Tampilkan postingan dengan label Teropong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teropong. Tampilkan semua postingan

Rabu, November 09, 2016

Donald Trump Menang Pilpres AS 2016

Donald Trump menang pemilihan presiden AS 2016.

Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump memenangi pemilihan presiden AS 2016. Trump berhasil mendapatkan 276 Electoral College dibanding Hillary Clinton yang mendapatkan 218.

perolehan suara pilpres as 2016

Selain memenangkan kursi Presiden AS, Partai Republik juga menguasai DPR dan Senat AS. Untuk DPR, Partai Republik berhasil mendapatkan 235 kursi dan Demokrat 180 kursi.
partai republik menguasai dpr as

Sedangkan untuk Senat, Partai Repubik mendapatkan 51 kursi dibanding Partai Demokrat yang mendapatkan 47 kursi.

partai republik menguasai senat as

Sebelumnya, menyikapi hasil sementara di mana Donald Trump menang pilpres AS 2016 itu, bursa saham di Asia turun dan Rupiah terpuruk. Dunia nampaknya terkejut dengan hasil sementara yang membalikkan prediksi banyak orang.

Kang Kombor sendiri sejak awal tidak memprediksi Hillary Clinton untuk memenangkan pilpres AS 2016 ini. Menurut Kang Kombor, walaupun terkesan kasar, Trump telah mengeluarkan kesejatian isi hati dan kepala orang AS. Karena satu frekuensi dan kimianya sama, kemungkinan Trump untuk menang lebih besar. Selain itu, Kang Kombor juga tidak yakin Rakyat Amerika akan memberikan kekuasaan tiga kali berturut-turut kepada Partai Demokrat.

Mari kita tunggu apakah nanti kebijakan AS di bawah Trump akan ramah atau tidak terhadap dunia.

Kamis, Maret 26, 2015

Beralih Moda Transportasi dari Bus ke Kereta Api

Sejak 1994 sampai awal 2014, untuk bepergian wira-wiri dari Jogja ke Tangerang atau Jogja ke Jakarta, saya lebih suka menggunakan bus sebagai moda transportasi utama. Pilihan moda transportasi bus karena alasan kepraktisan. Dengan bus, saya bisa turun di tempat yang mendekati tempat tujuan. Untuk berangkatnya pun tidak harus dari terminal karena bus menjemput penumpang di agen-agen yang menjadi perwakilannya. Alasan lain, untuk ke Jogja, dengan menumpang bus, saya bisa turun di pinggir jalan dan tinggal menyeberang jalan saya sudah tiba di kampung saya.

Sayangnya, makin ke sini, dari sisi waktu tempuh, bus sudah tidak bisa diandalkan lagi. Akhir Desember 2013 sampai awal 2014, untuk rute Jogja ke Jakarta Lebak Bulus, waktu tempuhnya bervariasi sangat besar. Saya pernah tiba pukul 5.30 pagi. Lalu pukul 7:30 pagi. Kemudian pukul 12 siang dan pernah pula pukul 16 sore. Yang terakhir saat ada banjir di Pasar Ciasem.

Bus Ramayana Jurusan Jogja - Lebak Bulus
Bus Ramayana Jurusan Jogja - Lebak Bulus


Waktu kedatangan di Jakarta yang tidak dapat diandalkan itu memaksa saya untuk berpindah moda transportasi dari bus ke kereta api. Sejak April 2014 sampai sekarang, kereta api menjadi moda transportasi utama saya untuk pergi pulang Jakarta - Jogja. Secara umum, waktu tempuh kereta api lebih dapat diandalkan daripada bus walaupun sebagai pertukarannya saya harus pergi ke stasiun untuk berangkat dan masih menyambung dengan moda transportasi lain sesampai di stasiun tujuan.

Sayangnya, ada satu hal yang perlu diperhatikan mengenai kereta api, yaitu harga tiketnya yang naik terus. Sejak April 2014 sampai saat ini, setidaknya saya sudah 2 kali mengalami kenaikan harga tiket yang cukup signifikan, yaitu pada September 2014 dan Februari 2015. Ke depan, mungkin saja harga tiket kereta api akan naik lagi. Memang naik kereta api saat ini sudah sangat jauh lebih nyaman dibanding beberapa tahun lalu. Khusus untuk kereta api, saya juga sudah naik sejak kecil untuk rute Jogja - Ciamis pulang pergi. Untuk jurusan Jogja - Jakarta, saya juga pernah naik pada akhir 1990-an dan awal 2000-an. Suasana naik kereta kelas ekonomi dan bisnis pada waktu itu sungguh tidak nyaman. Banyak pedagang, pengamen dan copet di dalam kereta api. Pengamen di dalam kereta api kasar-kasar, sering memaksa penumpang untuk memberikan receh kepada mereka. Dari sisi keamanan barang bawaan, tidak jarang penumpang kehilangan barang bawaan apabila meleng atau tertidur di dalam kereta.

Betul saat ini kereta api kelas ekonomi pun sudah nyaman. Akan tetapi, kalau harga tiket naik terus dan semakin mahal, selain kenyamanan mestinya PT. KAI juga memperhatikan waktu tempuh. Dus, selain sisi kenyamanan di dalam kereta, penumpang juga mendapat nilai lebih dari semakin singkatnya waktu tempuh kereta api. Di sanalah akhirnya harga tiket yang semakin mahal itu akan memberikan nilai kepada penumpang.

Mudah-mudahan setelah ruas tol Cikampek - Palimanan, Pejagan - Batang dan Batang - Semarang sudah tersambung, bus bisa kembali diandalkan lagi. Begitu pun saat Jakarta - Surabaya sudah penuh tersambung dengan jalan tol.

Kamis, Desember 20, 2012

Kompas Ngawur

Kompas ngawur. Ya, Kompas ngawur. Yang ngawur Kompas.com.

Sudah beberapa kali Kang Kombor temui berita di Kompas.com banyak kesalahan redaksi. Mulai dari kesalahan ketik sampai kalimat yang amburadul. Sayang, Kang Kombor tidak membuat tangkapan layar untuk berita-berita itu.

Kali ini Kang Kombor tangkap deh layarnya. Ayo, siapa yang paham apa kesalahan dari berita yang Kang Kombor tangkap layarnya itu.

kompas ngawur

Klik gambarnya kalau kurang besar.

Editor berita itu Tjatur Wiharyo. Entah dia ngedit eh, nyunting beneran atau tidak.

Apa karena media daring itu mengejar kecepatan berita maka penyuntingannya jadi diperlonggar ya?

Kalau yang salah-salah itu blog abal-abal sih nggak apa-apa. Lah ini Kompas.com loh…

Rabu, Desember 05, 2012

Lagi–Lagi Jogloabang

Ya, lagi-lagi Jogloabang.

dijogloabang

Pendopo joglo di Pedukuhan Gobang, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman itu sebenarnya tidak jauh berbeda dari pendopo-pendopo joglo lain yang tersebar di seputaran Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, pendopo joglo yang diberi nama Joglo Abang itu menjadi istimewa karena merupakan kawasan terbuka dan sering dipergunakan untuk berbagai macam kegiatan.

Terbuka karena siapa pun bisa datang ke sana. Mau sendirian atau beramai-ramai silakan. Yang penting minuman dan kudapan bawa sendiri Smile

Soal kegiatan, banyak kegiatan yang sudah dilakukan di Joglo Abang. Mulai dari rembug warga, resepsi pernikahan, diskusi komunitas, sampai pelatihan-pelatihan. Pelatihan apa saja, yang penting bermanfaat bagi yang dilatih.

Kemarin sore, Joglo Abang kembali rame. Ada tamu dari Telkomsel Flash Zone Spot Toring… Ah, entahlah apa tulisan di kaos mereka Kang Kombor lupa karena Kang Kombor tidak kebagian kaosnya…

Ada sekitar 20-an orang tamu yang datang. Mereka bertamu ke Joglo Abang untuk berdiskusi mengenai komunitas Joglo Abang mulai dari sejarah pendiriannya, kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan sampai rencana-rencana ke depan yang akan dilaksanakan.

Dari pihak Joglo Abang sendiri ada Ki Demang Suryaden, Mas Bimo, Masnya Mas Bimo, Kabul, dan anggota 12 Pas yang kemarin nggak ada 12 orang Smile dan didampingi beberapa kawan dari Gerakan Desa Membangun, Pengembang BlankOn Jogja, dan dua blogger tanpa jamaah yaitu Maztrie dan Kang Kombor. Hadir juga karena diseret Kang Kombor adalah Simbah Guns, Ketua Karang Taruna Desa Caturharjo.

Sebuah kegiatan yang positif, terutama untuk Joglo Abang karena tamu yang datang itu selain berdiskusi juga akan menyumbang bandwidth untuk Joglo Abang agar kegiatan pencerahan warga dengan memanfaatkan internet dapat dilakukan lagi.

Baiklah, tweeps yang kemarin hadir adalah @anasir, @maztrie, @kangkombor, @muhammadamrun, @simbahguns, @suryaden. Azhi BlankOn punya twitter juga tapi Kang Kombor belum tahu. Kemarin nggak nanya.

Tweeps lain yang pernah Kang Kombor temui di Joglo Abang di antaranya @budihermanto, @tomytaslim, dan @senggol pemilik @jogjaupdate dan @jbdkdiy.

Kalau blogger banyak karena @blogger_jogja sudah beberapa kali berkegiatan di Joglo Abang.

Minggu, April 08, 2012

Penyebab Utama Anjloknya Turis Anyer Carita

Provinsi Banten memiliki banyak obyek wisata pantai yang menarik. Turis lokal dari Jakarta banyak yang berkunjung ke Anyer, Carita, dan lain-lain. Pengembang besar pun ada yang membuat resor di Carita. Sayangnya, infrastruktur jalan menuju Anyer - Carita akhir-akhir ini kurang mendukung. Banyak ruas jalan yang rusak. Akibatnya, jumlah turis yang berkunjung ke sana pun berkurang hingga 50%.
Kang Kombor percaya dengan berita di Republika yang menyebutkan bahwa kerusakan jalan menjadi alasan utama turunnya jumlah turis yang berkunjung ke Anyer - Carita. Kang kombor sendiri selama tinggal di Tangerang belum pernah menemukan jalur Tangerang - Anyer itu mulus. Selalu saja ada bagian jalan yang rusak. Kang Kombor terakhir ke Anyer pada awal Juni 2011 dan mendapati ruas jalan rusak sejak melewati Krakatau Steel. Kang Kombor pun terjebak kemacetan yang parah dan lumayan lama.
Selain ruas jalan dari Cilegon menuju Anyer, ruas tol Tangerang - Merak pun belum pernah lepas dari perbaikan. Setiap saat ada saja perbaikan jalan tol yang membuat kenyamanan pengguna tol terganggu. Kang Kombor sendiri sempat heran kok jalan tol yang tidak nyaman untuk dilewati itu mendapat kenaikan biaya tol yang sangat tinggi. Ternyata eh ternyata, sepertinya kenaikan biaya tol itu untuk modal memperbaiki jalan tol itu.
Kerusakan jalan di Provinsi Banten bukan hanya di ruas menuju Anyer. Hampir semua ruas jalan di Provinsi Banten rusak. Kang Kombor pada 2009 hampir setiap hari berkeliling wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Banyak ruas jalan yang rusak. Yang paling parah, awal pada 2011 lalu Kang Kombor pergi ke Rangkas melewati Cikande. Ruas jalan dari Cikande menuju Rangkas sangat tidak layak untuk disebut jalan. Benar-benar luar biasa kerusakannya. Wajar saja apabila ada suara-suara dari penduduk Kabupaten Lebak yang mengatakan bahwa jalanan di Kabupaten Lebak sangat lebih bagus saat dulu masih tergabung dengan Provinsi Jawa Barat dibanding dengan setelah menjadi Provinsi Banten. Padahal, tujuan membentuk Provinsi Banten adalah agar wilayah di ujung barat Pulau Jawa itu menjadi lebih baik.
Kang Kombor kira Pemerintah Provinsi Banten harus memperbaiki infrastruktur jalan yang pada rusak itu. Selain untuk memberikan kenyamanan bagi turis yang akan ke Anyer, jalanan yang baik dan mulus akan memperlancar arus pergerakan barang dan manusia sehingga perekonomian dapat bergerak lebih cepat.
Berita yang ditangkap layarnya: http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/04/08/m260jw-inilah-penyebab-utama-anjloknya-kunjungan-wisatawan-ke-anyercarita

Sabtu, Februari 18, 2012

Beli CD Apakah Masih Masuk Akal?

CD (compact disk bukan celana dalam) sepertinya telah menjadi masa lalu di dunia digital. Pada era 1990-an, CD menjadi media penyimpanan baru yang berkapasitas besar, melebihi yang dapat disimpan oleh sebuah disket. CD pun menjadi primadona pada saat itu. Pengguna komputer tidak lagi menggunakan disket. Pengembang perangkat lunak mendistribusikan perangkat lunak buatannya menggunakan CD. Perusahaan rekaman musik dan produsen film pun mendistribusikan album dan film menggunakan CD.

Kita pernah melewati suatu masa di mana setiap komputer memiliki CD drive, banyak rumah memiliki CD player baik yang berupa perangkat mandiri maupun terintegrasi ke dalam radio tape atau pesawat televisi.

Selasa, Desember 20, 2011

20 Pelajaran Hidup dari Steve Jobs

Steve Jobs dengan iPhone (babastudio.com)
20 Pelajaran Hidup dari Steve Jobs

Steve Jobs adalah pribadi yang luar biasa. Saat kabar meninggalnya terdengar, jutaan orang ikut memberikan kabar duka dan memberikan tanggapan atau kesan mereka terhadap pendiri Apple itu. Bahkan, sampai detik kiriman ini dibuat, tweeps yang menggunakan tagar #stevejobs masih banyak.

Tak ada salahnya kita mengambil pelajaran hidup dari orang-orang luar biasa, termasuk Steve Jobs. Hari ini Kang Kombor berseluncur ke Mashable dan mendapatkan artikel berjudul Steve Jobs: 20 Life Lessons yang disarikan dari biografi Steve Jobs. Kang Kombor akan membagi 20 pelajaran hidup dari Steve Jobs itu kepada Kawan-Kawan semua. Apabila ada yang akan membaca langsung ke artikel asli, silakan klik taut pada judul artikel di atas.