Subdomain Seharga Domain

Halo Kawan-Kawan, apa kabar? Sudahkan memakai subdomain dot ID? Banggalah menggunakan subdomain dot ID.

Eh, maaf, Kang kombor tidak menyebut domain tetapi subdomain. Faktanya, di mata Kang Kombor, itu memang subdomain, bukan domain.

promo-domain2

Okelah, ada yang mengatakan itu second level domain, Kang Kombor kira, itu hanya penghalusan bahasa saja. Sama saja dengan subkontrak, itu adalah kontrak tingkat kedua. Dus, kalau kontrak itu tingkat pertama dan subkontrak itu tingkat kedua, maka tidak salah doang kalau menyebut tingkat kedua dari domain adalah subdomain.

Kang Kombor sebenarnya senang memakai subdomain dot ID. Kang Kombor sudah memiliki beberapa subdomain dot ID kok. Kang Kombor mendaftarkan subdomain dot ID itu waktu masih dikelola oleh PANDI. Sekarang, sejak pendaftaran subdomain dot ID diserahkan kepada mitra PANDI, Kang Kombor jadi mikir-mikir lagi untuk menggunakan subdomain dot ID.

Bukannya Kang Kombor tidak nasionalis. Kang Kombor tentu nasionalis. Sayangnya, kalau harus bayar subdomain seharga domain, Kang Kombor kok merasa rugi. Dengan $8,99 atau sekitar Rp90000, Kang Kombor bisa mendapatkan domain .com, .org, .biz, .net atau .info. Lah, masa untuk mendapatkan subdomain .web.id saja Kang Kombor harus mengeluarkan Rp58000 + Rp5800 atau Rp63500.

Rp63500 itu harga promo loh! Cek gambar di atas. Di luar promo harganya Rp68000 plus Rp6800 alias Rp74800. Hanya tambah sedikit saja Kang Kombor sudah bisa mendapatkan internic top level domain. Sayang banget kan….???

Gambar di atas adalah gambar harga subdomain .web.id, .or.id, .ac.id dan .sch.id. Kang Kombor hanya menampilkan harga untuk empat subdomain .id saja. Untuk lengkapnya sebenarnya seperti gambar di bawah ini.

daftar harga domain

Apakah nasionalisme harus identik dengan harga mahal? Bayar subdomain seharga domain?

Ah, Kang Kombor kira nasionalisme tidak berarti harus menggunakan subdomain .id. Menggunakan internic domain juga bisa nasionalis kok.

Bagaimana menurut Kawan-Kawan?

Komentar

  1. enarkah semahal itu kang ?

    ya mending pake TLD, nasionalisme bukan barang mahal kok..

    hehe

    BalasHapus
  2. hehehe ... malahan kalo bisa cari yg gratisan kang :D

    BalasHapus
  3. Domain eh, sub domain saya yang web.id mungkin akan pensiun kalau harganya sebegitu, saya seneng daftar pas harga masih 35.000, sekarang sudah 55.000 masih ditambah pajak 10%, artinya saya harus mengeluarkan 60.500. Biuuhhh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau beli langsung ke pandi sebelum pake mitra registrar malah hanya 25.000 saja.

      Hapus
  4. dulu juga aq pilih .web.id karena murah bangetttt, tapi sekrng memang semakin payah saja nih pandi, atau syapa saja lah yg mempunyai kewenangan mengelola domain .id. kalo gitu langsung pindah domain TlD aja, kayak .com, dll

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya baru mengeksekusi tld .com

      maaf ya nasionalisme subdomain mahal... :(

      Hapus
  5. saya jg milih TLD ae kang.. .info neng godaddy malah mung $1.99 tahun pertama :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti kalau .id dikeluarkan dg harga .com aku mau pake

      Hapus
  6. bagaimana agar memurah kembali??

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh... nek wis munggah regane ya ra bakalan isa medhun ta...

      Hapus
  7. iya mas, sekarang jadi berat harga domain web id... mending pake domain gTLD sekalian :/ harganya selisih dikit
    *setuju sama pendapat sesepuh (mas tomipurba)*.
    oya ijin ane ngutip kata2 masnya di blog ane :)
    btw, salam kenal :)

    BalasHapus
  8. Hii...thankfulness post helped remind me of my ability to evaluate while others do not take advantage of this gift..

    BalasHapus
  9. Trimakasih artikelnya mas, sangat membantu dan bermanfaat.

    BalasHapus
  10. I feel about it and love learning more on this topic.

    BalasHapus

Posting Komentar