendiri, Google sudah menyediakan template mobile yang dapat kita aktifkan. Apabila kita menggunakan template yang tidak mobile friendly, kita tinggal mengaktifkan mobile template dari dasbor Blogger. Sebagai alternatif, Kawan-Kawan pengguna Blogger bisa mencari template yang responsive.

Sabtu, Februari 13, 2016

Google Membunuh Picasa

picasa
Pengguna Blogger tentu tidak asing dengan Picasa. Saat Picasa muncul, gambar yang disisipkan ke dalam kiriman blog otomatis akan diunggah ke Picasa Web Album. Picasa itu fasilitas untuk menyimpan foto secara daring yang disertai juga dengan aplikasi desktop untuk memudahkan pengunggahan foto ke Picasa Web Album, namanya Picasa Desktop. Pada kisaran 2008 - 2010 Kang Kombor memasang Picasa Desktop di laptop karena waktu itu banyak foto yang perlu Kang Kombor simpan di Picasa Web Album.

Selain untuk mengunggah foto ke Picasa Web Album, Picasa Desktop berfungsi juga sebagai aplikasi untuk melihat gambar (image viewer) dan juga penyunting gambar (image editing). Bahkan, Picasa Desktop juga bisa dipakai untuk memublikasikan foto ke blog. Kang Kombor dulu sering melakukan posting foto ke blog menggunakan Picasa Desktop.

Mulai 15 Maret 2016 yang akan datang, Google akan menghentikan dukungan untuk Picasa Desktop. Pengguna yang sudah memasang Picasa Desktop tetap akan dapat menggunakan aplikasi itu tetapi Google tidak akan lagi memberi dukungan atau memberi update. Picasa Web Album akan digantikan dengan Google Photos yang sudah lama diluncurkan. Pengguna Picasa yang memiliki foto di Picasa Web Album dianjurkan untuk beralih ke Google Photos. Akan tetapi, untuk pengguna Picasa yang tidak mau beralih ke Google Photos, Google akan membuat tempat baru bagi pengguna untuk tetap dapat mengakses data yang ada di Picasa Web Album. Pengguna akan tetap dapat melihat, mengunduh atau menghapus album yang ada di Picasa Web Album. Yang tidak dapat dilakukan adalah membuat album, mengorganisasikan foto dan menyunting album. Fitur untuk itu disediakan di Google Photos.

Pemberitahuan mengenai penghentian Picasa itu diungkapkan di Picasa Blog kemarin.

Kawan-Kawan akan tetap memakai Picasa atau beralih ke Google Photos?

Sabtu, Desember 19, 2015

Cara Buat Akun Google Tanpa Gmail

Dulu kita bisa buat akun Google tanpa Gmail alias menggunakan email yang sudah kita miliki. Apakah buat akun Google tanpa harus punya email Gmail masih bisa dilakukan? Tentu saja masih bisa. Kita masih bisa membuat Google Account tanpa email Gmail. Video di bawah akan menjelaskan cara membuat akun Google tanpa perlu memiliki email Gmail.


Mudah banget caranya bukan?

Selasa, Maret 03, 2015

Google Takut Ditinggalkan Pengguna Blogspot

Google batal membatasi konten dewasa di layanan blog miliknya.

Minggu lalu Google memberikan pesan kepada penggunanya untuk menghapus konten dewasa dari blognya atau blog itu akan dibuat menjadi blog privat yang hanya bisa dilihat oleh pemiliknya. Rupanya, ancaman Google mendapatkan protes dari penggunanya yang memiliki konten dewasa. Para pengguna itu mengancam akan meninggalkan Blogger dan beralih ke layanan blog yang lain apabila Google tetap memberlakukan larangan itu.

blogger

Menanggapi ancaman itu, Google akhirnya membatalkan larangan pemuatan konten seksual eksplisit di layanan blog miliknya, Blogger. Sebagai gantinya, Google hanya akan menandai blog yang memiliki konten seksual ekspilist sebagai blog dengan konten dewasa dan akan memberi peringatan tentang adanya konten dewasa di blog tersebut apabila ada yang mengakses blog tersebut.

Sebenarnya, pelarangan konten seksual eksplisit telah memberikan harapan pada komitmen Google untuk menyediakan internet yang aman buat semua orang. Akan tetapi, nyatanya, Google lebih takut ditinggalkan penggunanya yang memiliki konten dewasa dibanding usaha-usaha untuk menyediakan internet yang aman untuk semua orang.

