Visualisasikan Resolusi Tahun Baru

Banyak blogger sudah menulis resolusi tahun baru mereka. Ada yang atas kesadaran sendiri, ada pula yang menulis resolusi untuk lomba. Apa pun itu, resolusi yang sudah dibuat adalah merupakan target-target yang akan dicapai oleh para pembuatnya. Untuk itu, pembuat resolusi harus memiliki langkah-langkah untuk mewujudkan resolusi tersebut.

Pada saat membaca buku Amazing You! Resep Rahasia Kehidupan Luar Biasa, ada sebuah aktivitas yang sangat dianjurkan untuk dilakukan apabila kita ingin mengejar impian-impian kita baik itu berupa sesuatu maupun keadaan. Langkah itu adalah visualisasi. Visualisasikan impianmu. Visualisasikan keinginanmu. Visualisasikan apa yang ingin Kamu punya. Visualisasikan keadaan yang ingin Kamu capai.


Resolusi pun dapat kita perlakukan seperti impian, cita-cita atau target. Oleh karena itu, resolusi pun dapat kita perlakukan seperti impian, cita-cita atau keinginan. Sejajar dengan itu, untuk mewujudkan resolusi pun sebaiknya kita melakukan visualisasi atas resolusi tersebut.

Contoh, ada seorang blogger yang memiliki resolusi bahwa ia akan mampu menghidupi dirinya dengan nafkah yang diterima dari ngeblog. Blogger tersebut sebaiknya memvisualisasikan keadaan pada tahun depan (bisa diperkhusus bulannya) di mana ia sudah menerima uang belasan juta atau lebih dari blognya. Pada saat melakukan visualisasi misalnya, ia memvisualisasikan blognya memiliki kunjungan 200 ribu tampilan halaman setiap harinya, pagerank 7, alexa rank 600, pemasang iklan antri sampai tahun depan, pekerjaan menulis tinjauan berbayaran sejuta rupiah per tinjaun datang setiap hari, pengikutnya melalui GFC mencapai seratus ribu orang lebih, lalu transfer pembayaran masuk ke rekening bank, akun paypal, cek atau WU setiap bulan.

WOW! Mantap bukan?

Manusia memiliki pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar hanya menguasai 12% dari kemampuan otak manusia. Selebihnya yang 88% ada di pikiran bawah sadar. Hebatnya, pikiran bawah sadar ini tidak mampu membedakan antara fakta dan imajinasi. Di situlah pentingnya mengapa kita perlu melakukan visualisasi terhadap sesuatu atau keadaan yang ingin kita wujudkan. Visualisai positif, bukan visualisasi negatif!

Cara Melakukan Visualisasi Impian
  1. Masuki keadaan santai pada suatu tempat di mana Kamu tidak akan diganggu
  2. Bayangkan keadaan yang akan Kamu capai, bayangkan suasananya, bangunan-bangunan yang ada di sana, orang-orang yang ada di sana, warna-warna yang ada, suara suara yang ada, perasaan Kamu di sana, bayangkan semua hal yang Kamu ingin ada di dalamnya. Lalu bayangkan Kamu masuk ke sana dan mengalaminya secara utuh seperti hal itu terjadi saat ini. Kapan masa depan 'saat ini' itu terjadi? Cari tanggal dan waktunya.
  3. Dengarkanlah suara-suara yang ada di sana, lihatlah orang-orang, warna-warna dan segala yang ada di sana. Hiruplah udara yang ada di sana, rasakan nikmatnya. Rasakan semua yang ingin Kamu capai. Ungkapkan perasaanmu di dalam cerita itu.
  4. Alirkan seluruh energi ke dalam cerita itu seolah-olah Kamu sedang benar-benar menjalaninya.
  5. Setelah selesai, lepaskanlah dengan tenang. Ambillah nafas dengan santai.
  6. Usahakan bayangan-bayangan dalam cerita itu untuk dapat Kamu panggil setiap saat. Berlatihlah untuk dapat memanggil 'cerita' itu apabila Kamu menghendakinya.
Apa yang Kamu bayangkan melalui visualisasi, apabila Kamu menjalaninya dengan penuh imajinasi sampai ke detil yang ada di sana, pikiran bawah sadarmu akan menyimpan memori itu. Pikiran bawah sadar tidak mengetahui bahwa apa yang ia simpan itu hanyalah imajinasi dan bukan fakta. Itulah salah satu keajaiban pikiran bawah sadar. Dan itulah yang kita pergunakan untuk membantu diri kita mewujudkan impian-impian kita.
Bantu saya dengan membagi artikel di atas ke media sosial:

Tentang Kang Kombor

Seorang blogger desa, alumni Perguruan Pirikan, pernah belajar Manajemen di FE UPH, pernah bekerja sebagai penjual (salesman), punya pengalaman seputar pengembangan bisnis (busines development) dan manajemen proyek (project management).

9 komentar

Click here for komentar
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 11:06:00 AM

Ini mirip dengan meditasi ya Kang...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 2:15:00 PM

saya sarankan untuk mengikutsertakan artikel ini pada lomba blogging dari speedy bro. :)
ini linknya,

http://telkomspeedy.com/node/440

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 4:53:00 PM

Si Kompi, meditasi adalah diam. kalau ini kita berimajinasi dalam keadaan santai.

panduan belajar blog, terimakasih. saya tidak pernah ikut lomba tetapi saya pertimbangkan sarannya.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 4:54:00 PM

bahasa jawane...mbayangke... :-)

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 7:34:00 PM

apalagi kalo dibarengin usaha merealisasikan..
visualisasi ini bakal jadi manfaat bangeeettt
:D

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Jumat, Desember 30, 2011 9:37:00 PM

sebuah tips yang jitu sepertinya, mas arif, meski saya sendiri jujur saja belum pernah melakukan visualisasi impian dan cita2. mungkin kalau resolusi berhenti merokok bisa juga divisualisasikan melalui gambar2 yang serba menakutkan kali, ya, mas, hehe ...

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Desember 31, 2011 8:42:00 AM

Suryaden, yap tul... mbayangke kaya sing dibayangke iku maujud ing kanyatan

srrriiiM, visualisasi adalah satu langkah. aktivitas ini untuk memengaruhi pikiran bawah sadar. tentu setelah itu kita harus berusaha mewujudkan impian itu.

sawali tuhusetya, bisa seperti itu pak. atau bisa juga kita memvisualisasikan hidup yang lebih baik saat tidak merokok.

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Desember 31, 2011 11:27:00 AM

Njuk mok pikir aku ki maujud paa..?
Kang Kombor ana, Kang Suryaden ana...!

#melumbayangke :P

Balas
Terima Kasih Sudah Berkomentar
Sabtu, Oktober 24, 2015 9:29:00 AM

Nice info. Thanks for sharing.

Balas

Join This Site Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Silakan berkomentar dengan sopan