Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, Maret 12, 2018

Tahukah Kamu Kapasitas USB Flash Disk Pertama?

Anak zaman now tentu sudah tidak asing lagi dengan USB flash disk. Ada yang menyebut piranti penyimpanan itu sebagai USB stick, ada pula yang hanya menyebut USB. Padahal, USB atau Universal Serial Bus itu merupakan standar industri yang dikembangkan untuk mendefinisikan kabel, konektor dan protokol untuk koneksi, komunikasi dan pemasokan tenaga (listrik) antara komputer dan piranti periferalnya. Secara gampangnya kita bisa menyebut USB sebagai alat koneksi antara komputer dengan piranti lainnya seperti mesin cetak, kamera digital, pemindai, hard disk eksternal, dan lain-lain.


Bukan anak zaman now saja yang sudah terbiasa dengan USB flash disk. Anak zaman old yang masih hidup sampai zaman now juga banyak yang sudah terbiasa memakai USB flash disk. Akan tetapi, pada tahukah berapa kapasitas penyimpanan USB flash disk yang pertama tersedia di pasar komersil?


usb flash disk pertama


Mengenai siapa yang pertama kali menemukan USB flash disk, ada banyak pengakuan. Seorang berkebangsaan Malaysia bernama Pua Khein-Seng mengklaim kredit atas julukan penemu USB flash disk dan publik lokal Malaysia menyebutnya sebagai ‘Bapak Pendrive”. Sementara itu, kisah yang sama juga muncul dari perusahaan Singapura, Cina dan dari belahan bumi lainnya.


Paten pertama atas USB flash disk diberkaskan pada April 1999 oleh sebuah perusahaan Israel bernama M-Systems (yang dibeli oleh SanDisk pada 2006), yang bekerjasama dengan IBM untuk mulai menjual ‘DiskOnKey’ berkapasitas 8MB di Amerika Utara. Pada tahun yang sama, perusahaan Singapura bernama Trek 2000 juga mulai menjual ‘ThumbDrive’ berkapasitas 8MB.


USB flash disk pertama berkapasitas 8MB. Kini, kita semua bisa membeli USB flash disk berkapasitas ratusan GB dengan harga yang murah.


^_^

Sabtu, Maret 10, 2018

Inilah Ponsel Kamera Pertama Di Dunia

Anak-anak zaman now tentu sudah terbiasa dengan ponsel kamera. Jangankan yang sudah masuk masa puber, bahkan bayi milenial pun sudah bisa main-main dengan telepon genggam berkamera. Akan tetapi, tahukan para anggota generasi milenial tentang ponsel kamera yang pertama di dunia?


Ponsel kamera atau telepon seluler dengan kamera bawaan pertama di dunia adalah Kyocera VP-210.


Kyocera? Hahah… macam pernah dengar…


Kyocera VP-210 ponsel kamera pertama di dunia


Kyocera VP-210 VisualPhone hanya dijual di Jepang untuk jaringan PHS seharga 40 ribu yen pada Mei 1999. Lebih dari setahun mendahului Sharp J-SH04 yang hadir pada November 2000 yang juga hanya dijual di Jepang. Kyocera VP-210 itu dipercaya sebagai telepon kamera komersial yang pertama kali tersedia di pasar.


Spesifikasi VP-210 meliputi layar dengan tampilan warna TFT yang mendukung 65 ribu warna dan kamera depan tunggal dengan resolusi 110 ribu piksel. Sebagai pembanding, Sharp J-SH04 memiliki tampilan layar 265 ribu warna dan kamera belakang dengan resolusi 110 rb piksel.


Nokia 7650 hadir pada Juni 2002 sebagai telepon mobil pertama di Eropa yang memiliki kamera terintegrasi sekaligus ponsel pertama yang menjalankan sistem operasi Symbian. Sementara, Sanyo SPC-5300 dikapalkan sebagai perangkat genggam berkamera pertama di Amerika pada November 2002.

Jumat, Februari 23, 2018

Intel Bermitra dengan Lenovo, Dell dan HP untuk Menghadirkan 5G ke Laptop pada 2019

Teknologi 5G bisa saja segera meluas ke pasar PC. Laptop dengan dukungan jaringan 5G akan hadir pada 2019.


logo 5G

Teknologi 5G nampaknya akan tiba lebih cepat daripada yang dipkikirkan pada awalnya. AT&T telah mengumumkan tiga kota awal yang direncanakan untuk menerika jaringan 5G pada 2018 dan saat ini kelihatannya Intel sedang melihat untuk membawa 5G ke pasar PC.


Dikutip dari Techspot, pembuat chip itu mengumumkan modem baru XMM 8000 yang akan diintegrasikan pada beberapa laptop dari Dell, HP, Microsoft dan Lenovo pada 2019. Langkah ini akan membuka kemungkinan akan kesesuaian penuh jaringan 5G dalam mesin konsumer seperti PC. Teknologi 5G pada laptop konsumer akan meningkatkan kecepatan jaringan pada pengguna umum secara signifikan. Konektivitas game jaringan dan streaming media yang lebih cepat juga merupakan manfaat lain yang akan segera dapat dinikmati oleh konsumer.


Intel melaporkan rencana untuk menunjukkan mesin pertama dengan fungsionalitas 5G ini pada Mobile World Congress minggu depan dalam bentuk konsep PC laptop 2-in-1. Untuk mendemonstrasikan kemampuan 5G, Intel juga akan mendemonstrasikan pemutaran video secara live di panggung.


Laptop 5G Intel ini juga akan diperluas ke pasar mobile Cina. Mudah-mudahan Indonesia juga akan ikut kebagian.

Kamis, Februari 08, 2018

Cina Telah Berhasil Membuat Kacamata Pengenal Wajah

kacamata pengenal wajah polisi cina


Otoritas Cina telah mempertunjukkan perangkat baru yang sangat mengensankan dalam perlengkapan surveilans mereka yaitu sebuah kacamata pengenal wajah. Setiap set kacamata dilengkapi dengan optik dengan teknologi terbaru dan algoritma pengenal wajah tingkat lanjut yang mampu mengenali dengan tepat seorang buronan bahkan di tempat yang paling ramai sekalipun seperti stasiun kereta api dan pelabuhan udara.


Kacamata itu mengotomasikan proses pengidentifikasian pelintas dalam hitungan detik dengan akurasi yang tidak ada duanya. Saat pemakai kacamata itu melihat kepada seseorang, kamera yang ditempelkan pada kacamata segera mengambil pengukuran yang tepat atas lebar dan detil sebuah wajah sebelum membandingkannya dengan basis data atau individu yang sudah teridentifikasi.


Kacamata pengenal wajah milik otoritas Cina itu dirilis tahun lalu dan sudah berhasil melalui serangkaian pengujian di Stasiun Kereta Api Zhengzhou Timur. Otoritas Cina mengungkapkan bahwa kacamata pengenal wajah itu berkontribusi pada tertangkapnya tujuh orang buronan yang terkait dengan kasus-kasus utama dan duapuluh enam orang lain yang melakukan perjalanan dengan identitas palsu.


Kacamata pengenal wajah itu merupakan alternatif untuk kamera posisi tetap yang dipergunakan di banyak lokasi penghubung trasportasi utama atau penyeberangan perbatasan. Dengan perangkat pengenal wajah kamera posisi tetap, biaya dan lambatnya proses menawarkan kelemahan besar. Contohnya, ada saat otoritas mengenali tersangka, mereka sering dihadapkan pada hambatan keramaian untuk segera tiba di lokasi. Kacamata pengenal wajah itu menawarkan nilai tambah yang lebih baik karena dengan petugas yang memakai kacamata berada di lokasi langsung dengan basis data buronan yang berada di perangkat genggam mereka, penangkapan orang yang dicurigai bisa dilakukan lebih cepat.


Bagi penjahat atau buronan, kacamata pengenal wajah ini tentu saja menjadi mimpi buruk bagi mereka.


Sumber: The Next Web.

Rabu, November 22, 2017

Kini Kamu Bisa Kirim Foto 4K via Facebook Messenger

Hari ini Facebook mengumumkan bahwa aplikasi ngobrol mereka, Messenger, sudah mendukung pengiriman foto 4K. Kini Kamu bisa mengirim foto dengan resolusi 4.096 x 4.096 piksel per foto.

facebook messenger logo

Menurut Facebook, pengguna Messenger mengirimkan sebanyak 17 juta gambar setiap bulannya dan banyak pengguna yang meminta untuk bisa mengirim gambar dengan resolusi yang lebih besar. Facebook tidak mengatakan berapa banyak gambar yang diturunkan resolusinya ke 4K tetapi hanya mengatakan bahwa foto dengan resolusi 4K akan dikirim sama cepat dengan resolusi lainnya.


Kelihatannya bagus bahwa Facebook selalu menyesuaikan Messenger dari waktu ke waktu. Apabila Kamu punya ponsel yang bisa memfoto gambar 4K, menarik untuk memiliki pilihan untuk bisa mengirim gambar-gambar itu memakai salah satu aplikasi ngobrol yang paling banyak dipakai orang di atas dunia ini.

Untuk bisa memakai fitur terbaru ini Kamu cukup memutakhirkan aplikasi Messenger Kamu dengan pemutakhiran terakhir.

Dikutip dari The Next Web, pemutakhiran Messenger ini mulai digelindingkan hari ini  untuk iOS dan Android di AS, Inggris, Kanada, Australia, Perancis, Singapura, Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan. Facebook berencana membawa pemutakhiran itu ke negara-negara lainnya dalam beberapa minggu ke depan.

Sungguh sangat disayangkan Indonesia tidak mendapatkan giliran pertama penggelindingan pemutakhiran aplikasi Messenger itu. Padahal, pengguna Messenger di Indonesia semestinya tidak lebih kecil dari Singapura.

Selasa, November 14, 2017

Apple Watch Dapat Mendeteksi Hipertensi Dan Gangguan Pernafasan Saat Tidur

Studi yang dilakukan sebuah startup kesehatan Cardiogram bersama Universitas California San Francisco (UCSF) menyarankan gawai kemanggo (wearable) seperti Apple Watch, Fitbit dan lainnya bisa dipakai untuk secara akurat mendeteksi kondisi kesehatan umum seperti hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur (sleep apnea).

apple watch - appadvice.com

Dikutip dari Techcrunch, Cardiogram dan UCSF sebelumnya telah mendemostrasikan kemampuan Apple Watch untuk mendeteksi ketidaknormalan detak jantung dengan akurasi sampai dengan 97%. Studi baru menunjukkan bahwa Apple Watch dapat mendeteksi sleep apnea dengan akurasi 90% dan hipertensi dengan akurasi 82%.


Menurut American sleep Apnea Association, gangguan pernafasan saat tidur diderita oleh sekitar 22 juta penduduk dewasa di Amerika Serikat, dengan 80 persen kasus moderat sampai berat yang tidak terdeteksi. Itu merupakan keadaan serius di mana orang yang mengalami sleep apnea bisa berhenti bernafas dan menyebabkan kematian di AS.

Berdasarkan data Center for Disease Control (CDDC), 75% penduduk dewasa AS memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) yang menempatkan mereka pada risiko serangan jantung dan stroke yang merupakan sebab kematian paling banyak di AS.

Mampu untuk mendeteksi hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur dengan cara nyaman di rumah dengan hanya memakai piranti sederhana  dapat mengubah peta permainan dalam pengobatan. Saat ini kebanyakan pasien harus pergi ke dokter dan menunggu untuk diuji dengan interval sporadis yang menjadikan sulit untuk mendeteksi adanya lonjakan dalam tekanan darah pada waktunya saat terjadi peristiwa kritis dan bahkan semakin berat untuk mengatakan bahwa seseorang mengalami sleep apnea karena gangguan pernafasan itu terjadi pada saat seseorang sedang tidur.

Studi baru ini merekrut 6.115 partisipan dan meneliti melalui aplikasi Cardiogram memakai Apple Watch mereka pada suatu periode waktu. Studi kemudian bisa mendeteksi sleep apnea pada 1.016 peserta dan hipertensi pada 2.230 peserta dengan menggunakan algoritma penelitian dalam dengan perlakuan bernama DeepHeart.

DeepHeart dengan perlakuan digunakan untuk pada data dari 70% peserta dan kemudian diujikan pada 30% sisanya yang tidak diberi perlakuan.

Dari hasil studi itu dipercaya memberikan harapan bahwa gawai kemanggo yang memiliki sensor detak jantung seperti Apple Watch akan dapat dipakai untuk mendeteksi hipertensi dan gangguan pernafasan saat tidur.

Senin, November 06, 2017

Mendadak Banyak Muncul Kepala Orang di Aplikasi Telegram

Mendadak banyak muncul kepala orang di grup telegram. Ya, kepala orang di dalam pesan video pada aplikasi perpesanan instan bikinan Rusia, telegram.

tampilan pesan video pada aplikasi telegram messenger

Sebenarnya, fitur pesan video itu sudah diluncurkan oleh telegram sejak 18 Mei 2017 yang lalu, bersamaan dengan fitur telescope. Telegram mengumumkan kedua fitur baru tersebut melalui kiriman di blognya.


Pesan video jelas, kita bisa kirim pesan video ke pengguna telegram yang lain, baik via pesan japri maupun grup. Fitur ini adalah pengembangan dari fitur pesan suara yang sudah ada.

Untuk mengirim pesan video, sentuh sekali gambar mikrofon yang untuk mengirim pesan suara. Setelah disentuh, gambar mikrofon akan berubah menjadi gambar kamera. Untuk merekam video, sentuh gambar kamera itu dan jangan lepaskan sampai selesai merekam video yang akan dikirimkan sebagai pesan. Begitu sentuhan dilepaskan, pesan video akan segera dikirimkan.

Lalu telescope?

Kawan-Kawan tentu sudah tahu dengan Channel Telegram kan? Nah, para pembuat saluran telegram itu menggunakan salurannya untuk berkomunikasi dengan audiens mereka. Untuk memfasilitasi pengelola saluran telegram yang akan berkomunikasi dengan audiens mereka melalui pesan video, telegram membuat telescope yang adalah platform hosting pesan video untuk meng-hosting pesan video para pengelola pesan. Dengan telescope itu, pesan video para pengelola saluran telegram akan dapat menjadi viral di dalam ekosistem telegram.

Telescope meng-hosting pesan video dengan durasi sampai dengan 1 menit, sama dengan pesan video yang bisa dikirim via japri atau ke grup. URL telescope itu adalah telesco.pe.

Semua saluran telegram umum sejak saat itu sudah memiliki URL telescope, yaitu di telesco.pe/nama_saluran.

Fitur terbaru yang diberikan oleh telegram dan dilucurkan pada 10 Oktober 2017 adalah live location dan media player yang baru. Dengan live location pengguna telegram bisa membagikal lokasi keberadaannya kepada pengguna telegram lain baik percakapan japri maupun grup secara real time. Lama waktu dalam membagi lokasi itu dibatasi pilihannya untuk 15 menit, 1 jam atau 8 jam.

Untuk lebih lengkapnya info itu dapat dibaca di blog telegram pada kiriman ini.