Jumat, November 14, 2014

Google Messenger Cuma Aplikasi SMS dan MMS

Mendapatkan kabar bahwa Google Messenger sudah tersedia di Google Play dan dapat diinstal oleh Android 4.1 ke atas, saya langsung menuju toko aplikasi Android milik Google dan mencari Google Messenger. Google Messenger pun saya instal. Ternyata, Google Messenger itu hanya aplikasi SMS dan MMS. Hehehe, saya berpengharapan terlalu tinggi. Saya kira seperti aplikasi ‘ngobrol’ yang lain…
Tentu itu bukan salah Google. Itu salah saya sendiri yang tidak membaca dulu mengenai Google Messenger. Padahal, di Google Play sudah dijelaskan bahwa Google Messenger itu aplikasi untuk baca dan kirim SMS dan MMS J
Tidak pakai lama setelah saya pasang, Google Messenger langsung saya copot lagi. Kalau hanya untuk itu sih biar saja saya pakai Contact Manager saja dulu. Eh, tapi kalau ada yang penasaran ingin pasang Google Messenger, silakan kunjungi link ini.

Senin, Februari 10, 2014

Bahkan Google Bisa Gagal!


Banyak orang ingin mengubah nasibnya dari seorang karyawan gajian menjadi seorang pebisnis tetapi tidak segera memulai bisnisnya karena takut gagal. Kegagalan dalam bisnis bukanlah sesuatu yang istimewa. Banyak pebisnis handal yang ada kalanya gagal dalam satu atau dua bisnis yang dikelolanya. Bahkan, banyak pebisnis sukses yang sebelumnya pernah berkali-kali gagal dalam bisnisnya. Bahkan, Google pun bisa gagal. Nggak percaya?

Silakan cari informasi di internet mengenai produk-produk Google yang ditutup. Itu adalah contoh kegagagal yang dialami oleh Google. Sebagai contoh misalnya Google Wave. Produk yang dulu digadang-gadang untuk menjadi besar akhirnya harus ditutup.

Kegagalan Google yang terbaru adalah Motorola. Google membeli Motorola dengan harga lebih dari 12M dolar. Google gagal menjadikan Motorola sebagai pusat labanya sehingga akhirnya Google berencana untuk menjual Motorola ke Lenovo dengan harga kurang dari 4M dolar ditambah sekitar 6% saham Lenovo.

Lihatlah! Google saja bisa gagal. Berkali-kali gagal.

Gagal dalam bisnis itu biasa. Seorang pebisnis harus bermental baja, pantang menyerah dan nggak ada matinya. Ir. Ciputra mengatakan dalam sajaknya bahwa seorang entrepreneur itu gagal sepuluh kali, bangkit sebelas kali.

Nah, untuk Kawan-Kawan yang memiliki rencana untuk berbisnis, jangan takut gagal. Kita tidak akan pernah tahu apakah rencana bisnis kita itu ketika dieksekusi sebaik yang kita rencanakan apabila rencana bisnis itu tidak pernah dieksekusi.

Selasa, Juli 30, 2013

Cara Mengubah File XLS ke CSV Menggunakan Google Docs

Mengkonversi File XLS ke CSV

Halo Kawan-Kawan, punya daftar kontak dalam format XLS yang akan Kawan-Kawan ubah ke format CSV tetapi Kawan-Kawan tidak paham caranya? Kang Kombor punya tips cara mudah mengkonversi file XLS ke CSV menggunakan Google Docs.
Hah! Google Docs?
Ya, betul. Google Docs. Baiklah kita tidak usah berlama-lama. Mari kita segera konversi file XLS kita ke CSV menggunakan Google Docs.

Cara Mengubah File XLS ke CSV Menggunakan Google Docs

#1 Login ke Google Docs
#2 Klik New dan pilih Spreadsheet
GoogleDocsSpreadsheet
#3 Impor file XLX yang akan dikonversi ke CSV. Klik File lalu pilih Import.
ImportSpreadsheet
#4 Pilih file XLS yang akan dikonversi ke CSV
ImportFileSpreadsheet
#5 Unduh file yang sudah diunggah ke Google Docs pada langkah 4. Klik File lalu pilih Download as > CSV (current sheet)
convertexceltocsvgoogledocs
Mudah bukan?
Nah, silakan kunjungi Google Docs kalau mau mengkonversi file XLS ke CSV.