Sumpah Pemuda Akan Berumur 83 Tahun - So What Gitu Loh?


Pada 28 Oktober 2011 yang akan datang, Sumpah Pemuda yang diikrarkan oleh para tokoh pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928 akan berumur 83 tahun. Akan tetapi, apakah Sumpah Pemuda itu masih memiliki makna bagi kita Bangsa Indonesia -- terutama para pemuda? Kang Kombor berharap para pemuda Indonesia masih memiliki semangat yang sama dengan para pemuda yang mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 83 tahun yang lalu karena Bangsa Indonesia sangat memerlukan semangat itu: semangat satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.
Sebagai negara, Indonesia baru berusia 63 tahun. Akan tetapi, sebagai bangsa, Indonesia berumur lebih tua dari itu walaupun Kang Kombor tidak tahu berapa usia Bangsa Indonesia. Untuk lebih mudahnya, sebut saja usia Bangsa Indonesia itu 83 tahun sesuai usia Sumpah Pemuda karena ikrar satu bangsa untuk pertama kali diucapkan pada peristiwa Sumpah Pemuda itu.

83 tahun lalu para pemuda Indonesia yang masih hidup dalam era penjajahan Belanda berikrar politis untuk bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu. Para pemuda di masa itu merindukan kemerdekaan sehingga mereka berjuang untuk memerdekakan Indonesia. Kini, Bangsa Indonesia hidup di alam kemerdekaan. Tugas para pemuda adalah mengisi kemerdekaan dengan karya yang terbaik. Sudah merdeka bukan berarti berhenti berjuang. Kita tetap berjuang walaupun medan perjuangan kita berbeda dari medan perjuangan para pemuda di era penjajahan dulu. Jangan berpikir bahwa medan perjuangan kita lebih ringan daripada medan perjuangan para pendahulu kita. Setiap masa memiliki medan perjuangan masing-masing. Kita tidak dapat mengatakan bahwa perjuangan para pendahulu kita lebih berat atau lebih ringan daripada perjuangan kita saat ini. Karena medan perjuangan dan masanya berbeda, kita tidak dapat membandingkan perihal perjuangan ini antara satu masa dengan masa yang lain.

Tema peringatan ke-83 Hari Sumpah Pemuda adalah "BANGUN PEMUDA INDONESIA YANG BERJIWA WIRAUSAHA, BERDAYA SAING, DAN PEDULI SESAMA".

Kang Kombor setuju. Pemuda Indonesia pada era ini harus berjiwa wirausaha karena jumlah wirausahawan Indonesia masih sangat sedikit, kurang dari 2% dari total penduduk Indonesia. Padahal, untuk meningkatkan daya saing dan daya dukung perekonomian, dibutuhkan wirausahawan yang jumlahnya cukup banyak, minimal 2% dari total penduduk suatu negara. Syukur-syukur jumlahnya dapat mencapai 5% dari total penduduk.

Pemuda yang berjiwa wirausaha sangat dibutuhkan oleh Indonesia karena pada 2015 Indonesia akan memasuki era Komunitas Asean. Komunitas Asean ini meliputi komunitas keamanan, ekonomi dan sosial budaya. Dalam lingkungan komunitas seperti itu, arus manusia, barang dan jasa sangat cair di seluruh kawasan. Pemuda yang berjiwa wirausaha dan berdaya saing sangat dibutuhkan karena mau tidak mau penduduk Indonesia harus bersaing dengan penduduk dari negara-negara yang tergabung dalam Komunitas Asean. Belum lagi sejak 2010 kita juga sudah terjun pada era CAFTA (China - ASEAN Free Trade Area). Apabila tidak memiliki daya saing tentu kita akan kalah dari negara-negara yang tergabung dalam CAFTA.

Ketika mendirikan Komunitas TopiBambu dulu, kawan-kawan dan Kang Kombor ingin menyebarluaskan semangat kewirausahaan kepada para wiramuda Kabupaten Tangerang. Mencari pekerjaan seusai menuntut ilmu adalah hal biasa. Memulai usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja barulah luar biasa.

Memang betul Kang Kombor bukan seorang wirausahawan. Akan tetapi, dalam diri Kang Kombor sendiri ada greget untuk berubah. Begitu pula kawan-kawan pendiri Komunitas TopiBambu. Begitu pula semestinya para Pemuda Indonesia.


Mari kita siapkan diri kita untuk menyongsong era persaingan yang semakin ketat dan perdagangan yang semakin bebas. Tumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam diri kita, jadilah agen perubahan bagi bangsa kita!

Keterangan:
Gambar dari http://berkahlangkah.com/nasionalisme/peran-serta-pemuda-indonesia-dalam-sumpah-pemuda.php
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

5 komentar

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Senin, Oktober 24, 2011 11:04:00 AM

salam Pemuda Kang!

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Senin, Oktober 24, 2011 5:13:00 PM

@Sang Nanang: Salam Pemuda!
Hehehe, sebenarnya saya sudah tidak pemuda lagi karena menurut UU Kepemudaan yang terbaru pemuda itu usianya paliang tinggi 30 tahun.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Rabu, Oktober 26, 2011 11:01:00 AM

sumpah w itu pemuda kekekek sama ga om akkakaka

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Kamis, Oktober 27, 2011 5:16:00 PM

@direxer: menurut UU, pemudah itu maksimal 30 th. Dus, aku sudah bukan pemuda lagi...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Oktober 24, 2015 10:17:00 AM

Nice info. Thanks for sharing.

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan