Di Caturharjo Hujan Lebat Disertai Angin Merobohkan Beberapa Pohon Sengon

Selasa (1 November 2011) kemarin siang hujan lebat disertai angin melanda wilayah Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Musim penghujan yang baru mulai di wilayah DIY ini langsung menurunkan hujan dengan curah yang tinggi disertai angin kencang. Masyarakat dihimbau untuk waspada karena pada awal musim penghujan ini hujan lebat disertai angin masih akan terjadi.

Hujan deras kemarin ternyata membuat beberapa pohon sengon di Desa Caturharjo, tepatnya di sebelah Selatan Pedukuhan Jetis, roboh. Pohon sengon yang ditanam di pinggir Jl. Demang Ronggowarsito itu tidak mampu menahan terpaan angin kencang sehingga roboh dengan akar terdongkel. Sedikitnya ada empat batang pohon sengon berdiameter 20 cm sampai 25 cm yang roboh terkena hempasan angin. Dua pohon sengon yang roboh sempat merusak sedikit aspal jalan di sekitar tempat tumbuhnya. Kang Kombor baru mengetahui robohnya beberapa pohon itu siang ini saat Kang Kombor lewat untuk menjemput Dhenok dari sekolahnya.





Hujan kemarin memang benar-benar lebat. Anginnya pun lumayan kencang. Di rumah Kang Kombor, air tidak hanya berjatuhan di sekita rumah tetapi juga banyak yang masuk ke dalam rumah. Yang parah bocornya adalah di bagian "kuncung" rumah dan di dalam kamar Denok. Setelah Kang Kombor lihat, ternyata wuwung (bubungan) asbes yang dipasang oleh tukang tidak menutup dengan benar bidang asbes yang seharusnya ditutupnya. Asbes yang dipasang juga tidak bertemu pangkal dengan pangkal sehingga cekungan wuwung yang harusnya menutup kedua pangkal asbes itu tidak menutup dengan benar. Repot juga apabila ada hujan lebat disertai angin kencang seperti kemarin. Pasti bagian yang bocor itu bocor lagi. Mau memperbaiki harus semua. Jadi serba salah juga.

Apakah di sekitar Kawan-Kawan ada juga pepohonan yang roboh karena terpaan angin kencang? Kemarin Kawan-Kawan di sepanjang aliran Ciliwung sih sudah pada siaga karena hujan di Kawasan Puncak ya...
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

9 komentar

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, November 04, 2011 4:30:00 AM

Ahhh...
Kang Kombor akhire mulih ndsa taa...??

Tak susul tahun 2012 sesuk ya kangg....

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, November 05, 2011 12:13:00 PM

Jare 2012 kiamat? Selak telat loh... Hahaha...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, November 05, 2011 3:17:00 PM

hahaha....
ha kok smapean wis ketularan tukang ngamen nang Nggondomanan ta kangg...?

~selakijo masss selakijooooo......

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, November 05, 2011 9:07:00 PM

hahaha... nek ijo njur ngapa ta ya?

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Senin, November 07, 2011 7:20:00 PM

Kui dalan ngidul tekan pertelon kae kang Kombor?

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Senin, November 07, 2011 11:27:00 PM

bener, mas. nek nengen tekan caturharjo, ngiwa tekan penthung.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Senin, Januari 02, 2012 6:06:00 PM

Kenapa bisa terjadi rmh Kang Kombor bocor? Karena si Tukang tidak bakal manggoni rmh yang di buat...dadi yo le gegawean sak penak wudel e dhewe. Ngerteni rampung dibayar. Lha sing ciloko sampeyan sing ngenggoni, nompo bocor e....he..he..

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Rabu, Januari 04, 2012 4:10:00 AM

Canggah Demang Merto Ijoyo, hehehe... ya ngono kuwi nek tukang le gegawe ora nganggo ati. ora kena diconto. gegaweyan apa-apa ki ya kudu sakebaking ati. diganwe sakapik-apike.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Oktober 24, 2015 10:11:00 AM

Nice info. Thanks for sharing.

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan