Gowes Ketiga - Bersepeda Nostop Selama 90 Menit

Hari ini adalah kegiatan bersepeda Kang Kombor yang ketiga. Akan tetapi, Kang Kombor sudah langsung bersepeda selama 90 menit nonstop. Rute yang Kang Kombor ambil sama seperti rute saat gowes kedua.

Sebenarnya Kang Kombor berencana bersepeda pagi hari. Akan tetapi, pagi hari rasanya badan masih penat. Pukul 10:00 mau berangkat juga gamang. Akhirnya, Kang Kombor memutuskan untuk berangkat gowes bakda ashar agar sinar matahari lebih bersahabat. Ingat waktu gowes kedua Kang Kombor berangkat bakda lohor. Panasnya lumayan menyengat.


Ternyata bakda ashar Kang Kombor tidak bisa langsung mengayuh sepeda. Kang Kombor kudu menjemput Dhenok dari sekolahnya. Ia pulang pukul 16 kalau Sabtu. Dengan demikian, 16:30 Kang Kombor baru keluar dari rumah bersama sepeda berwarna putih itu.

Jalanan di Citra Raya, Jalan Raya Serang maupun Jalan Pemkab Tigaraksa sore tadi ramai. Beberapa kali Kang Kombor harus terhambat oleh angkot jurusan Tiga Raksa yang berhenti seenaknya setelah mendahului Kang Kombor. Supir angkot mengapa selalu seperti itu ya?

Di Jalan Pemkab Tigaraksa banyak dump truck yang melewati Kang Kombor. Agak ngeri juga kalau kesenggol truk yang ukurannya besar itu. Apalagi jalan di dekat Tugu Tiga Penyebar Islam di perempatan Tigaraksa dijadikan dua arah karena lajur menuju Jalan Raya Serang sedang diaspal. Kang Kombor harus benar-benar mepet ke pinggir jalan agar tidak disenggol dump truk.

Ruas Jalan Pemkab Tigaraksa ini medan terberatnya adalah saat sudah mendekati Tugu Tiga Penyebar Islam. Yaitu saat belokan yang di sebelah kirinya terdapat kuburan Cina. Jalan di sini agak menanjak dan lumayan panjang tanjakannya. Tidak curam tapi panjang.

Dari Tugu Tiga Penyebar Islam menuju Jambe, ada medan berat saat harus melewati tanjakan di sebelah Perumahan Tiga Raksa. Tanjakan ini lumayan tinggi dan panjang. Setelah itu, masih ada dua tanjakan lagi. Kang Kombor belum tahu nama Kampung yang dilintasi tanjakan itu tetapi tanjakannya benar-benar panjang. Kalau pakai sepeda yang tidak memiliki pengatur gir tentu harus sambil berdiri saat mengayuh sepedanya. Benar-benar menguji kekuatan lutut kita.

Oh ya, di rute ini ada dua komplek perumahan baru. Yang pertama adalah Flamboyan Garden. Lokasinya di jalan antara Tigaraksa menuju Jambe. Sedangkan yang kedua namanya Mutiara Korelet. Lokasinya setelah pertigaan Korelet belok kiri di Jalan menuju Legok. Siapa tahu ada yang sedang mencari-cari rumah di daerah Tigaraksa atau Korelet. Silakan kunjungi kedua perumahan itu.

Tadi Kang Kombor juga sempat mengambil gambar Jalan Raya Panongan yang sudah selesai dibeton. Rencananya untuk posting di blog KBBC.

Pukul 18 Kang Kombor tiba di rumah. Besok pagi rencananya Kang Kombor akan bersepeda lagi nonstop selama 90 menit. Rute akan Kang Kombor balik sehingga sama dengan saat gowes perdana.
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

1 komentar:

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Oktober 24, 2015 10:57:00 AM

Nice info. Thanks for sharing.

Selamat asiapoker dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan