Selasa, Februari 19, 2008

Blog Gratis Bisa Pasang Adsense

Blog Gratis Bisa Pasang Adsense

Selain Blogger yang milik Google, ada layanan blog lokal baru yang membuat dewi blog ini senang. Salah satu alasannya adalah: bisa dipasangi adsense.

Layanan blog lokal itu adalah:
  1. Bedeng (belum dibuktikan)
  2. Blogdetik (belum dibuktikan)
  3. DagDigDug (sudah terbukti)
Bukti bahwa dagdigdug bisa dipasangi iklan bisa dilihat di Friendster. Nah Lo! Itu bukan friendster yang sudah kita kenal itu. Ini adalah frienster di dagdigdug.

Hayo-hayo... yang pada mau pasang adsense dan mendambakan blog bermesin wordpress, rame-ramelah bikin blog di dagdigdug sekalian memakmurkan dagdigdug sebelum ruang untuk adsense diambil pengelola seperti yang ada di Multiply. Hehehe... Eh, supaya pengelola dagdigdug mendapat dukungan apabila mereka akan Go Public.

Yang sudah make Bedeng dan Blogdetik, tolong infonya apa benar kode akdsense boleh dipasang di sana.

Senin, Februari 18, 2008

Jangan Malu Mencari Duit di Internet, Bercerminlah Pada BlogerProfesional

Jangan Malu Mencari Duit di Internet, Bercerminlah Pada BlogerProfesional

Masih malu nyari duit dari internet? Camkan pitutur saya ini:
Mencari duit di internet itu bisa menjadi sama dengan usaha mencari duit yang lain, bisa jadi haram, bisa jadi halal. Kita sendiri yang bisa merancang apakah akan mencari duit dari internet secara halal atau secara haram. Sampeyan tidak malu mencari duit dengan bekerja, menawarkan jasa atau berdagang. Lalu, kenapa Sampeyan mesti malu untuk mencari duit dari internet?

Coba bayangkan seorang professional blogger. Sebagai bloger, apa pekerjaannya? Ngeblog. Hiya benar. Dia ngeblog, siapa yang menggaji?

Professional blogger tidak punya ndoro yang menggaji dia. Sebagai professional blogger, dia bebas untuk bekerja. Apabila dia mengerjakan review, dia mengerjakan secara bebas, bisa menolak pekerjaan yang ditawarkan sebebas memilih untuk menerimanya. Program Paid To Review bisa dari SponsoredReviews, PayPerPost atau Smorty.

Professional blogger bebas membuat ruang iklan untuk blognya. Baik iklan yang ditawarkan langsung maupun iklan melalui program Text Link Ads maupun Adsense, atau program iklan yang lain.

Seorang Professional Blogger juga bebas mengikuti affiliate program. Mau dari Amazon, Clickbank, Commission Junction, dll.

Kita merasa mencari duit di internet itu malu-maluin karena kita mengira hanya recehan yang dapat kita kumpulkan dari internet. Recehan kalau kelasnya kelas Kombor. Coba kalau kelas Budi Putra, Cosa Aranda, Isnaini, atau Pogung177. Kita yang bekerja di kantor masih kalah sama mereka yang nggak punya kerjaan jelas tapi hidup lebih nyaman daripada kita.

Kita malu nyari duit dari internet karena tidak menguasai ilmunya. Coba kalau menguasai ilmunya baik secara teori maupun praktek, tentu kita tidak malu lagi. Oleh karena itu, janganlah malu untuk mencari ilmu dalam bidang ini supaya kita tidak merasa malu untuk mencari duit di internet.

Kita malu mencari duit dari internet karena, bisa jadi, kita pernah gagal dalam usaha online ini. Nggak usah malu. Mereka yang saya sebut di atas itu juga tidak ujug-ujug mendapatkan ribuan dolar dari internet. Tentu ada proses belajar dan bertumbuh. Semakin lama mereka semakin mumpuni sehingga akhirnya bisa menjadi bloger berpendapatan ribuan dolar setiap bulan. Mas Roffi mendapatkan $100 dolar pertamanya dalam waktu 6 bulan. Saya mendapatkannya dalam waktu 8 bulan. Ada yang bulan pertama sudah bisa mendapatkan $500.

Tidak usahlah malu. Kalaupun Sampeyan tidak mau, jangan ikut-ikutan mereka nyang nyinyir melihat pencari duit di internet. Mencari duit jadi penulis baik penulis buku, penulis lepas, copy writer dll. boleh jadi hampir sama dengan mereka yang mencari duit lewat internet. Bedanya, pencari duit lewat internet tidak berhubungan dengan ndoro. Mereka menjadi tuan bagi dirinya sendiri.
Jadi gimana? Masih malu?

Halah... mau gimana lagi saya memberi pitutur.

Jumat, Februari 15, 2008

Cek Adsense Sudah Datang

Cek Adsense Sudah Datang

Cek Adsense sejumlah $108 yang saya ceritakan sebelumnya sudah dikirim oleh Google per 23 Januari 2008 dan nyampe di rumah saya pada 12 Februari 2008. Karena jumlahnya yang kecil, saya memilih pengiriman dengan pos biasa yang gretong. Nggak lucu kan, cek cuma $108 dipotong $24 untuk DHL...

Sampai saat ini saya belum ke bank untuk menguangkan cek itu. Belum ada waktu. Akan tetapi, saya akan menguangkannya di Bank Niaga karena saya memiliki tabungan di bank itu. Tabungan yang saya buka karena KPR saya dari bank itu. Alasan lain adalah, kemudahan untuk mencairkan dan biaya yang tidak terlalu besar. Biaya terkecil di Bank niaga untuk menguangkan cek itu sebesar $10. Selanjutnya ada rumusnya. Eh, ini menurut teman yang setiap bulannya menguangkan cek adense di atas $1000. Tiga ceknya sudah cair dan saat ini sedang menguangkan dua cek lagi.

Okelah, untuk sementara cukup. Nanti saya ceritakan proses pencairan cek di Bank Niaga kalau saya sudah pergi ke bank itu.

Kamis, Februari 14, 2008

Kombor.Com Bisa Down Antara 14 - 17 Februari 2008

Kombor.Com Bisa Down Antara 14 - 17 Februari 2008

Kemarin kotak surat saya terisi email dari Penyedia Layanan Hosting yang saya pergunakan. Isinya, memberitahukan bahwa akan ada maintenance berupa pemindahan server yang akan dilakukan antara 14 - 17 Februari 2008.

Hore! Setelah dua hari mengalami masalah yaitu seharian penuh down dan hari berikutnya setengah harian, akhirnya ada pemberitahuan dari penyedia layanan. Walaupun isinya pemberitahuan, bukan permintaan maaf atas ganguan yang terjadi pada hari sebelumnya, saya memandang bahwa penyedia layanan hosting yang ini cukup proaktif untuk menjangkau hati pelanggannya dengan memberi email notifikasi akan diadakannya pemeliharaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kombor.Com bisa jadi akan mengalami gangguan antara 14 - 17 Februari 2008. Apabila gangguan itu terjadi, mohon jangan dijadikan alasan Anda tidak mau mampir ke sini lagi. Sebagai bloger, saya ingin blog saya up 100%. Akan tetapi, tidak ada yang bisa menjamin hal tersebut, bahkan sebuah layanan hosting paling sempurna sekalipun hanya akan bisa memberi uptime99,99%. Bukan 100%.

Demikian informasi dari saya. Tetap semangat dan tetap ngeblog!

Rabu, Februari 13, 2008

Kombor.Com Dipecah-belah

Kombor.Com Dipecah-belah

Pengalaman buruk dengan layanan hosting yang dipergunakan oleh blog ini membuat saya segera mengambil keputusan taktis, yaitu memecah-belah blog ini; membagi blog menjadi dua. Satu blog yang berisi materi umum seperti beberapa saat yang lalu dan satu blog lagi untuk tulisan-tulisan bertema golek menir.

Kombor.Com tidak bisa diakses selama seharian pada hari Senin tanggal 11 Februari 2008 dan kembali tidak dapat diakses lagi untuk beberapa jam pada hari Selasa tanggal 12 Februari 2008. Menurut pihak hosting, peladen basis data mengalami crash. Malam harinya sekitar pukul tujuh malam Kombor.Com kembali error. Yang ada di halaman itu kira-kira menyuratkan bahwa mesin mengalami kegagalan untuk memulai sesi (session start fail). Lalu di bawahnya lagi kalimat-kalimat yang mengatakan ada kesalahan pada baris ke-61 dari CFORMII. CFORM adalah plugin formulir kontak yang saya pakai. Sebelumnya oka-oke saja kok. Mungkin saja peladen server penyedia layanan hosting masih crash.

Menurut para penanam modal, kita diajarkan untuk jangan meletakkan telur dalam satu keranjang (don't put your eggs in to one basket) supaya kalau ada keranjang masih ada keranjang-keranjang berisi telur yang lain yang selamat. Dus oleh karenanya saya memecah-belah blog ini. Isi blog sudah saya impor dan saya ekspor. Pemecahbelahan blog ini sukses dan blog pecahan telah mengudara dengan judul blog Moh Arif Widarto Tidar. Alamatnya di http://moharifwidarto.wordpress.com.
Untuk selanjutnya, Kombor.com ini akan khusus bicara masalah golek menir dan segala payudara bengeknya. Eh, maaf... maksud saya tetek-bengek. (Lagipun siapa dulu yang mulai memakai gabungan kata tetek-bengek ya? Tetek kok bengek...)

Karena Alumnus Tidar merupakan blog baru tentu saya akan memfokuskan kegiatan pemasaran untuk blog itu walaupun tidak akan terlalu masif kegiatannya. Daripada kerja keras mungkin lebih baik dalam hal ini menggunakan cara kerja cerdas.

Jumat, Februari 08, 2008

Angpau Imlek $4,11

Angpau Imlek $4,11

Kamis tanggal 7 Februari 2008 adalah hari libur. Hari libur yang sependek ingatan saya dimulai ketika Gus Dur jadi Presiden. Hari libur yang diberikan untuk memberi kesempatan warga keturunan Tionghoa merayakan imlek. Perayaan tahun baru penanggalan Tiongkok. Perayaan ini lebih lekat kepada mereka yang beragama Buddha dan oleh karenanya mungkin disebut sebagai Hari Raya. Selain China, Korea juga merayakan hari raya ini. Konon di sana liburnya tiga hari. Bandingkan dengan Idul Fithri yang hanya 2 hari tanggal merahnya.

Eh, konon warga tionghoa beragama Kristen dilarang merayakan Imlek. Mungkin karena ritual imlek yang lebih berbau Buddha daripada perayaan etnis sehingga penganut Kristen dilarang merayakannya. (Mengenai benar atau tidaknya "konon" itu, silakan kalau ada yang akan memberi konfirmasi.)

Tradisi imlek lekat dengan tradisi angpau. Orang yang tertua memberi angpau kepada anak-anak dari usia bayi sampai ke orang dewasa yang belum menikah. Di rumah keluarga yang merayakan imlek akan ada pohon angpau. Pohon angpau ini digantungi angpau yang jumlahnya bervariasi. umumnya berisi lembaran uang kertas. Akan tetapi, saya tidak tahu apakah kalau orang tajir mau mengisi gantungan angpau itu dengan kunci sebuah Jaguar. Kalau iya, tentu yang hoki mendapatkan kunci Jaguar itu akan sangat bahagia.

Eh, ... ngomong-ngomong soal angpau. Saya juga kebagian angpau loh walaupun saya tidak merayakan imlek dan seharian kemarin saya benar-benar offline. Ada angpau sebesar $4,11.  Itu pendapatan adsense pada tahun baru imlek. Lumayan....

Selasa, Februari 05, 2008

PR4 Anda lebih tinggi dari JohnCow.Com

PR4 Anda lebih tinggi dari JohnCow.Com

PR blog Sampeyan 4? Sampeyan harus berbangga karena PR blog Sampeyan lebih tinggi dari PR blog JohnCow.Com yang sangat terkenal itu.

Baru hari ini saya mengunjungi JohnCow.Com yang katanya bertabur ilmu untuk mencari duit secara online. Seperti bunyi hadits yang artinya "tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina" maka saya pun tertarik untuk ngangsu kawruh mengenai topik tersebut. Selain menuntut ilmu dari ahli-ahli lokal, guru-guru global juga perlu dikuras ilmunya. Eh, siapa tahu kita-kita ini bisa menyaingi mereka. Ya to?

Akan tetapi, alih-alih belajar di JohnCow.Com, saya malah tertarik untuk melihat PR yang dimiliki oleh domain JohnCow.Com. Perambah saya, Si Rubah Api sudah saya pasangi plugin Live Pagerank yang akan menunjukkan secara realtime PR dari halaman web yang sedang saya kunjungi.
Zuing! Sekilas saya lihat PR JohnCow.Com = 3. Apa nggak salah itu? Saya momot ulang blog itu dan ternyata memang Live Pagerank menunjukkan angka 3. Saya langsung menuju Dig Pagerank yang direkomendasikan Mas Cosa Aranda. Lama banget si Dig Pagerank menggali informasi PR. Maka saya pun cari tukang ngecek PR yang lain. Ketemulah sama PRChecker. Saya tanyakan PR JohnCow.Com di sana dan PRChecker menunjukkan angka 3.



Wuih... tenan jebule!

Mungkin JohnCow.Com melorot PR-nya pada PR update yang terakhir. Memang banyak diwartakan bahwa PR dari blog-blog dan website tersohor banyak yang rontok pada PR update terakhir. Saya masih bisa bersyukur karena Kombor.Com selamat dari pelorotan PR. Kombor.Com masih tetap ber-PR 4.

Saya yakin bahwa Sampeyan seperti saya, tidak mengenal ngelmu SEO dalam ngeblog. Akan tetapi, Sampeyan semua bisa meraih PR yang cukup tinggi, bervariasi dari 1 - 5. Berbanggalah Sampeyan karena bisa menyamai atau mengungguli PR yang dimiliki oleh JohnCow.Com.

Lalu cara apakah yang digunakan oleh JohnCow untuk menjadikan blognya mesin uang?

Cara yang dilakukan hampir sama dengan yang lain. Ada yang melalui iklan, paid to review, dan afiliasi. Di bawah ini yang beberapa yang dipakai oleh JohnCow:
  1. Menjual Text Link Ads
  2. Get Paid For Posting
  3. Auction Ads
  4. Do Paid Reviews
  5. Adsense
  6. SEO book
  7. Deal.Com
Cara-cara di atas dari JohnCow.Com tapi tautnya dari saya.
Walau belum semua yang dipakai oleh JohnCow.Com dipakai juga di Kombor.Com tetapi secara umum hampir sama. Bedanya, rejeki JohnCow.Com lebih besar karena dia lebih cerdas dan memiliki jangkauan pembaca yang lebih besar.

Minggu, Februari 03, 2008

Kurang 5,4 Dolar Lagi

Kurang 5,4 Dolar Lagi

Target untuk mendapatkan seratus dolar dari Google Adsense setiap bulan belum tercapai pada bulan Januari yang baru lewat. Pendapatan dari adsense saya Januari 2008 baru mencapai 94,6 dolar. Artinya, kurang 5,4 dolar lagi untuk mencapai 100 dolar.

Target yang saya canangkan Januari lalu itu memang belum tercapai. Mungkin saya masih kurang cerdas dalam memasarkan blog yang saya gunakan untuk mendulang dolar dari adsense. Selama ini saya memang tidak memasarkan blog-blog tersebut melalui email atau signature di forum-forum. Saya tidak memiliki banyak waktu untuk berforum-ria. Bahkan ngeblog pun saya lakukan pada sela-sela waktu yang saya miliki. Dengan mengelola semakin banyak blog tentu makin banyak pula waktu yang saya butuhkan untuk mengisi blog-blog tersebut dengan tulisan-tulisan yang bernas. Jangankan untuk membuka forum. Ngablogburit alias Blogwalking saja saya hampir tidak sempat. Saya hanya secara acak membaca blog teman-teman sebanyak 5 - 10 blog setiap malam. Kalau harus nurutin membaca 100 blog, saya yakin seorang bloger akan lebih banyak gentayangan memnaca blog daripada mengisi blognya dengan tulisan.

Yayaya... saya tidak sepenuhnya berhenti blogwaking untuk bisa tetap mengisi beberapa blog saya. Untuk beberapa blog bertema yang saya kelola saya membuat tulisan berdasarkan berita-berita atau artikel-artikel dari website berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Kunci suksesnya hanya kecepatan. Siapa yang lebih cepat memberitakan tentu akan lebih cepat terindeks oleh mesin pencari.
Kang Luthfi pernah menanyakan tentang ceruk bernilai kata kunci tinggi. Saya tidak tahu persis. Akan tetapi, cara paling gampang untuk mencari ceruk adalah dengan mengamati majalah-majalah atau tabloid-tabloid cetak yang beredar. Eksisnya majalah-majalah dan tabloid-tabloid itu menunjukkan bahwa masing-masing majalah dan tabloid memiliki ceruk pembaca tersendiri. Penguasaan pasar sebuah ceruk memang tidak tinggi. Namun, pasar di ceruk tersebut cenderung loyal pada produk yang ditawarkan. Melayani sebuah ceruk akan menghasilkan pendapatan yang tidak terlalu berfluktuasi dan berjangkan panjang.

Oleh karena itu, kecuali Sampeyan memiliki sumberdaya yang hebat dan mampu menjadi pemimpin pasar (market leader) atau perintis tren (trend setter) sebaiknya Sampeyan mencari sebuah ceruk saja untuk dijadikan pembangkit pendapatan.

Kombor.Com ini tidak saya desain untuk melayani ceruk tertentu. Isi blog ini cenderung seperti gado-gado atau bahkan karedok. Apa yang saya tulis di sini bergantung pada ide apa yang terlintas di benak saya. Kalau akhir-akhir ini tema bikin duit lebih banyak muncul, hal tersebut terjadi karena saya memang sedang belajar sedikit lebih dalam sambil berpraktek di bidang tersebut. Ya, seperti yang saya wartakan sekarang ini, bahwa saya masih kurang 5,4 dolar untuk mendapatkan cek dari Google Adsense untuk bulan yang ditutup pada tanggal 31 Januari 2008.

Jumat, Februari 01, 2008

Apakah Program Paid To Review Benar-Benar Bisa Menghasilkan Uang?

Apakah Program Paid To Review Benar-Benar Bisa Menghasilkan Uang?

Paid to review, get paid to blog atau apalah namanya program-program blog for money tersebut dipercaya banyak orang sebagai sumber mendapatkan dolar dari internet melalui aktivitas ngeblog kita. Konon kita akan dibayar untuk menulis tentang produk, jasa atau website pemasang iklan. Konon banyak pula orang yang secara akumulasi telah mendapatkan belasan ribu dolar dari kegiatan ini. Apakah program paid to review, paid to post atau apalah namanya itu benar-benar ada dan apakan program-program itu benar-benar bisa memberikan pendapatan kepada penulisnya?

Saya sudah cukup lama mengetahui adanya program-program seperti itu tetapi saya tidak percaya begitu saja. Saya skeptis bahwa program-program seperti itu akan bisa memberikan penghasilan untuk saya. Selain itu, karena program-program tersebut mengharuskan kita menulis review dalam Bahasa Inggris, saya merasa bahwa duit dari program itu pasti sangat sulit dicari karena kemampuan Bahasa Inggris saya yang sangat kurang. Kalau jago Bahasa Inggris tentu saya akan lebih positif memandang program-program seperti itu.
Saya skeptis hingga akhirnya sebelum adanya kopdar Bloger Tangerang saya chating dengan Gadiez yang ingin mencairkan dananya di Paypal sekitar seratusan dolar.
"Dari mana duit itu? Adsense?"
"Bukan. Dari PTR."
"PTR, apa itu?"
"Paid To Review."
Saya baru ingat bahwa blog Gadiez memang penuh dengan posting berbahasa Inggris. Ternyata selama ini dia mengkuti program paid to review itu. Mata saya pun menjadi melek bahwa program PTR pun benar-benar bisa menghasilkan dolar. Saya ingin membuktikannya. Saya tidak ingin hanya mendengar saja sehingga ketika saya menceritakan hal itu kepada Sampeyan saya ini nampak seperti orang yang menceritakan sesuatu yang tidak saya pahami dengan benar.
Maka mendaftarlah saya ke SponsoredReviews. Blog yang saya pakai adalah blog katro ini. Tidak ada blog lain yang pernah saya tulis menggunakan Bahasa Inggris kecuali blog katro itu sehingga hanya blog itu yang bisa saya pergunakan. Setelah mendaftar saya kemudian memasukkan blog itu ke dalam akun saya. Dalam program ini kita bisa menambahkan beberapa blog kita. Persetujuan dari SponsoredReviews saya dapatkan dalam dua hari. Blog katro itu diterima.
"Hmm... lalu apa ya?"
Saya iseng saja mengklik tab Find Advertisers. Ada banyak peluang di sana. Di sebelah kanan nama setiap advertiser ada range harga yang ditawarkan. Kita harus mengajukan penawaran harga kita (memberi bid). Hm... waktu mendaftarkan blog penyedia layanan menganjurkan saya untuk memasang harga $10 - $20 untuk blog itu. Ternyata itu adalah harga maksimal yang bisa kita gunakan untuk melakukan penawaran. Kita tidak bisa menawar lebih dari $10 apabila kita memasang harga review di blog kita hanya $10. Harga penawaran review di blog katro itu saya naikkan menjadi $25 karena saya ingin menawar pekerjaan di atas $15. Buat apa saya menawar di bawah $10 kalau saya bisa menawar di atasnya? Lagipula ada satu advertiser yang saya incar dan saya menawar di angka $20. Saya akan mendapatkan $13 apabila penawaran saya diterima dan review saya disetujui advertiser.

Saya tidak tahu apakah memasang harga $25 terlalu tinggi untuk pemula seperti saya. Saya hanya berpandangan bahwa apabila kita memasang harga rendah dan di bawah $10, hanya pekerjaan-pekerjaan kecil yang bisa saya ambil. Ada loh, pekerjaan mereview yang bayarannya $50 - $500. Saya belum bisa ambil pekerjaan pada range tersebut. Maksimal $25 yang bisa saya ambil.
Eh, ... pekerjaan mereview yang saya tawar $20 dibeli oleh sebuah advertiser dan setelah tiga hari saya publikasikan saya mendapatkan informasi bahwa review saya diterima dan saya dibayar $13. Selisih sebesar $7 diambil oleh SponsoredReviews.com. Bayaran tersebut sudah dikirim ke akun Paypal saya. Hmm... ternyata gampang juga ya cari duit $13 di internet.

Program kedua yang saya ikuti adalah Smorty. Ini hampir sama dengan SponsoredReviews. Perbedaan terletak pada pemberian harga dan pekerjaan. Di Smorty, penyedia layanan yang memberikan harga untuk blog kita. Pekerjaan pun tidak kita cari sendiri tetapi advertiser yang akan memberikan. Blog katro saya itu oleh Smorty dihargai $6 per review. Rendah banget yak! Di Smorty semakin tinggi pagerank sebuah blog maka semakin tinggi pula harga bagi advertiser untuk direview oleh blog tersebut.

Melihat hal di atas, saya lebih suka mencari advertisers di SponsoredReviews daripada di Smorty. Ada tiga permintaan review yang sudah saya ambil dari Smorty tetapi belum ada yang disetujui oleh advertisers. Tiga kali $6 berarti $18. Iseng-isenglah kalau mereka semua menyetujui review saya. Kalau tidak setuju sih kebangetan, yang saya kasih harga $20 saja setuju kok.

Satu lagi program senada yang saya lamar tetapi blog katro saya belum disetujui karena selama 90 hari terakhir saya tidak membuat posting lebih dari 30 hari. PayPerPost namanya Lumayan ketat juga dan setelah saya intip dalemannya, harga-harga peluang untuk mereview di sana lumayan juga. Daripada bikin dosa bukain situs porno, anak-anak muda kita sebaiknya belajar sambil bekerja melalui program PayPerPost ini. Belajar? Ya belajar membuat review. Memperkaya penguasaan keterampilan menulis dengan Bahasa Inggris bagi yang masih katro seperti saya. Dan bekerja karena menulis review itu dibayar oleh advertisers. Lumayan kan?

Buzz!:
Baru saja saya naikkan harga review di blog katro saya menjadi $35.