Pasar Malam

pasar malam kabupaten sleman

Kawan-Kawan tahu pasar malam? Pasar malam adalah pasar yang buka di waktu malam. Itu secara harfiah. Pada kenyatannya, pasar malam memang buka pada waktu malam tetapi bukan melulu berisi pedagang dan pembeli. Di pasar malam biasanya terdapat wahana-wahana permainan yang disediakan oleh penyelenggara pasar malam. Ada aneka komidi putar, rumah hantu, kora-kora dan bahkan flying fox. Kalau dulu, ada atraksi tong setan yang berupa atraksi sepeda motor dan sepeda kayuh berputar-putar di dalam wahana yang menyerupai tong. Akan tetapi, karena banyak terjadi kecelakaan pemain atraksinya jatuh, tong setan sudah dilarang.

Pasar malam seperti itu biasanya berpindah-pindah tempat. Penyelenggara pasar malam membuka pasar malam selama sebulan di suatu kota kemudian berpindah ke kota lain. Mereka seperti pertunjukan kethoprak yang juga selalu berpindah-pindah. Bedanya, tobong kethoprak saat ini sudah jarang pentas karena penonton sudah sangat sedikit. Anak-anak muda jaman sekarang ini lebih menyukai pentas musik modern daripada nonton pertunjukan kesenian tradisional. Lihat saja acara musik yang setiap hari disiarkan televisi, penontonnya selalu ramai. Mungkin mereka pada bolos sekolah untuk nonton pentas musik yang biasanya dilakukan di mal-mal itu.

Kembali ke pasar malam, selama bulan Maret 2012 ini di alun-alun Kabupaten Sleman sedang ada pasar malam. Kemarin malam Dhenok minta diantar ke pasar malam itu. Kami pun kemudian pergi ke pasar malam mengantarkan Dhenok. Maklum di kampung, jauh dari Dufan, hehehe…

Tak banyak yang wahana permainan yang dinaiki Dhenok. Hanya tiruan Bianglala dan Kora-Kora. Sementara, yang tidak boleh lupa dibeli oleh Dhenok adalah arum manis atau gulali. Yang terakhir itu yang pokok buat Dhenok.

Oh ya, Kang Kombor tulis tiruan Bianglala dan Kora-Kora karena baik Bianglala dan Kora-Kora adanya di Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol. Komidi putar vertikal yang sangat besar untuk ukuran orang desa seperti Kang Kombor dan Dhenok. Dulu dua kali ke Dufan, Bianglala adalah wahana yang wajib dinaiki oleh Dhenok. Yang lain tidak wajib.

Di bawah ini ada video pendek mengenai suasana pasar malam di Alun-Alun Kabupaten Sleman. Pendek saja, hanya sekitar satu menit dan hanya di satu lokasi di dekat Kora-Kora.

Video suasana pasar malam di Alun-Alun Kabupaten Sleman
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

13 comments

Click here for comments
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Friday, March 23, 2012 11:01:00 PM

hiburan seperti ini memang perlu ya kang, terlebih buat anak2 yg memang terbilang haus hiburan, tp soal ketroprak, sudah jarang sekali emang, anak muda sekarang mungkin akan aneh nonton hiburan yg sempet tenar dulu itu, nice :D

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Ami
Friday, March 23, 2012 11:17:00 PM

wah, udah lama gak ke pasar malam.

aku juga setuju soal kerudung, di arab semua pake kerudung, jadi aneh kalo gak pake. di indonesia banyak yang gak pake, tapi tau dirilah kalo pake baju jangan mengundang... hehehe....

bukan aku yang bilang, tapi dari renungan Quraish Shihab dan banyak ditentang ulama salafy

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 1:06:00 AM

betul bos. bukan orang tua saja yang butuh hiburan. anak-anak juga butuh. bahkan, untuk anak-anak, hiburan itu juga bisa memperkaya imajinasi untuk meningkatkan daya kreativitas mereka.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 1:07:00 AM

kemarin sempat dikira mau ke sekaten sama pakdhenya dhenok. hahaha, sekaten kan sudah lewat.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 1:09:00 AM

Tigaraksa suka ada tiap 3 bulan sekali dgn rute pindah lokasi. Iya, om daripada kedupan jauh hehe lumayan si bintang bisa jalan2 cari hiburan. :)

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 1:32:00 AM

hehehe, bitung paling sering.

dulu waktu di sebelah kecamatan cikupa belum ada ruko, di sana juga sering dipakai buat pasar malam. waktu dhenok masih kecil pernah juga dulu ke sana.

kalau mau ajak bintang ke taman mini saja. ada taman burung dan museum air tawar yang mantap. naik kereta gantung di taman mini juga lebih murah.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 12:56:00 PM

iya om, dulu di Bitung sering banget, di lapangan pertamina. Tapi sekarang yang sering liat di Binong.. waktu masih kecil saya cuma pernah sekali ke pasar malam, naek tiruan bianglala, mau masuk rumah hantu tapi takut, dan emang arum manis itu jajanan wajib anak-anak di pasar malam :D

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 5:28:00 PM

ya betul. di binong suka ada. kak dulu sering lewat situ.

isi rumah hanti itu bohong-bohongan tapi kok banyak yang takut ya? hehehe...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Saturday, March 24, 2012 7:47:00 PM

mengingatkan masa kecil...
dulu senangnya naik yang komedi putar itu, yang kuda-kudaan.. :-)
aku ga suka masuk ke rumah hantu, wong penakut :D

gulali/arum manis cemilan favorit saat itu, sampai sekarang sih..hehehe

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sunday, March 25, 2012 8:36:00 AM

lama ga tengok pasar malam..
dulu pas sekaten aja aku gag sempet tengok ke pasar malamnya :(

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sunday, March 25, 2012 12:32:00 PM

aku waktu kecil sebenarnya juga takut masuk rumah hantu, hihihi...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sunday, March 25, 2012 12:34:00 PM

pasar malam sekaten juga belum pernah ajak dhenok untuk nengok :(

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sunday, June 23, 2013 9:19:00 PM

Saya mau menawarkan kerjasama kepada pihak permainan pasar malam, kalau minat hubungi saya di 0819 08 999 656
Trims

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan