Tahukah Kamu Biji Ketapang Bisa Dimakan Begitu Saja Tanpa Dimasak?

Buat kebanyakan orang pohon ketapang mungkin hanya dilihat sebagai pohon perindang saja. Padahal, hampir semua bagian dari pohon ketapang dapat dimanfaatkan. Pepagan dan daun-daunnya dapat dipakai untuk menyamak kulit, kayunya dipakai sebagai penutup lantai, dan biji buah ketapang dapat dimakan atau dipakai di kue-kue sebagai pengganti almond.

Berikut sebagian informasi mengenai ketapang dai Wikipedia:
Ketapang atau katapang (Terminalia catappa) adalah nama sejenis pohon tepi pantai yang rindang. Lekas tumbuh dan membentuk tajuk indah bertingkat-tingkat, ketapang kerap dijadikan pohon peneduh di taman-taman dan tepi jalan. Selain nama ketapang dengan pelbagai variasi dialeknya (misalnya Bat.: hatapang; Nias: katafa; Mink.: katapiĕng; Teupah: lahapang; Tim.: ketapas; Bug.: atapang; dll.), pohon ini juga memiliki banyak sebutan seperti talisei, tarisei, salrisé (Sulut); tiliso, tiliho, ngusu (Maluku Utara); sarisa, sirisa, sirisal, sarisalo (Mal.); lisa (Rote); kalis, kris (Papua Barat); dan sebagainya.

Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan nama-nama Bengal almond, Indian almond, Malabar almond, Singapore almond, Tropical almond, Sea almond, Beach almond, Talisay tree, Umbrella tree, dan lain-lain.
Informasi selengkapnya dapat dibaca di Wikipedia (jendela baru), saya tidak ingin menuliskan ulang. Di sini saya akan menceritakan bahwa biji buah ketapang dapat dimakan langsung. Tidak beracun dan rasanya seperti kacang tanah.

pohon buah ketapang
Buah Ketapang
Buah ketapang berbentuk bulat telur gepeng dan bersayap sempit di sisinya. Buah muda berwarna hijau dan setelah tua berubah menjadi kuning. Kulitnya keras menyerupai tempurung kelapa.

Saat kecil dulu keluarga saya pernah tinggal di dekat Candi Borobudur. Kami mengontrak rumah di sana karena Ayah saya dulu bekerja di Proyek Pemugaran Candi Borobudur. Di belakang rumah tetangga ada sebuah pohon ketapang besar. Saya sering bermain di bawah pohon ketapang itu sambil memecahkan buah ketapang kering untuk saya makan.
buah ketapang kering
Buah Ketapang Kering
Buah ketapang kering itu saya pecahkan dengan menggunakan batu sebagai pemukul. Alasnya juga batu. Caranya, buah ketapang kering saya letakkan di atas batu berpermukaan datar lalu saya pukul dengan batu yang saya pegang sampai pecah tempurungnya. Setelah tempurungnya pecah, bijinya saya ambil dan saya makan. Enak. Enak seperti kacang tanah.
biji buah ketapang
Biji Buah Ketapang
Biji buah ketapang bentuknya gepeng panjang. Mirip dengan bentuk buahnya.

Biji buah ketapang itu yang saya makan langsung setelah saya pecahkan dari cangkangnya. Tidak beracun. Menurut info dari Wikipedia, inti bijinya yang kering jemur menghasilkan minyak berwarna kuning hingga setengah dari bobot semula. Minyak ini mengandung asam-asam lemak seperti asam palmitat (55,5%), asam oleat (23,3%), asam linoleat, asam stearat dan asam miristat. Biji kering ini juga mengandung protein (25%), gula (16%), serta berbagai macam asam amino.

Ada kandungan gizinya juga ternyata. Paling tidak, yang mudah kita pahami, biji ketapang itu mengandung protein dan gula. Dus, memakannya bisa menambah asupan protein kita.

Memang sih, kelihatannya kita "nggragas" kalau makan biji buah ketapang. Saya sih cuek saja. Ada sumber protein nabati yang bisa didapatkan gratis dari alam ya saya sikat saja.

Berikut ada video tentang biji ketapang yang bisa dimakan. Penulis skenario, sutradara dan aktornya saya sendiri :))



Di Taman Mini Indonesia Indah banyak pohon ketapang. Waktu saya ajak keluarga saya ke sana, anak saya saya ajak duduk di bawah pohon ketapang dan makan biji ketapang. Asyik-asyik saja berwisata sambil bermain dan mengajarkan tentang biji ketapang yang bisa dimakan.

Apabila melihat biji ketapang silakan pecahkan cangkangnya dan makan bijinya. Cobalah agar Kamu bisa membuktikan apakah yang saya sampaikan di kiriman ini dan juga di video di atas benar atau tidak.

Apabila di sekitar Kamu banyak pohon ketapang dan buahnya berserakan tanpa dimanfaatkan mengapa tidak Kamu kumpulkan dan kamu ambil bijinya. Kan Kamu bisa menjualnya ke produsen kue!

Bravo!
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

5 komentar

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Mei 23, 2015 9:50:00 PM

jadi ingat jaman SD dulu.sering cari buah ketapan buat dimakan bijinya, kebetulan pohon ketapangnya di sekolahan.kalau sekarang cari daunnya buat ikan cupang hehehehe...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Selasa, Mei 26, 2015 10:53:00 AM

Ternyata ada juga pemakan biji ketapang yang lain, hehehe

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Mei 29, 2015 11:57:00 PM

terima kasih infonya gan....jadi nambah wawasan baru ne..

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Oktober 23, 2015 9:28:00 AM

Nice article! Thanks for sharing.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Agustus 13, 2016 10:00:00 AM

Trimakash info nya gan, sangant membantu saya. Tap saya mash kesulita dalam memisahkan daging buah dengan bijinya, serngkali pecah. Mohon sharenya lebih detail gan, krn saya mau mencoba perkecambahan dari bji ketapang. Trimakasih gan...

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan